Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin, 29 Juni 2026, dibuka menguat tipis sebesar 0,30% ke level Rp17.868 per dolar AS. Penguatan ini menjadi angin segar setelah rupiah sempat tertekan ke level Rp17.970 pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2026). Pasar menyambut pekan terakhir bulan Juni dengan kehati-hatian, mempertimbangkan berbagai sentimen dari dalam maupun luar negeri.

Pada pukul 09:05 WIB, kurs rupiah berada di level Rp17.868 per dolar AS, menguat dibandingkan penutupan hari Jumat lalu. Data kurs E-Rate Bank Central Asia (BCA) pada pukul 07:13 WIB mencatat harga beli di Rp17.830 dan harga jual di Rp17.930 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) masih akan diperbarui menjelang sesi perdagangan penuh.
Pergerakan rupiah di awal pekan ini dipengaruhi oleh rilisnya sejumlah data ekonomi domestik serta perkembangan situasi global yang masih berfluktuasi. Para pelaku pasar cenderung bersikap waspada menjelang akhir kuartal kedua 2026, yang menjadi momen penting bagi peninjauan portofolio institusional.
Beberapa faktor utama memengaruhi pergerakan rupiah pada hari ini. Dari sisi eksternal, kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) tetap menjadi perhatian utama. Spekulasi mengenai arah suku bunga The Fed di sisa tahun 2026 terus membebani mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Indeks dolar AS (DXY) yang masih terjaga di level tinggi turut menekan nilai tukar mata uang Asia.
Faktor geopolitik juga berperan signifikan. Ketegangan di kawasan Selat Hormuz yang belum sepenuhnya mereda memberikan tekanan tambahan pada pasar keuangan global. Situasi ini mendorong investor untuk mencari aset yang dianggap lebih aman (safe haven), sehingga permintaan terhadap dolar AS tetap tinggi.
Baca juga: “Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 25 Juni 2026: Melemah ke Rp17.952 Tertekan Dolar dan PCE AS“
Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan nilai tukar dan siap melakukan intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan. Kebijakan triple intervention yang dilakukan BI, mencakup pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan pasar Surat Berharga Negara (SBN), diyakini mampu menjaga stabilitas rupiah agar tidak terdepresiasi terlalu dalam.
Dari sisi domestik, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup kuat. Cadangan devisa Indonesia terjaga di level yang memadai, dan surplus neraca perdagangan yang berlanjut memberikan dukungan bagi stabilitas rupiah dalam jangka menengah. Kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia juga masih terjaga, tercermin dari aliran modal asing yang masih positif ke pasar obligasi pemerintah.
Baca juga: “Harga USDT (Tether) Hari Ini di 2026, Termasuk Konversi ke Rupiah“
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*\Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.