Margin Trading: Pengertian, Contoh, Keuntungan dan Kerugiannya

Updated
September 3, 2021
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Margin Trading: Pengertian, Contoh, Keuntungan dan Kerugiannya
Reading Time: 3 minutes

Untuk kamu yang baru saja memasuki dunia trading dan investasi, mungkin merasa asing dengan istilah margin trading. Margin trading adalah salah satu taktik yang digunakan oleh trader untuk meningkatkan eksposur ke aset tertentu meskipun memiliki modal yang tidak banyak. Apa itu Margin Trading? Simak pengertian margin trading, contoh, kekurangan, maupun kelebihannya dalam artikel berikut ini!

Apa itu Margin Trading?

keuntungan dan kerugian margin trading adalah

Sederhananya, pengertian margin trading adalah aktivitas menggunakan dana pinjaman dari broker untuk melakukan trading aset finansial, yang kemudian akan menjadi jaminan untuk dana pinjaman dari broker tersebut. 

Keuntungan dan Kerugian Margin Trading

Setelah mengetahui pengertian margin trading, kamu juga harus memahami keuntungan dan kerugian margin trading sebelum memutuskan untuk melakukan aktivitas ini. 

Keuntungan Margin Trading

  • Meningkatkan daya beli trader yang memiliki modal terbatas
  • Meningkatkan potensi trader untuk memperoleh keuntungan yang lebih cepat apabila teknik ini digunakan secara tepat. 

Kerugian Margin Trading

  • Potensi Kerugian yang Besar

Margin bisa membantu trader meningkatkan profit secara drastis. Namun di saat yang sama juga bisa menyebabkan kerugian yang jauh lebih besar. 

  • Potensi Likuidasi

Jika trader tidak bisa memenuhi perjanjian perdagangan margin, yang mana dana margin yang didepositkan telah habis, maka broker berhak melikuidasi aset trader untuk menanggulanginya. 

Contoh Margin Trading

contoh margin trading adalah

Untuk bisa lebih memahami mengenai konsep margin trading, simak salah satu contoh margin trading berikut ini. 

Terdapat seorang trader yang mempunyai Rp2.500.000 pada rekening marginnya. trader tersebut ingin membeli saham perusahaan A yang harga per sahamnya adalah Rp5.000. trader tersebut bisa memakai dana margin tambahan dari broker hingga Rp2.500.000. Sehingga, trader tersebut kini mempunyai dana Rp5.000.000 yang bisa digunakan untuk membeli 1.000 lembar saham.

Asumsi 1, jika harga saham tersebut naik menjadi Rp10.000 per lembarnya. 

Maka, trader tersebut bisa menjual saham seharga Rp10.000.000 untuk seluruh saham yang ia punya di perusahaan A. Namun, trader harus membayar kembali dana yang dipinjam sejumlah Rp2.500.000 kepada broker. Dengan total dana sekarang sejumlah Rp7.500.000, trader memperoleh profit sebesar Rp5.000.000, dua kali lipat lebih besar dibandingkan jika ia tidak menerapkan strategi margin trading. 

Asumsi 2, jika harga saham turun menjadi Rp2.500 per sahamnya.

Maka, trader akan mengalami kerugian sebesar Rp2.500.000 untuk 1.000 saham yang dibelinya. Karena nominal tersebut sama dengan seluruh dana yang dimiliki trader pada akun margin, maka trader tidak lagi memiliki dana di akun margin. Ketika hal ini terjadi, trader akan memperoleh margin call dari broker untuk mendepositkan dana tambahan ke akun tersebut apabila trader tetap ingin mempertahankan posisinya. 

Perbedaan Margin Trading dan Leverage

margin trading vs leverage

Setelah sebelumnya membaca artikel tentang leverage, kamu mungkin bingung mengenai perbedaan antara kedua istilah ini. Menurut Investopedia, berikut merupakan perbedaan margin trading dan leverage

  • Margin adalah salah satu tipe leverage yang melibatkan penggunaan uang tunai atau sekuritas sebagai jaminan yang digunakan untuk meningkatkan daya beli seseorang di pasar keuangan.
  • Dengan akun margin, kamu juga bisa melakukan leverage. Semisalkan jika jaminan yang kamu butuhkan untuk membeli sekuritas senilai Rp10.000.000 adalah Rp1,000,000, maka kamu memiliki margin 1:10 atau leverage senilai 10x. 

Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian margin trading, manfaatnya bagi trader dan contoh kasusnya. 

Untuk kamu yang sedang mencari instrumen investasi lain untuk mendiversifikasikan aset kamu, aset crypto bisa jadi pilihan yang menarik nih! Per 31 Agustus ini, bitcoin sebagai salah satu aset crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar telah mengalami peningkatan harga hingga 300% dibandingkan tahun lalu. 

Buat kamu yang tertarik melakukan jual beli aset bitcoin dan aset crypto lainnya, download aplikasi Pintu sekarang! Investasi dan trading aset bisa mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Baca juga: Apa itu Cryptocurrency?

Referensi: 

Adam Hayes, Leverage. Diakses tanggal: 31-08-2021. 

Cleartax, Know About Margin Trading: Risks and Advantages. Diakses tanggal: 31-08-2021. 

Ferry Kiandi, Perlindungan Hukum dalam Transaksi Margin Trading dan Short Sales di Pasar Modal. Diakses tanggal: 31-08-2021. 

Jason Fernando, Margin. Diakses tanggal: 31-08-2021. 

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Topik
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->
Mulai Investasi Sekarang
Daftar dalam hitungan menit, langsung mulai investasi.
tampilan aplikasi pintu crypto
Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
Lisensi aplikasi pintu menkominfo dan bappebti
Foundations/Reg-license/ISO27001
Lisensi ISO
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.
Pintu App Logo
Pintu App
The Easiest way to Trade Bitcoin and other Cryptos
10K+