Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar kripto mengalami koreksi yang cukup besar sepanjang tahun ini, melanjutkan tren penurunan yang terjadi setelah kejatuhan pasar pada Oktober.
Meski demikian, dalam komentar pasar terbarunya, Grayscale Investments menilai bahwa situasi saat ini berpotensi menjadi momen yang tepat bagi investor berorientasi jangka panjang untuk mulai mempertimbangkan alokasi aset ke kripto.
Grayscale menyoroti bahwa pasar kripto mengalami penurunan yang cukup jelas pada awal Februari, mengikuti pelemahan pada saham perangkat lunak berpertumbuhan tinggi serta sektor ekuitas lain yang terkait dengan teknologi tahap awal. Data pasar menunjukkan bahwa pada pekan pertama saja, total kapitalisasi pasar kripto turun sekitar 10,8%.
Baca juga: Harga Dogecoin Melemah Hari Ini (4/3/26): Permintaan Melemah, DOGE Bisa Turun ke $0.08?
Tekanan jual kian terasa menjelang akhir pekan pertama, ketika Bitcoin (BTC) merosot ke $60,000, sementara aset-aset utama lainnya juga mencatat penurunan yang signifikan.
Indeks FTSE/Grayscale Crypto Sectors turun 26% dari 30 Januari hingga 5 Februari. Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa segmen kecerdasan buatan (Artificial Intelligance) menjadi sektor dengan kinerja terbaik pada Februari di antara berbagai sektor kripto. Penurunan di sektor ini relatif lebih terbatas dibandingkan sektor-sektor lainnya.
“Kinerja yang lebih unggul ini tampaknya didorong oleh bangkitnya kembali antusiasme terhadap agen AI—perangkat lunak otonom yang dapat bekerja secara mandiri atas nama Anda untuk mengejar serangkaian tujuan yang kompleks. Inovasi teknologi terlihat semakin cepat dengan meningkatnya sistem berbasis agen, khususnya OpenClaw—asisten produktivitas yang di-host secara lokal dan menjadi salah satu proyek open-source dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah,” tulis laporan tersebut.
Kite AI, yang berfokus pada pembayaran stablecoin yang “native” untuk agen, serta Pippin AI, yang mengembangkan agen AI on-chain, sama-sama menunjukkan performa yang kuat.
Meski demikian, laporan Grayscale juga mengindikasikan adanya pemulihan, dengan Indeks FTSE/Grayscale Crypto Sectors naik kembali 4% hingga akhir bulan. Laporan itu menambahkan bahwa metrik seperti volume perdagangan dan volatilitas tersirat juga telah “mulai mereda.”

Seiring kondisi pasar yang dinilai mulai stabil, Grayscale mengajukan tiga argumen utama untuk akumulasi kripto dalam jangka panjang. Pertama, terkait hubungan antara blockchain dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Laporan tersebut menekankan bahwa AI dan blockchain bersifat saling melengkapi, bukan saling bersaing.
Baca juga: Harga Bitcoin Bertahan di $68.000 Hari Ini (4/3/26): Ini 3 Katalis Bisa Bawa BTC ke Tren Bullish
“Bahkan, blockchain kemungkinan akan menjadi rel keuangan bagi agen AI, mengingat sejumlah keunggulan dibandingkan sistem keuangan tradisional berbasis bank—sebagaimana dibahas dalam laporan populer dari Citrini Research mengenai potensi disrupsi AI,” tulis Grayscale.
Walaupun aset kripto sempat turun seiring pelemahan saham perangkat lunak ketika pasar tertekan, laporan itu menilai investor pada akhirnya dapat membedakan teknologi yang terdampak disrupsi AI dan teknologi yang justru menopang ekosistem AI.
Kedua, laporan menyoroti tren stablecoin dan tokenisasi. Menurut Grayscale, kepastian regulasi—termasuk pengesahan GENIUS Act tahun lalu—mendorong meningkatnya minat institusi pada stablecoin dan aset bertokenisasi. Langkah-langkah terbaru dari perusahaan seperti Meta, Stripe, dan BlackRock juga disebut memperkuat prospek pertumbuhan sektor ini.
“Pada Februari, sejumlah laporan menyebut Meta mungkin kembali berinvestasi di stablecoin setelah sebelumnya menghentikan proyek Libra/Diem akibat hambatan regulasi, dan Stripe menyatakan dalam surat tahunannya bahwa ‘pembayaran stablecoin berkembang secara senyap dan tak terelakkan seiring adopsi dunia nyata yang terus berjalan.’ Secara terpisah, BlackRock mengatakan akan mengintegrasikan dana pasar uang bertokenisasi BUIDL miliknya dengan UniswapX,” sorot laporan tersebut.
Meski Clarity Act tertunda di Senat, Grayscale menilai bahwa jika kelak disahkan, regulasi itu dapat mempermudah arus masuk modal institusional ke kelas aset ini.
Ketiga, perusahaan menyatakan ekonomi AS masih tergolong solid, dengan sebagian indikator mengarah pada peluang pertumbuhan lanjutan. Walau ada ketidakpastian terkait kandidat Ketua The Fed yang baru, Grayscale memandang kondisi makro secara umum tetap mendukung aset berisiko.
“Overinvestasi pada AI adalah risiko jangka menengah, tetapi laju inovasi tetap cepat dan kapasitas pusat data masih terbatas. Pasar bereaksi negatif terhadap nominasi Kevin Warsh untuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed, tetapi kami meragukan ia akan se-hawkish itu dalam praktiknya sebagaimana sebagian pandangannya saat menjadi gubernur The Fed (2006–2011) mungkin mengindikasikan,” kata Grayscale.
Dengan demikian, Grayscale Investments menyusun argumen yang kuat untuk prospek pertumbuhan kripto jangka panjang. Namun, investor tetap perlu menilai toleransi risikonya dan horizon waktu investasinya, karena volatilitas pasar kripto dapat menekan kinerja jangka pendek meskipun peluang jangka panjang tetap terbuka.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.