7 Tambang Emas Terbesar di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia!

Di-update
May 26, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Emas telah menjadi simbol kekayaan dan instrumen investasi yang paling diminati sejak zaman kuno. Hingga saat ini, permintaan terhadap logam mulia ini terus meningkat, baik untuk perhiasan, teknologi, maupun sebagai aset safe haven. Untuk memenuhi permintaan global tersebut, perusahaan-perusahaan tambang terus mengekstraksi jutaan ons emas setiap tahunnya.

Pernahkah kamu bertanya-tanya dari mana asal emas-emas tersebut? Berikut adalah daftar 7 tambang emas terbesar di dunia berdasarkan tingkat produksinya!

1. Tambang Emas Muruntau (Uzbekistan)

Muruntau secara konsisten memegang gelar sebagai tambang emas terbesar di dunia. Terletak di Gurun Kyzylkum, Uzbekistan, tambang terbuka raksasa ini dikelola oleh perusahaan negara Navoi Mining and Metallurgical Company (NMMC). Menariknya, panjang lubang tambang ini mencapai lebih dari 3 kilometer dengan kedalaman lebih dari 600 meter. Muruntau diperkirakan memproduksi sekitar 3 juta ons emas setiap tahunnya.

2. Kompleks Carlin / Nevada Gold Mines (Amerika Serikat)

Nevada Gold Mines adalah perusahaan patungan antara dua raksasa tambang dunia, Barrick Gold dan Newmont Corporation. Dari beberapa operasi mereka di Nevada, Kompleks Carlin adalah yang paling produktif. Rangkaian tambang terbuka dan bawah tanah di wilayah ini menghasilkan lebih dari 1,5 juta ons emas per tahun, menjadikannya pusat produksi emas terbesar di Amerika Utara.

3. Tambang Emas Olimpiada (Rusia)

Berlokasi di salah satu wilayah paling keras di Siberia, Rusia, tambang Olimpiada merupakan aset terbesar yang dimiliki oleh perusahaan Polyus. Karena bijih emas di sini sangat sulit diolah (refraktori), Polyus menggunakan teknologi khusus bernama BIONORD untuk mengekstraksi emas. Tambang ini mampu memproduksi sekitar 1,1 hingga 1,2 juta ons emas setiap tahun.

Baca juga: Memahami Apa Itu IHSG: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membacanya

4. Tambang Grasberg (Indonesia)

Tambang Grasberg (Indonesia)
Sumber: Kompas Money

Nah, Indonesia juga punya perwakilan di daftar ini! Terletak di Dataran Tinggi Sudirman, Mimika, Papua, Grasberg bukan hanya salah satu tambang emas terbesar, tetapi juga tambang tembaga terbesar di dunia. Dikelola oleh PT Freeport Indonesia, operasional Grasberg kini sepenuhnya berfokus pada penambangan bawah tanah dengan kapasitas produksi emas yang bisa mencapai lebih dari 1 juta ons per tahun.

5. Pueblo Viejo (Republik Dominika)

Tambang Pueblo Viejo dikelola secara joint venture oleh Barrick Gold (60%) dan Newmont (40%). Terletak sekitar 100 kilometer dari ibu kota Santo Domingo, ini adalah tambang emas terbesar di Amerika Latin. Dengan penerapan teknologi modern untuk menangani bijih yang kompleks, Pueblo Viejo berhasil memproduksi sekitar 800 ribu hingga 900 ribu ons emas setiap tahunnya.

Baca juga: Update Saham NVIDIA: Cetak Rekor Pendapatan, Kehilangan Pasar China, dan Akhir Era GPU Gaming?

6. Tambang Kibali (Republik Demokratik Kongo)

Kibali adalah tambang emas terbesar di benua Afrika saat ini. Tambang ini merupakan proyek patungan antara Barrick Gold, AngloGold Ashanti, dan perusahaan negara SOKIMO. Selain produksinya yang masif (sekitar 750 ribu ons per tahun), Kibali juga dikenal sebagai salah satu tambang yang paling ramah lingkungan di Afrika karena sebagian besar kebutuhan listriknya dipasok oleh pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

7. Tambang Lihir (Papua Nugini)

Berlokasi di kawah gunung berapi yang sudah punah di Pulau Niolam, Papua Nugini, Lihir adalah tambang yang unik dan menantang karena suhu panas bumi di sekitarnya. Dikelola oleh Newcrest Mining, tambang ini memproduksi lebih dari 700 ribu ons emas setiap tahunnya dan memiliki salah satu cadangan emas terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Investasi Emas Kini Lebih Mudah dan Modern

Melihat besarnya industri tambang emas di atas, kita bisa menyadari betapa berharganya logam mulia ini bagi perekonomian dunia. Kabar baiknya, di era digital saat ini, kamu tidak perlu lagi membeli emas dalam bentuk fisik batangan atau perhiasan untuk bisa berinvestasi.

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini hadir aset kripto yang nilainya dipatok langsung 1:1 dengan emas fisik, salah satunya adalah PAX Gold (PAXG). Dengan memantau harga paxg secara rutin, kamu bisa menikmati keuntungan berinvestasi emas sekaligus memantau pergerakan harga crypto.

Jika kamu tertarik untuk mulai mendiversifikasi portofolio ke aset safe haven digital, kamu bisa menggunakan aplikasi investasi emas berbasis kripto yang aman dan terpercaya untuk memudahkan perjalanan investasimu kapan saja dan di mana saja.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

  • Featured Image: Edoo
Topik
#Emas

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.