Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Dominasi Bitcoin (BTC dominance) terhadap total kapitalisasi pasar kripto tercatat menyentuh level 58% pada pekan ini, mempertegas posisi Bitcoin sebagai penggerak utama arah pasar. Di saat yang sama, Altcoin Season Index, indikator populer yang mengukur performa altcoin terhadap Bitcoin, masih betah di zona “Bitcoin Season”, menandakan mayoritas aset alternatif belum mampu mengungguli kinerja BTC dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi ini kembali memunculkan pertanyaan lama di kalangan investor kripto: kapan sebenarnya altcoin season akan tiba, dan apa saja sinyal yang perlu diperhatikan sebelum modal benar-benar berpindah dari Bitcoin ke aset-aset alternatif. Pertanyaan ini semakin relevan mengingat pasar kripto selama beberapa siklus terakhir kerap menunjukkan pola bergiliran antara periode dominasi Bitcoin dan periode rally altcoin yang lebih luas.
Bitcoin dominance adalah metrik yang menggambarkan seberapa besar porsi Bitcoin dari total kapitalisasi pasar seluruh aset kripto yang beredar. Ketika angka ini naik, artinya modal investor secara relatif lebih terkonsentrasi di Bitcoin dibandingkan altcoin, baik karena Bitcoin menguat lebih cepat maupun karena altcoin justru melemah lebih dalam.

Level 58% yang tercatat saat ini menempatkan Bitcoin dominance mendekati zona resistensi yang secara historis kerap menjadi titik balik. Pada siklus 2017 dan 2021, dominasi BTC yang gagal menembus level resistensi serupa pada akhirnya memicu rotasi modal besar-besaran ke altcoin, yang kemudian berujung pada rally luas di berbagai sektor seperti DeFi, gaming, hingga layer-1. Namun analis mengingatkan bahwa pola masa lalu tidak selalu berulang dengan cara yang sama, sehingga konfirmasi tambahan tetap diperlukan sebelum menyimpulkan arah pasar berikutnya.
Kenaikan dominasi ini juga sejalan dengan derasnya aliran dana institusional yang lebih memilih Bitcoin sebagai aset kripto utama, dibandingkan altcoin yang dianggap memiliki risiko volatilitas lebih tinggi dan likuiditas yang lebih tipis di sejumlah pasangan perdagangan.
Altcoin Season Index merupakan indikator yang mengukur berapa persen dari altcoin teratas yang mampu mengungguli performa Bitcoin dalam periode 90 hari terakhir. Skala indeks ini berjalan dari 0 hingga 100, di mana angka di bawah 25 menandakan “Bitcoin Season”, rentang 25 hingga 75 dianggap kondisi campuran atau netral, dan di atas 75 baru dikategorikan sebagai “Altcoin Season” penuh, saat mayoritas altcoin secara konsisten mengungguli Bitcoin.
Saat ini, Altcoin Season Index tercatat bergerak di kisaran 40 hingga 46, masih jauh dari ambang konfirmasi altseason di level 60 ke atas. Meski begitu, angka tersebut menunjukkan tren kenaikan dibandingkan awal tahun, yang sempat berada di kisaran 28. Kenaikan bertahap ini oleh sejumlah analis dibaca sebagai sinyal awal bahwa momentum mulai bergeser, meski belum cukup kuat untuk disebut sebagai altseason yang terkonfirmasi secara penuh.
Penting dipahami bahwa Altcoin Season Index bukan alat prediksi harga, melainkan cerminan dari kondisi pasar yang sudah terjadi. Karena itu, indeks ini lebih tepat digunakan sebagai konfirmasi tren yang sedang berjalan, bukan sebagai sinyal untuk memprediksi kapan rotasi modal akan dimulai.
Baca juga: “5 Sinyal Altcoin Season Mulai Terbentuk di Juni 2026“

Sejarah pasar kripto menunjukkan bahwa periode dominasi Bitcoin yang tinggi tidak selalu bertahan lama. Pada beberapa siklus sebelumnya, begitu Bitcoin dominance gagal menembus level resistensi kunci dan justru berbalik turun, modal yang sebelumnya terkonsentrasi di BTC mulai mengalir ke altcoin unggulan, memicu rally yang lebih luas di pasar secara bertahap.
Namun analis menekankan bahwa altcoin season yang benar-benar terkonfirmasi biasanya membutuhkan tiga sinyal sekaligus: penurunan dominasi Bitcoin secara konsisten di bawah level resistensinya, penguatan performa altcoin utama seperti Ethereum terhadap Bitcoin, dan Altcoin Season Index yang stabil di atas 60 dalam beberapa pekan berturut-turut. Selama ketiga sinyal ini belum kompak muncul, pasar masih dianggap berada dalam fase “Bitcoin Season” meski ada tanda-tanda pergeseran kecil di sejumlah aset.
Baca juga: “BTC Dominance Dekati 60%, Apa Dampaknya untuk Altcoin di Tengah Kenaikan Harga?“

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.