Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) berhasil merebut kembali level psikologis $60.000 pada perdagangan Rabu waktu AS, setelah sempat terperosok ke level terendah tahun ini di kisaran $58.000. Pemicu utama pembalikan arah ini datang dari pernyataan Ketua The Federal Reserve Kevin Warsh yang menyebut risiko inflasi mulai mereda, sebuah komentar yang langsung menyalakan kembali selera risiko pelaku pasar aset kripto maupun emas.
Kevin Warsh menyampaikan pandangannya dalam forum ECB Forum on Central Banking di Sintra, Portugal, yang menjadi penampilan internasional pertamanya sebagai Ketua The Fed. Warsh, yang dikenal sebagai sosok hawkish dan pernah menjabat di dewan Fed saat krisis 2008, menegaskan bahwa tekanan harga telah mereda sejak ia menjabat.
“Risiko inflasi telah menurun,” ujar Warsh dalam sesi panel tersebut. Pernyataan ini dinilai pasar sebagai nada yang lebih lunak dibandingkan sikapnya pada pertemuan FOMC pertamanya di bulan Juni, saat dot plot The Fed berbalik dari proyeksi pemangkasan suku bunga menjadi sinyal potensi kenaikan.
Namun Warsh juga menegaskan bahwa tugas menjaga stabilitas harga belum selesai. Ia menyebut bahwa harga-harga saat ini masih “terlalu tinggi” dan tidak memberikan sinyal jelas soal kemungkinan pemangkasan suku bunga pada bulan Juli. Sikap ganda ini menciptakan ketegangan tersendiri, karena di satu sisi pasar merespons positif nada dovish soal inflasi, namun di sisi lain sinyal kebijakan moneter tetap ketat.
Baca juga: “Harga Bitcoin (BTC) Anjlok di Bawah $60.000: Apa Penyebab Utamanya?“
Tekanan inflasi memang menjadi sorotan utama pasar global belakangan ini. Indeks harga konsumen AS tercatat naik 4,2 persen secara tahunan pada Mei 2026, laju tercepat sejak 2023, dipicu antara lain oleh lonjakan harga minyak akibat konflik yang melibatkan Iran. Kondisi ini sempat mendorong The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5 hingga 3,75 persen pada Juni sekaligus memberi sinyal potensi kenaikan lanjutan.

Kekhawatiran tersebut mulai mereda setelah harga minyak terkoreksi pada akhir Juni. Namun pasar obligasi tampak belum sepenuhnya yakin dengan narasi risk-on ini. Imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun justru naik ke kisaran 4,46 persen, mengindikasikan investor obligasi masih memperkirakan suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama.
Warsh juga menyinggung soal dampak boom belanja kecerdasan buatan (AI) terhadap inflasi, meski enggan memberikan kesimpulan pasti. Di sisi lain, sejumlah pejabat Fed lain, termasuk Presiden Fed Cleveland Beth Hammack, sebelumnya menyebut permintaan raksasa dari perusahaan teknologi terhadap infrastruktur AI berpotensi memperkuat tekanan inflasi dan menjadi alasan bagi kenaikan suku bunga.
Baca juga: “Analisa Harga Bitcoin Juli 2026: 3 Skenario Harga BTC di Tengah ETF Terburuk“
Di luar dinamika kebijakan moneter, tekanan jual dari produk ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat turut memperberat langkah pemulihan harga. Sepanjang akhir Juni, arus keluar dari ETF spot BTC tercatat masif dan menjadi salah satu faktor yang menyeret harga Bitcoin ke level terendah dalam lebih dari 21 bulan saat memasuki awal Juli.
Indeks Fear and Greed pasar kripto juga sempat berada di zona “Extreme Fear” pekan lalu, mencerminkan sentimen pelaku pasar yang masih rapuh meski harga sudah menunjukkan tanda pemulihan. Reli yang terjadi usai pernyataan Warsh dipandang banyak analis sebagai pembalikan teknikal jangka pendek, bukan indikasi pasti bahwa tren bearish sudah berakhir sepenuhnya.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.