Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga XRP kembali tertekan pada Senin, 13 Juli 2026. Token kripto besutan Ripple ini diperdagangkan di kisaran US$1,09 pada pukul 07.34 WIB, turun 0,41 persen dalam 24 jam terakhir. Bahkan sempat menyentuh level US$1,08 pada pukul 05.50 WIB usai kabar terkait langkah regulasi dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) beredar di pasar. Pelemahan ini menambah daftar tekanan yang membayangi XRP sepanjang paruh kedua 2026, di mana sentimen bearish masih mendominasi pergerakan harga.

Berdasarkan data pasar, XRP tercatat turun 4,65 persen dalam sepekan terakhir meski sempat menguat tipis 1,16 persen dalam satu jam terakhir menjelang siang. Kapitalisasi pasar XRP kini berada di kisaran US$68,95 miliar, menempatkannya tetap sebagai salah satu aset kripto dengan valuasi terbesar di luar Bitcoin dan Ethereum.
Penurunan tajam yang terjadi pada dini hari dipicu oleh kabar seputar sikap CFTC terhadap aset digital, yang oleh sebagian pelaku pasar dibaca sebagai sinyal ketidakpastian baru meski XRP sendiri telah mendapat kejelasan status sebagai komoditas digital sejak panduan bersama SEC dan CFTC pada Maret 2026.
Ketidakpastian jangka pendek ini membuat investor cenderung wait and see. Volume perdagangan harian pun terpantau fluktuatif, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar dalam merespons setiap perkembangan regulasi yang menyentuh ekosistem aset digital di Amerika Serikat.
Baca juga: “Harga XRP Hari Ini 3 Juli 2026: Tertekan Usai Kritik Arthur Hayes“
Tekanan pada XRP tidak lepas dari kondisi pasar kripto secara keseluruhan yang masih diselimuti sentimen bearish. Indeks Fear and Greed untuk aset kripto berada di level 20, atau masuk kategori Extreme Fear. Gelombang likuidasi posisi leverage pada akhir Juni turut memperparah tekanan jual di berbagai aset, termasuk XRP, dan menyeret harga sejumlah token besar ke zona merah.
Kekhawatiran seputar arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat turut menjadi faktor yang menarik dana keluar dari aset berisiko, termasuk kripto. Kombinasi antara ketidakpastian makro dan kehati-hatian regulasi membuat pelaku pasar cenderung mengurangi eksposur pada altcoin, termasuk XRP, dalam beberapa pekan terakhir.
Secara teknikal, XRP saat ini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 20 hari (EMA) yang berada di kisaran US$1,11. Indikator RSI turut menunjukkan momentum jangka pendek yang bearish, dengan pola pergerakan harga yang membentuk lower high dan lower low sejak beberapa pekan terakhir.

Level psikologis US$1,00 masih menjadi support utama yang berhasil menahan laju penurunan XRP lebih lanjut. Jika level ini gagal dipertahankan, area support berikutnya berada di kisaran US$0,93, dan apabila tekanan jual kembali menguat, harga berpotensi bergerak menuju US$0,80. Di sisi lain, XRP masih terjebak di antara support US$1,00 dan resistance US$1,20, sehingga pergerakan harga cenderung terbatas dalam rentang tersebut selama sentimen pasar belum berubah signifikan.
Para analis menilai bahwa penantian terhadap kepastian regulasi jangka panjang, terutama terkait RUU CLARITY Act di Amerika Serikat, menjadi salah satu faktor yang membuat pasar bergerak sangat sensitif terhadap setiap kabar terkait kebijakan lembaga pengawas seperti CFTC maupun SEC.
Baca juga: “XRP Terancam Jatuh Bebas: Support Terakhir Mulai Runtuh, Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?“
Di tengah tekanan harga, sejumlah perkembangan fundamental Ripple tetap berjalan. Per 11 Juli 2026, tujuh produk ETF spot XRP telah diperdagangkan di Amerika Serikat dengan total aset kelolaan sekitar US$1 miliar dan lebih dari 964 juta token XRP yang terkunci di dalamnya. Meski demikian, ETF-ETF tersebut mencatat arus keluar bersih untuk pertama kalinya pada akhir Juni, bertepatan dengan penutupan kuartal kedua yang diwarnai aksi ambil untung.
Di sisi bisnis inti, volume On-Demand Liquidity (ODL) milik Ripple diproyeksikan tumbuh 30 hingga 50 persen secara tahunan pada sejumlah koridor pembayaran lintas negara. Ripple juga baru saja mengantongi lisensi CASP penuh di Luksemburg awal Juli 2026, yang membuka jalan bagi layanan pembayaran lintas batas yang teregulasi di kawasan Eropa. Namun, RUU CLARITY Act yang ditunggu pasar untuk memberi status hukum permanen bagi XRP sebagai komoditas berisiko meleset dari tenggat waktu yang diharapkan, sehingga menambah ketidakpastian jangka pendek bagi para pelaku pasar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.