Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memulai perdagangan Selasa, 14 Juli 2026 dengan pergerakan yang cenderung tertahan. Mata uang Garuda diperdagangkan di kisaran Rp18.100 per dolar AS, hanya berselisih tipis dari penutupan hari sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan tarik ulur antara sentimen positif dari dalam negeri dan tekanan eksternal yang masih membayangi pasar valuta asing.
Berdasarkan data analisis Doo Financial Futures, rupiah ditutup melemah 0,24% atau 44 poin ke level Rp18.109 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (13/7). Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) terpantau stagnan di posisi 100,95.
Direktur Doo Financial Futures Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah pada perdagangan Selasa masih akan bergerak fluktuatif dengan risiko melemah, di kisaran Rp18.100 hingga Rp18.150 per dolar AS. Sementara itu, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memproyeksikan rentang pergerakan yang sedikit lebih lebar, yaitu Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS.
Sejumlah penyedia data pasar mencatat angka yang bervariasi karena fluktuasi intra hari. Data Bloomberg menunjukkan rupiah berada di level Rp18.115 per dolar AS, sedangkan Yahoo Finance mencatat Rp18.126 per dolar AS pada waktu yang berdekatan. Trading Economics juga mencatat rupiah berada di level 18.096, turun 0,08% dari sesi sebelumnya. Selisih kecil antar sumber ini lumrah terjadi karena perbedaan waktu pengambilan data dan jenis transaksi yang dijadikan acuan.

Baca juga: “Kurs Rupiah Hari Ini 9 Juli 2026: Melemah Imbas Serangan AS ke Iran“
Ibrahim menjelaskan, pelemahan rupiah beberapa hari terakhir terjadi seiring kembali memanasnya konflik antara AS dan Iran. Kedua negara dilaporkan saling melancarkan serangan rudal dan drone pada Minggu (12/7), sementara Iran kembali menyatakan penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Eskalasi ini memunculkan keraguan pasar terhadap keberlangsungan perjanjian damai AS-Iran yang baru ditandatangani bulan lalu setelah 60 hari perundingan.
Penutupan kembali jalur Selat Hormuz dinilai berpotensi mendorong kenaikan harga energi global, yang pada akhirnya dapat memicu kekhawatiran baru terhadap inflasi. Di sisi lain, risalah pertemuan The Fed bulan Juni yang dirilis pekan lalu menunjukkan sebagian pembuat kebijakan melihat ruang untuk menaikkan suku bunga, sementara kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dinilai lebih besar dibandingkan kekhawatiran terhadap pasar tenaga kerja.
Rapat kebijakan moneter The Fed berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Juli 2026, dan pelaku pasar juga menantikan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pada Selasa malam waktu AS. Warsh diperkirakan tetap mempertahankan nada hawkish seperti dua pidato sebelumnya, sehingga berpotensi menopang penguatan dolar AS lebih lanjut.
Dari sisi domestik, keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil menjadi salah satu faktor yang berpotensi menopang rupiah pada perdagangan hari ini. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menilai keputusan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi nasional, meski penguatan yang terjadi kemungkinan masih terbatas karena tekanan eksternal tetap dominan.
Di sisi lain, Ibrahim menyoroti bahwa pasar juga merespons negatif dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan pejabat Kejaksaan Agung. Menurutnya, dinamika penegakan hukum yang dinilai kurang memberi kepastian dapat memengaruhi persepsi investor terhadap iklim investasi dan stabilitas ekonomi nasional secara lebih luas. Kombinasi sentimen positif dari peringkat kredit dan sentimen negatif dari isu domestik inilah yang membuat pergerakan rupiah hari ini relatif terbatas dan cenderung mencari keseimbangan baru.
Baca juga: “Cara Lindungi Aset dari Pelemahan Rupiah: Panduan Investor Pemula“
Fluktuasi mata uang fiat yang terus bergerak membuat penyimpanan aset dalam bentuk dolar menjadi salah satu opsi diversifikasi. Kini semakin mudah dilakukan berkat kehadiran aset crypto berjenis stablecoin. Proses penukaran pun menjadi lebih praktis dan efisien tanpa perlu mengunjungi money changer secara fisik.
Melalui aplikasi Pintu, tersedia akses untuk berinvestasi pada stablecoin yang nilainya dipatok 1:1 dengan Dolar AS, seperti Tether (USDT), USD Coin (USDC). Selain menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi, penyimpanan USDT atau USDC di platform Pintu juga memberikan peluang keuntungan tambahan melalui fitur Earn.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.