Altcoin Season Index 49: Kapan Rotasi Pasar Crypto Benar-Benar Dimulai?

Di-update
June 29, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Altcoin Season Index saat ini berada di angka 49 dari 100, menempatkan pasar crypto tepat di persimpangan antara Bitcoin Season dan Altcoin Season. Posisi ini memunculkan pertanyaan yang sedang ramai diperbincangkan komunitas kripto global: apakah rotasi modal besar-besaran ke altcoin sudah di depan pintu, dan apa saja syarat yang harus terpenuhi agar altseason benar-benar dimulai?

Apa Itu Altcoin Season Index dan Mengapa Angka 49 Penting?

Altcoin Season Index adalah indikator yang dikembangkan oleh Blockchain Center untuk mengukur berapa persen dari 50 altcoin teratas yang kinerjanya melampaui Bitcoin dalam periode 90 hari terakhir. Indikator ini bergerak dalam skala 1 hingga 100. Jika angkanya mencapai 75 atau lebih, artinya 75 persen lebih altcoin mengalahkan Bitcoin, dan kondisi ini disebut sebagai Altcoin Season. Sebaliknya, jika angkanya di bawah 25, kondisi tersebut disebut Bitcoin Season.

Dengan posisi di angka 49, pasar saat ini berada di zona netral yang sangat menarik perhatian para analis. Angka ini berarti sekitar separuh dari altcoin terkemuka berhasil mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir, sementara separuh lainnya tertinggal. Lebih signifikan lagi, angka 49 menunjukkan kenaikan dari level 28 di awal tahun 2026, sebuah lompatan yang mengindikasikan momentum sedang bergerak ke arah altcoin secara bertahap.

Data dari CoinMarketCap mengonfirmasi bahwa indeks ini secara konsisten merangkak naik sejak awal 2026, meski belum mencapai threshold resmi untuk altcoin season. Kenaikan bertahap ini menjadi sinyal awal yang dicermati banyak trader sebagai potensi perubahan tren pasar yang lebih besar.

Syarat Utama agar Altseason Benar-Benar Dimulai

Para analis sepakat bahwa ada beberapa kondisi kunci yang harus terpenuhi sebelum altseason penuh dapat dimulai. Syarat pertama dan paling fundamental adalah penurunan dominasi Bitcoin di bawah level kritis. Saat ini, Bitcoin dominance berada di kisaran 58 hingga 59 persen. Berdasarkan data historis dua siklus sebelumnya pada 2017 dan 2021, rotasi modal besar-besaran ke altcoin biasanya dimulai ketika dominasi Bitcoin gagal menembus resistance di level tersebut dan mulai turun secara signifikan.

Syarat kedua adalah penurunan dominasi Bitcoin secara konsisten ke bawah 55 persen. Para trader menetapkan angka ini sebagai trigger penting yang menandakan bahwa modal institusional dan ritel mulai berpindah dari Bitcoin ke aset yang lebih berisiko tinggi namun dengan potensi keuntungan lebih besar. Pada siklus 2021, ketika dominasi BTC turun dari 70 persen menjadi 40 persen, Altcoin Season Index meledak dari 30 ke 90 hanya dalam beberapa bulan.

Syarat ketiga adalah masuknya gelombang baru likuiditas ke pasar kripto secara keseluruhan. Hal ini bisa dipicu oleh berbagai katalis makroekonomi, seperti kebijakan moneter yang lebih longgar, ketidakstabilan geopolitik yang mendorong capital flight ke aset alternatif, atau perkembangan regulasi yang positif di Amerika Serikat dan pasar utama lainnya.

Baca juga: β€œ5 Sinyal Altcoin Season Mulai Terbentuk di Juni 2026”

Kondisi Pasar Saat Ini: Antara Optimisme dan Kehati-hatian

Analis siklus terkemuka Benjamin Cowen menyoroti bahwa altseason 2026, jika benar-benar terjadi, kemungkinan besar akan berbeda dengan siklus sebelumnya. Kondisi likuiditas yang lebih ketat dan preferensi institusional terhadap aset yang dikenal membuat potensi kenaikan secara acak di ribuan token menjadi skenario yang kurang realistis. Sebaliknya, rotasi yang lebih selektif dan berbasis narasi serta sektor tertentu dipandang sebagai skenario yang lebih mungkin.

Sektor yang dipandang paling siap menerima arus modal rotasi antara lain tokenisasi aset nyata (RWA) dan infrastruktur AI/DePIN yang sudah mulai bergerak lebih awal. Di belakangnya, sektor DeFi mid-cap dan token dengan narasi spesifik yang kuat diprediksi menyusul jika rotasi meluas. Token spekulatif berkapitalisasi kecil umumnya menjadi yang terakhir mendapat giliran.

Data pasar terkini juga menunjukkan bahwa volume perdagangan altcoin mengalami peningkatan bertahap dalam beberapa pekan terakhir. Pola ini secara historis muncul mendahului rotasi modal yang lebih masif, meski tentu saja tidak menjamin bahwa rotasi penuh akan segera terjadi.

Baca juga: β€œAltcoin Season Bakal Terjadi di 2026? Grafik Jangka Panjang Beri Sinyal Pengulangan 2017 dan 2021”

Pola Historis: Apa yang Terjadi Setelah Indeks Menyentuh 49?

Melihat riwayat siklus pasar kripto, posisi Altcoin Season Index di kisaran 45 hingga 55 seringkali merupakan zona akumulasi yang paling menarik. Pada siklus 2020 hingga 2021, indeks sempat berkonsolidasi di zona ini selama beberapa bulan sebelum akhirnya meledak ke atas 75 dan memulai altseason yang paling masif dalam sejarah kripto. Kondisi serupa juga sempat terjadi di 2017, meski dengan skala yang lebih kecil.

Dua sinyal teknikal tambahan juga sedang diperhatikan para analis. Pertama, chart dominasi Bitcoin jangka panjang menunjukkan formasi yang disebut monthly death cross, yaitu hanya formasi ketiga sejak 2017. Formasi ini secara historis mendahului rotasi modal besar ke altcoin. Kedua, indikator OTHERS yang mencerminkan kapitalisasi pasar seluruh kripto selain BTC dan ETH dilaporkan telah menembus resistance dari Januari 2026, sebuah sinyal bullish yang sering muncul sebelum altseason.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*\Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

Β© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.