Whale Cardano Borong ADA di Tengah Lesunya Aktivitas Jaringan, Ada Apa?

Di-update
June 30, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Fenomena menarik terjadi di ekosistem Cardano (ADA) pada akhir Juni 2026. Saat harga ADA terpuruk ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir, para pemilik besar alias whale justru menambah kepemilikan mereka secara signifikan.

Di sisi lain, aktivitas jaringan Cardano mengalami penurunan tajam, baik dari sisi transaksi harian maupun penggunaan smart contract. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya mendorong aksi akumulasi para whale di tengah sepinya aktivitas jaringan?

Whale Cardano Tambah Koleksi di Tengah Harga Murah

Pada 29 Juni 2026, harga Cardano (ADA) diperdagangkan di kisaran $0,15, turun sekitar 8% dalam sepekan dan anjlok 38% selama 30 hari terakhir. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $5,4 miliar, ADA kini berada di posisi ke-21 dalam daftar aset kripto terbesar. Data dari Santiment menunjukkan bahwa dompet yang menyimpan antara 10 juta hingga 100 juta ADA meningkatkan porsi kepemilikan mereka dari 37,66% menjadi 38,13% dalam rentang waktu 25 hingga 29 Juni.

Lonjakan akumulasi ini terjadi setelah periode fluktuasi yang cukup tajam di kalangan whale. Selain itu, data on-chain juga memperlihatkan lonjakan output di atas 1 juta ADA pada 21 dan 24 Juni, yang menandakan aktivitas besar dari dompet-dompet berkapasitas jumbo. Jumlah dompet besar yang aktif bahkan sempat mencapai rekor tertinggi dalam 45 hari terakhir.

Dalam 24 jam terakhir, pola serupa juga terpantau, memperkuat indikasi bahwa para whale sedang melakukan reposisi portofolio. Namun, perlu dicatat bahwa arus masuk besar ini bisa saja berasal dari perpindahan internal atau bursa, sehingga belum tentu semuanya merupakan aksi beli murni.

Aktivitas Jaringan Cardano Melemah Tajam

Sementara para whale sibuk menambah koleksi ADA, aktivitas jaringan Cardano justru menunjukkan tren sebaliknya. Jumlah transaksi harian turun drastis menjadi sekitar 17.400 pada 28 Juni, mendekati titik terendah dalam 45 hari terakhir. Penggunaan smart contract juga melemah, dengan transaksi hanya mencapai 4.250 pada hari yang sama, jauh di bawah puncak 26.000 transaksi pada 5 Juni.

Persentase transaksi yang melibatkan smart contract pun merosot ke 24%, padahal sebelumnya sempat stabil di kisaran 40% hingga 45% pada akhir Mei. Penurunan aktivitas ini juga tercermin pada biaya jaringan yang hanya sekitar 5.100 ADA, turun tajam dari 23.000 ADA pada puncak bulan Juni.

Data ini mengindikasikan bahwa minat dan permintaan nyata untuk menggunakan jaringan Cardano sedang mengalami penurunan, bukan peningkatan. Dalam sejarahnya, aksi para whale seringkali tidak selalu sejalan dengan tren pasar ritel. Ada kalanya mereka justru melepas kepemilikan saat harga naik atau setelah terjadi upgrade besar di jaringan.

Upgrade Besar Jadi Daya Tarik Whale

Dua upgrade besar menjadi latar belakang utama di balik aksi akumulasi para whale Cardano. Pertama adalah Ouroboros Leios, sebuah pembaruan yang memungkinkan pemrosesan transaksi secara paralel, bukan lagi secara batch. Dengan upgrade ini, kapasitas jaringan diharapkan melonjak dari sekitar 10 transaksi per detik menjadi 1.000 transaksi per detik.

Meski begitu, Leios belum tersedia untuk pengguna umum dan baru diuji coba oleh developer melalui testnet Musashi Dojo sejak 23 Juni, dengan peluncuran mainnet dijadwalkan sekitar November 2026. Upgrade kedua adalah van Rossem (Protocol Version 11), yang bertujuan memangkas biaya penggunaan smart contract di jaringan Cardano.

Namun, implementasi van Rossem juga belum otomatis, karena masih harus melalui proses voting komunitas secara on-chain. Tanggal 28 Juni menjadi jadwal awal voting, dengan opsi tanggal cadangan di bulan Juli jika prosesnya memakan waktu lebih lama. Dengan demikian, aksi beli para whale lebih merupakan spekulasi atas potensi dampak positif dari upgrade, bukan karena hasil nyata yang sudah dirasakan saat ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.