Robinhood Jadi Primadona Baru: 4 Bank Besar Serentak Naikkan Target Harga, Ada Apa?

Di-update
July 15, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Dalam waktu kurang dari dua minggu, Robinhood Markets (HOOD) mendadak menjadi pusat perhatian di Wall Street. Empat bank besar, yakni Morgan Stanley, Bank of America, Mizuho, dan Compass Point, kompak menaikkan target harga saham Robinhood secara bersamaan.

Kenaikan target harga ini terjadi menjelang laporan keuangan kuartal kedua yang dijadwalkan pada 29 Juli mendatang. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya dilihat para analis dari Robinhood hingga begitu optimis?

Lonjakan Aktivitas Blockchain Robinhood: Sinyal Kuat dari Dunia Kripto

Salah satu faktor utama yang mendorong optimisme para analis adalah peluncuran Robinhood Chain pada 1 Juli lalu. Hanya dalam waktu 13 hari, jaringan blockchain ini berhasil melampaui Ethereum (ETH) dalam volume transaksi harian di bursa terdesentralisasi (DEX), dan menempati posisi ketiga secara global menurut data DefiLlama.

Volume harian melonjak drastis dari $0,4 juta pada hari pertama menjadi $868,8 juta pada 12 Juli, atau naik 6.752% dalam waktu seminggu. Pencapaian ini menempatkan Robinhood Chain setara dengan 72% volume harian Solana (SOL), yang selama ini menjadi pemimpin aktivitas DEX. Tak hanya volume, jumlah pengguna juga meningkat pesat.

Dalam tujuh hari pertama, tercatat lebih dari 65.000 pengguna yang memegang sekitar $13 juta dalam bentuk saham ter-tokenisasi dan $300 juta dalam stablecoin di jaringan tersebut. Aktivitas ini masih didominasi oleh token spekulatif seperti Cash Cat, yang mencatat volume $299 juta. Namun, analis dari Bernstein menilai adopsi awal yang kuat ini menandakan konvergensi antara aset dunia nyata yang ditokenisasi dengan ekosistem DeFi yang lebih luas.

Inovasi AI dan Obligasi Kartu Kredit: Robinhood Bertransformasi Jadi Ekosistem Finansial

Selain blockchain, Robinhood juga mencuri perhatian lewat peluncuran akun trading berbasis AI atau agentic trading. Sejak diluncurkan pada 27 Mei, lebih dari 70.000 akun agentic telah dibuka, dan Robinhood memastikan AI agent akan segera bisa melakukan trading kripto untuk pelanggan di Amerika Serikat. Inovasi ini bahkan menarik perhatian regulator, di mana Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat tengah meminta klarifikasi terkait potensi risiko volatilitas yang bisa ditimbulkan oleh AI agent.

Tak kalah menarik, Robinhood juga tengah menguji pasar untuk penawaran obligasi senilai minimal $400 juta yang didukung tagihan kartu kredit milik nasabahnya. Penjualan ini bisa mencapai $500 juta dan menjadi yang pertama bagi Robinhood, menandakan bisnis kartu kredit mereka kini cukup besar untuk menjadi sumber pendapatan baru.

Sejak meluncurkan kartu platinum seharga $695 pada Maret lalu, Robinhood semakin serius menantang dominasi American Express di segmen kartu premium. Barclays dan Wells Fargo dipercaya sebagai penjamin emisi dalam penawaran obligasi ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.