Perbedaan Buy Limit dan Buy Stop dalam Trading Crypto

Updated
August 27, 2023
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Perbedaan Buy Limit dan Buy Stop dalam Trading Crypto
Reading Time: 3 minutes

Apakah kamu pernah mendengar istilah buy limit atau buy stop saat berkecimpung di dunia trading? Jika belum, artikel ini akan membantu kamu memahami kedua konsep tersebut dengan lebih mendalam. Dengan memahami perbedaan buy limit dan buy stop, kamu bisa membuat keputusan trading yang lebih tepat dan menguntungkan.

Apa itu Buy Limit?

buy limit adalah

(Sumber: IG.com)

Buy limit adalah perintah untuk membeli aset jika harga aset tersebut turun ke harga yang ditetapkan atau lebih rendahnya. Dengan kata lain, jika kamu memasang buy limit, kamu memberi tahu broker bahwa kamu hanya ingin membeli aset tersebut jika harganya telah mencapai atau lebih rendah dari harga yang kamu tentukan.

Buy limit memungkinkan trader untuk mengontrol berapa banyak yang mereka bayar untuk aset. Meskipun harga dijamin, eksekusi order tidak dijamin. Jika harga aset tidak mencapai harga yang ditentukan, order tidak akan dieksekusi.

Contoh Buy Limit

Misalkan, saham perusahaan A diperdagangkan seharga $10 per saham, tetapi kamu percaya bahwa saham tersebut akan turun ke $8. Kamu dapat menempatkan order buy limit untuk 100 saham dengan harga $8. Jika harga turun ke $8 atau lebih rendah, order kamu akan dieksekusi. Sebaliknya, jika harga aset tidak mencapai harga tersebut, maka buy limit order kamu tidak akan dieksekusi.

Baca juga: Apa itu Limit Order dan Cara Menggunakan Fitur Ini di Crypto?

Apa itu Buy Stop?

buy stop adalah

Buy stop adalah perintah untuk membeli aset ketika harganya mencapai harga tertentu atau lebih tingginya. Buy Stop sendiri biasanya digunakan untuk memasuki pasar sesuai dengan arah pergerakan harga saat ini

Buy stop memungkinkan trader untuk membeli aset pada harga pasar saat harga aset mencapai harga stop yang telah ditentukan sebelumnya.

Contoh Buy Stop

Misalkan kamu sedang mengamati saham Z yang telah bergerak secara sideways di rentang $27 dan $32. Kamu percaya bahwa saham ini pada akhirnya akan bergerak lebih tinggi keluar dari kisaran tersebut. Berdasarkan analisis ini, kamu memutuskan untuk memasang buy stop.

Dalam situasi ini, kamu bisa menempatkan order buy stop di atas kisaran harga tertinggi saat ini, yaitu $32. Saat harga saham Z mencapai atau melebihi $32, order buy stop kamu akan dieksekusi, dan kamu akan membeli saham tersebut.

Setelah kamu memasuki posisi long, sebagai trader yang berhati-hati, kamu akan ingin segera menetapkan sell stop order di $27, guna membatasi kerugian kamu jika ternyata pergerakan harga ke atas adalah palsu.

Dengan strategi ini, kamu dapat memanfaatkan momentum pasar saat saham keluar dari pergerakan sideways dan sekaligus melindungi diri dari potensi kerugian dengan menerapkan sell stop.

Perbedaan Buy Limit vs Buy Stop

perbedaan buy limit vs buy stop

(Sumber: TraderGroup)

AspekBuy LimitBuy Stop
HargaDitetapkan atau lebih rendahDitetapkan atau lebih tinggi
TujuanMembeli aset dengan harga rendahMelindungi keuntungan atau membatasi kerugian
VisibilitasTerlihat di pasarTidak terlihat sampai diaktifkan

Kelebihan dan Kekurangan Buy Limit

Kelebihan Buy Limit

  • Memungkinkan pembelian dengan harga yang lebih rendah.
  • Memberikan kontrol lebih besar atas harga beli.
  • Dapat memberikan keuntungan dari pergerakan harga yang tidak diharapkan.

Kekurangan Buy Limit

  • Tidak menjamin eksekusi order.
  • Dapat menangkap peluang trading yang terlewat.
  • Beberapa broker mungkin mengenakan biaya lebih tinggi untuk order buy limit.

Kelebihan dan Kekurangan Buy Stop

Kelebihan Buy Stop

  • Melindungi keuntungan atau membatasi kerugian.
  • Efektif dalam pasar yang volatil.
  • Dapat digunakan sebagai strategi untuk memasuki pasar pada momentum yang tepat.

Kekurangan Buy Stop

  • Dapat dieksekusi pada harga yang kurang menguntungkan.
  • Tidak selalu menjamin eksekusi order.
  • Beberapa broker mungkin mengenakan biaya lebih tinggi untuk order buy stop.

Dalam dunia trading, terutama saat berurusan dengan aset seperti crypto, memahami jenis order seperti buy limit dan buy stop sangat penting. Dengan pemahaman yang tepat, kamu bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko.

Referensi:

Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->