Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Tahun 2026 menjadi periode penuh tantangan bagi saham Nvidia (NVDA) yang kini diperdagangkan di kisaran $195. Setelah sempat menjadi primadona di sektor chip berkat ledakan kecerdasan buatan (AI), performa Nvidia justru tertinggal dari para pesaingnya.
Banyak investor kini bertanya-tanya, apakah Juli 2026 akan menjadi momen kebangkitan atau justru menandai penurunan lebih lanjut bagi saham ini. Artikel berikut akan mengupas faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga Nvidia dan peluang yang mungkin terjadi di bulan Juli.
Sepanjang 2026, Nvidia justru menjadi saham dengan performa terburuk di antara kelompok chip utama. Sementara ETF semikonduktor melonjak hingga 59% dan saham AMD serta Micron bahkan melesat lebih dari 100%, Nvidia hanya bergerak datar dan bahkan turun sekitar 18% dari puncak harga bulan Juni. Penurunan tajam sebesar 10,7% di bulan Juni mempertegas sentimen negatif yang melanda saham ini.

Kondisi ini diperparah oleh melambatnya euforia AI yang selama ini menjadi mesin pertumbuhan Nvidia. Salah satu faktor utama yang menekan harga adalah kabar penundaan IPO OpenAI hingga 2027 demi menjaga valuasi $1 triliun.
Langkah ini dibaca investor sebagai sinyal kehati-hatian terhadap valuasi sektor AI yang dianggap sudah terlalu tinggi. Sebagai pemimpin pasar chip AI, Nvidia pun terkena imbas langsung dari sentimen tersebut. Ketika nama besar seperti OpenAI memilih menunda aksi korporasi, pasar pun semakin waspada terhadap potensi koreksi.
Meski tekanan cukup besar, sejumlah katalis positif mulai bermunculan yang berpotensi mengangkat harga Nvidia. Pemerintah Amerika Serikat telah mulai mengeluarkan izin penjualan chip H20 Nvidia ke China, membuka kembali pasar penting yang sebelumnya diblokir. Hal ini dapat menjadi angin segar bagi pendapatan Nvidia, mengingat China adalah salah satu konsumen chip terbesar di dunia.
Selain itu, laporan keuangan dari raksasa teknologi seperti Microsoft, Meta, Amazon, dan Alphabet yang akan dirilis akhir Juli dapat menjadi pemicu kenaikan harga. Jika belanja AI dari perusahaan-perusahaan tersebut tetap tinggi, permintaan chip Nvidia pun diprediksi akan melonjak.
Namun, perlu dicatat bahwa laporan keuangan Nvidia sendiri baru akan keluar pada akhir Agustus, sehingga pergerakan harga di Juli sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Menariknya, performa saham Nvidia pada April dan Mei yang sangat positif bisa menjadi acuan optimisme untuk Juli.

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan arus dana mulai kembali masuk ke Nvidia sejak 25 Juni, meski masih berada di level -0,01. Ini menandakan adanya potensi pemulihan, namun konfirmasi baru terjadi jika CMF menembus angka nol. Dari sisi opsi, rasio put-call volume turun ke 0,48 sementara open interest bertahan di 0,82, mengindikasikan sedikit peningkatan minat beli.
Namun, data smart money justru menunjukkan posisi net short sebesar $16,7 juta pada Nvidia, tertinggi di antara saham chip utama. Meski demikian, risiko penurunan tajam akibat likuidasi leverage dinilai kecil karena total taruhan ETF leverage hanya sekitar $5,6 miliar dibandingkan volume perdagangan harian $28,8 miliar. Dengan demikian, jika terjadi penurunan lanjutan, kemungkinan besar akan berlangsung secara bertahap, bukan crash mendadak.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.