Apa itu Tapering The Fed dan Pengaruhnya Terhadap Crypto?

Updated
January 7, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Tapering The Fed dan Pengaruhnya Terhadap Crypto?
Reading Time: 4 minutes

Tapering off the fed merupakan salah satu topik yang banyak dibahas belakangan ini, terutama di antara kalangan investor dan trader. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai apa itu tapering the fed dan bagaimana pengaruhnya terhadap berbagai instrumen investasi?

Baca juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Bunga dari Aset Kripto?

Apa itu Tapering Off the Fed?

gambar tapering the fed

Dilansir dari The Balance, pengertian tapering off the fed adalah salah satu kebijakan moneter yang diambil oleh pemerintah setelah berhasilnya sebuah program stimulus, salah satunya adalah Quantitative Easing.

Quantitative Easing adalah salah satu kebijakan moneter yang diambil bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Beberapa caranya adalah dengan membeli Asset Backed Securities / Efek Beragun Aset (sekuritas yang dijamin aset, seperti piutang kartu kredit, pinjaman ekuitas rumah, hingga pinjaman mahasiswa).

Kebijakan tapering biasanya diterapkan setelah Quantitative Easing (QE) dinilai berhasil dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Pengertian Tapering Menurut Para Ahli

Akhilesh Ganti, seorang penasehat dan ahli trading forex mengemukakan bahwa tapering adalah kebijakan yang dapat memberikan dampak berupa penurunan pembelian aset di pasar keuangan. Jika kondisi ini terjadi, maka bank sentral kembali membuat kebijakan untuk mempercepat pembelian aset keuangan.

Akhilesh menambahkan bahwa tapering off the fed adalah langkah untuk menghentikan seluruh kebijakan dan program stimulus moneter yang dijalankan bank konvensional dalam rangka memulihkan ekonomi. Tujuan tapering adalah untuk mencegah pasar dari inflasi yang tidak terkendali dan bubble price (gelembung harga).

Kapan Tapering Off the Fed Terjadi?

Mrinalini Krishna dari The Balance mengungkapkan bahwa bank sentral seperti U.S. Federal Reserve biasanya akan menerapkan berbagai kebijakan untuk mengelola stabilitas ekonomi, salah satunya adalah melalui tapering, yang salah satu tujuan utamanya adalah untuk memperlambat atau mengurangi pembelian aset ketika kondisi ekonomi dinilai sudah kembali pulih atau stabil.

Tapering di 2013 dan 2018

Sebelumnya, kebijakan tapering pernah diterapkan di tahun 2013 dan 2018. Carl Ludwigson, Direktur Riset Manajer di Bel Air Investment Advisors, mengatakan bahwa The Fed atau FOMC (Federal Open Market Committee) menaikkan suku bunga dan memicu koreksi -20% di pasar keuangan pada kuartal keempat tahun 2018.

Tapering di 2021

Dilansir dari CNBC, mayoritas ekonom memperkirakan The Fed akan menaikan suku bunga pada kuartal III-2022, sementara ada beberapa yang memprediksi kenaikan suku bunga di kuartal I-2022 atau beberapa bulan lagi.

Meskipun tapering diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat, namun tim riset CNBC menilai bahwa tapering kali ini tidak akan menimbulkan taper tantrum seperti yang terjadi pada 2013 lalu.

Taper tantrum adalah gejolak ekonomi yang terjadi setelah adanya kebijakan tapering. Istilah ini mengacu pada kepanikan investor di tahun 2013 setelah informasi tapering tersebar luas, di mana para investor mulai menjual obligasi yang dimilikinya, yang mana menyebabkan merosotnya harga obligasi dan peningkatan imbal hasil US Treasury.

Dampak Tapering Off the Fed Terhadap Investasi

dampak tapering the fed terhadap investasi crypto

Sebagai salah satu bentuk kebijakan moneter, tapering tentu memiliki dampak terhadap beberapa pasar keuangan seperti saham, forex, atau crypto. Berikut beberapa dampak tapering terhadap berbagai instrumen investasi menurut para ahli.

Dampak Tapering Terhadap Crypto

Matthew Dibb, salah satu pendiri dan COO Stack Funds, mengungkapkan bahwa pasar crypto dan ekuitas masih tetap bullish setelah FOMC mengumumkan rencana tapering. Dari sudut pandangnya, ia tidak melihat risiko jangka pendek pada pasar crypto akibat kebijakan tapering.

Selain itu, Omkar Godbole dari Coindesk juga melaporkan bahwa beberapa pakar crypto juga tidak menganggap kebijakan Federal Reserve sebagai pemicu utama bearish di pasar Bitcoin.

Dampak Tapering Terhadap Saham

Peneliti pasar keuangan veteran, Mark Hulbert mengungkapkan bahwa secara umum orang-orang berpendapat bahwa peningkatan suku bunga (yang menjadi salah satu implementasi The Fed) akan menyebabkan nilai dan dividen saham menjadi lebih rendah.

Namun, hasil analisis pribadinya mengungkapkan hal yang sebaliknya, di mana implementasi tapering The Fed dengan menaikkan suku bunga (Federal Fund Rate) justru membuat kinerja S&P 500 menjadi lebih baik.

Dampak Tapering Terhadap Forex

Prachi Juneja dari Management Study Guide menjabarkan bahwa dampak tapering terhadap kurs Forex bergantung pada waktu pengumuman kebijakan tersebut.

Jika salah satu negara mengumumkan kebijakan tapering sedangkan negara lainnya tidak, maka kurs Forex antar-negara akan sangat terdampak.

Sebaliknya, ketika beberapa negara di AS dan Eropa mengumumkan kebijakan tapering secara bersamaan dan pada tingkat aktivitas yang hampir sama, maka harga Forex mata uang di negara-negara tersebut tidak akan terlalu berfluktuasi. Efeknya dapat diminimalkan atau bahkan ditiadakan.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu tapering the fed, contoh, serta dampaknya pada berbagai instrumen investasi. Sekarang, kamu sudah cukup paham bukan mengenai istilah ini?

Pintu, Aplikasi Investasi Bitcoin dan Crypto

Halo, kami adalah Pintu, aplikasi jual beli bitcoin dan crypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti. Untuk kamu yang tertarik untuk berinvestasi dan trading aset crypto secara mudah, download Pintu sekarang!

Referensi:

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->