Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto tengah diliputi kepanikan setelah koreksi tajam yang menyeret sejumlah aset cryptocurrency utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Di tengah tekanan tersebut, Solana (SOL) justru dinilai menunjukkan sinyal teknikal yang menarik oleh analis yang sebelumnya dikenal akurat memprediksi puncak harga BTC. Dengan harga berada di kisaran $84 atau sekitar Rp1.416.324 (kurs 1 USD = Rp16.861), SOL disebut berpotensi menguji level lebih tinggi jika skenario teknikal terkonfirmasi.
Analis dengan nama samaran Bluntz menyoroti adanya bullish divergence pada grafik 4 jam Solana (SOL). Pola ini terjadi ketika harga membentuk lower low, sementara indikator seperti Relative Strength Index (RSI) justru membentuk higher low. Dalam analisis teknikal, kondisi tersebut sering dianggap sebagai sinyal awal potensi pembalikan tren dari bearish ke bullish.
Bluntz menilai divergensi ini bisa berkembang ke timeframe harian apabila tekanan jual mereda. Jika konfirmasi terjadi, maka peluang perubahan struktur tren menjadi lebih besar. Dalam konteks pasar crypto yang sensitif terhadap sentimen, sinyal semacam ini kerap menjadi perhatian trader jangka pendek maupun swing trader.
Baca Juga: 1 Stel Emas Berapa Gram? Ini Total Uang yang Perlu Kamu Siapkan!

Menurut analisis tersebut, koreksi harga SOL ke kisaran $70–$80 atau sekitar Rp1.180.270–Rp1.348.880 dimanfaatkan sebagai fase akumulasi. Artinya, sebagian pelaku pasar justru menambah kepemilikan saat harga turun, bukan melakukan panic selling. Pola ini umum terjadi pada aset cryptocurrency yang masih memiliki fundamental kuat di mata investor.
Bluntz berpendapat bahwa tekanan jual yang terjadi lebih mencerminkan kepanikan jangka pendek dibanding perubahan tren besar. Ia juga menyoroti bahwa kepanikan justru meningkat ketika harga mulai pulih, bukan saat koreksi tajam terjadi dua pekan sebelumnya. Fenomena ini menunjukkan peran psikologi pasar dalam membentuk pergerakan harga crypto.
Dalam pendekatannya, Bluntz menggunakan Elliott Wave Theory untuk membaca struktur harga Solana (SOL). Menurut teori ini, setelah menyelesaikan koreksi tiga gelombang (ABC), aset bullish berpotensi melanjutkan kenaikan dalam lima gelombang baru. Berdasarkan grafik 4 jam, ia memperkirakan SOL sedang menyelesaikan fase koreksi dan bersiap menguji kembali area $110.
Level $110 setara sekitar Rp1.854.710 dan menjadi resistance psikologis penting. Jika harga mampu menembus area tersebut dengan volume yang mendukung, potensi kelanjutan tren naik akan semakin terbuka. Namun selama belum ada konfirmasi breakout, pergerakan saat ini masih tergolong fase konsolidasi dalam tekanan pasar yang lebih luas.
Meski sinyal teknikal terlihat positif, harga SOL masih turun sekitar 4,5% dalam 24 jam terakhir saat berada di kisaran $84. Tekanan ini menunjukkan bahwa pasar cryptocurrency secara umum masih berada dalam fase tidak stabil. Pergerakan harga sangat dipengaruhi oleh sentimen global, likuiditas, dan arus dana ke aset berisiko.
Bagi kamu, penting memahami bahwa analisis teknikal bersifat probabilitas, bukan kepastian. Sinyal bullish divergence dan pola akumulasi dapat menjadi indikasi awal, tetapi tetap membutuhkan konfirmasi volume dan struktur tren. Dalam kondisi pasar crypto yang volatil, manajemen risiko tetap menjadi faktor utama sebelum mengambil keputusan investasi.
Solana (SOL) saat ini berada di titik krusial di tengah kepanikan pasar crypto. Kombinasi bullish divergence, indikasi akumulasi di area $70–$80, dan proyeksi Elliott Wave menuju $110 menjadi dasar optimisme sebagian analis. Namun, konfirmasi teknikal dan stabilisasi sentimen pasar tetap menjadi penentu arah selanjutnya.
Jika momentum berbalik positif, SOL berpotensi menjadi salah satu cryptocurrency yang pulih lebih cepat. Sebaliknya, tanpa dukungan volume dan sentimen, tekanan jangka pendek masih bisa berlanjut.
Baca Juga: 5 Keunggulan Deposito Emas Pegadaian
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.