Rasio Leverage: Penjelasan Lengkap dan Fungsi Rasio Leverage

Updated
March 11, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Rasio Leverage: Penjelasan Lengkap dan Fungsi Rasio Leverage
Reading Time: 4 minutes

Untuk mengoptimalkan pendapatan, sebuah bisnis memerlukan suntikan modal dari luar. Hal ini bisa dilakukan dengan menghimpun dana investasi ataupun dengan melakukan pinjaman. Bagi perusahaan yang menggunakan dana pinjaman untuk mengoptimalkan kegiatan operasionalnya, manajemen perlu mengetahui rasio leverage atas hutang yang dimiliki. Rasio leverage adalah tingkat pengeluaran hutang pada suatu bisnis.

Dengan memahami penggunaan rasio leverage, manajemen dapat menganalisis apakah dana pinjaman sudah digunakan secara optimal atau belum. Cara paling umum untuk mengetahui rasio leverage adalah dengan membagi total peningkatan pendapatan dengan total pinjaman. Dengan begitu rasio leverage dapat diketahui. Rasio leverage adalah rasio yang tidak hanya digunakan pada aktivitas bisnis saja namun juga pada aktivitas trading. Oleh sebab itu pintu.co.id kali ini akan membahas apa itu rasio leverage agar kamu bisa mengoptimalkan profit trading kamu. Berikut ini penjelasan mengenai apa itu rasio leverage.

Definisi Rasio Leverage

Rasio leverage adalah indikator yang mengukur tingkat pengeluaran utang perusahaan dengan tingkat indikasi keamanan dari para pihak pemberi utang seperti bank yang sesuai dengan prinsip akuntansi. Maka dari itu rasio ini juga yang akan memperlihatkan kemampuan sebuah perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjang sebelum jatuh tempo. 

Yang dimaksud dengan jangka pendek adalah jangka periode singkat hanya 12 bulan atau kurang dari satu tahun periode, sedangkan jangka panjang adalah jangka waktu yang lebih dari satu tahun periode.

Hal yang menjadi alasan penting penggunaan rasio leverage adalah kemampuannya dalam menunjukkan adanya perbandingan antara total beban utang perusahaan terhadap aset atau ekuitasnya. Sehingga dalam hal ini fungsi utama rasio leverage adalah menunjukkan seberapa banyak aset perusahaan yang dimiliki oleh para pemegang saham dibandingkan dengan aset yang dimiliki oleh para kreditur atau pemberi utangnya. Dengan kata lain, rasio leverage yang tinggi disebabkan karena aset yang dimiliki perusahaan lebih sedikit dibandingkan jumlah hutangnya.

Apa Saja Fungsi Rasio Leverage?

pengertian rasio leverage

Fungsi mendasar rasio leverage adalah mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Fungsi lain dari rasio leverage antara lain :

  • Perusahaan dapat mengetahui komposisi modal yang dilakukan dalam bisnisnya baik yang bersumber dari utang atau pinjaman.
  • Rasio ini dapat menginformasikan sumber dana yang digunakan untuk membiayai operasional atau kegiatan bisnis perusahaan yang diperoleh dari modal sendiri atau hutang, hal ini rasio leverage menjadi peran penting dalam menganalisis keuangan perusahaan.
  • Dapat mengevaluasi dan perancangan kemampuan perusahaan dalam melunasi utang utangnya saat mendekati jatuh tempo.
  • Struktur modal dapat tergambarkan secara jelas komposisinya yang digunakan ketika membiayai operasional perusahaan.

Yang perlu dipertimbangkan dan  memperhatikan dalam utang yaitu bagaimana kondisi dan tujuan apa yang akan dilakukan setelah mendapat pinjaman. Hal ini karena jika suatu perusahaan memiliki rasio leverage tinggi maka di dalam struktur modalnya beresiko tinggi bagi perusahaan. Namun jika tujuan memperoleh pinjaman itu jelas akan memberikan manfaat bagi perusahaan. Dalam penggunaan utang yang dilakukan perusahaan untuk membiayai operasional bisnisnya harus bisa menguntungkan dan menghasilkan laba.

Penting untuk ditekankan bahwa tinggi rendahnya liabilitas tidak sebanding dengan keuntungan. Karena itu perusahaan harus mengadopsi jumlah leverage yang tepat dan mempertimbangkan dengan cermat sejak awal sehingga perusahaan dapat memanfaatkan liabilitas sesuai jumlah yang memang diperlukan.

Jenis-jenis Rasio Leverage dan Rumusnya

jenis ratio leverage

Ada beberapa jenis rasio leverage yang dapat digunakan sebagai indikator kesehatan keuangan suatu perusahaan. Selain itu beberapa jenis rasio leverage tersebut juga memiliki rumus hitung yang berbeda. Agar kamu lebih paham apa saja jenis dan rumus dari rasio leverage, simak penjelasannya di bawah ini!

Rasio utang terhadap total aset (Debt to total asset ratio)

DAR= total utang/total aset

Rasio ini menunjukkan seberapa besar bagian dari keseluruhan aktiva yang menggunakan utang untuk berbelanja. Semakin tinggi nilai DAR maka tingkat keamanan dananya semakin rendah dan bisa dikatakan kurang baik sedangkan semakin rendah nilai DAR , maka tingkat keamanan dananya semakin baik. 

Contoh soal:

PT. XYZ memiliki utang keseluruhan Rp. 24.000.000 dan jumlah aset keseluruhan Rp. 20.000.000. berapa rasio DAR dan interpretasinya?

Jawab : 

DAR = 24.000.000/20.000.000 = 1,4 

Interpretasi : PT. XYZ memiliki tingkat keamanan dananya kurang baik karena nilai DAR melebihi persentase 100% sehingga perusahaan sulit untuk membayar utang.

Rasio utang terhadap ekuitas ( debt to equity ratio)

DER = (total hutang keseluruhan/modal sendiri)*100%

Rasio DER menunjukkan hubungan antara jumlah utang jangka panjang dengan jumlah modal perusahaan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin rendah nilai DER maka tingkat keamanan keuangan perusahaan akan semakin baik, sebaliknya jika nilai DER tinggi akan menimbulkan kekacauan keuangan perusahaan.

Contoh soal: PT. Sejahtera memiliki hutang Rp.20.000.000 sedangkan modal perusahaan sekitar Rp. 40.000.000, hitunglah rasio hutang terhadap ekuitas dan interpretasinya!

Jawab :

DER = (total hutang keseluruhan/modal sendiri)*100%

 = (20.000.000/40.000.000)*100% = 0,5 = 50%

Interpretasi : PT. Sejahtera dapat mengatur utangnya dengan modal yang dimiliki, perusahaan ini mampu dalam membayar hutangnya karena tingkat rasio DER lebih rendah dan tidak melebihi persentase 100%

Rasio utang jangka panjang dengan ekuitas (long term debt to equity ratio)

LTDER = utang jangka panjang/modal sendiri

Rasio ini digunakan untuk mengukur bagian dari modal sendiri yang menjadi jaminan untuk hutang jangka panjang.

Rasio kemampuan membayar bunga (times interest earned)

TIE = (laba operasi+penyusutan)/bunga utang jangka panjang

Kemampuan membayar bunga ini berguna untuk mengukur seberapa banyak laba operasi mampu membayar bunga ketika utang jangka panjang.

Aktiva tetap banding utang jangka panjang (tangible assets debt coverage)

TAD = (jumlah aktiva+tangible+utang lancar)/utang jangka panjang

Perusahaan perlu melakukan perhitungan seberapa besar aktiva tetap untuk menjamin hutang jangka panjang. Jenis liabilitas yang memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda beda diantaranya financial leverage yang digunakan untuk memaksimalkan keuntungan atas sekuritas dan laba dari saham perusahaan. Operating leverage digunakan untuk menunjukkan hubungan antara perubahan penjualan dan biaya dalam pendapatan operasional tetap. Sedangkan combined leverage merupakan gabungan dari financial leverage dan operating leverage.

Kesimpulan

Penggunaan rasio leverage adalah hal yang sangat vital dalam mengukur tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan panjang. Oleh karena itu manajemen perlu memahami bagaimana cara menggunakan rasio leverage dengan baik. Tidak hanya untuk meningkatkan kegiatan operasional perusahaan. Kamu bisa menggunakan leverage pada saat melakukan trading. Baik trading valas, komoditas, saham, hingga aset digital seperti NFT dan Kripto.

Dengan pintu.co.id, kamu bisa langsung melakukan trading hanya dengan Rp11.000. selain modal awal yang kecil, kamu juga bisa memperdagangkan lebih dari 20 jenis aset kripto disini. User interface yang mudah dipahami akan membuat kamu semakin mudah saat melakukan trading. Segera install aplikasinya dan buat akun trading pertama kamu di pintu.co.id.

Referensi :

Adam Hayes, Leverage Ratio Definition, diakses tanggal 6 Februari 2022

gocardless.com, Leverage ratio, diakses tanggal 6 Februari 2022

Adam Hayes, What Is Leverage, diakses tanggal 6 Februari 2022

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->