Pengertian, Perbedaan, dan Contoh Pasar Primer dan Pasar Sekunder

Updated
September 13, 2021
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian, Perbedaan, dan Contoh Pasar Primer dan Pasar Sekunder
Reading Time: 3 minutes

Dalam dunia investasi, dikenal istilah pasar primer dan pasar sekunder. Kedua jenis pasar ini memiliki perannya masing-masing di dunia pasar modal. Lebih lanjut mengenai definisi, perbedaan, hingga contoh pasar primer dan pasar sekunder akan dibahas secara lengkap di bawah ini.

Pengertian Pasar Primer dan Pasar Sekunder

pengertian pasar primer dan sekunder adalah

Kedua istilah ini biasanya sering ditemui di instrumen investasi pasar modal seperti saham dan obligasi. Keduanya adalah istilah yang memiliki arti berbeda, berikut adalah penjelasan mengenai definisi pasar primer dan sekunder.

Pengertian Pasar Primer

Pasar primer adalah tempat di mana surat-surat berharga dibuat. Pada pasar ini, perusahaan akan menjual saham baru kepada publik untuk yang pertama kalinya, di antaranya melalui Initial Public Offering (IPO).

Perdagangan pada pasar primer memberi kesempatan bagi para investor untuk membeli sekuritas dari bank yang melakukan penjaminan awal saham tertentu.

Pengertian Pasar Sekunder

Pasar sekunder adalah tempat memperdagangkan surat-surat berharga oleh para investor. Pasar sekunder mengacu pada bursa efek tiap negara di seluruh dunia. Karakteristik pasar sekunder yaitu investor berdagang di antara mereka sendiri atau antar investor.

Pasar sekunder terbagi menjadi 2 jenis yaitu pasar dealer dan pasar lelang. Pada pasar lelang, seluruh individu atau institusi yang ingin memperjualkan sekuritas harus berkumpul di satu area dan mengumumkan harga yang disepakati. Sedangkan, pasar dealer tidak mengharuskan semua pihak berkumpul di satu tempat yang sama.

Fungsi Pasar Primer dan Sekunder

Pasar primer dan sekunder memiliki fungsi yang cukup berbeda. Berikut beberapa di antaranya.

Fungsi Pasar Primer

Fungsi utama dari pasar primer yaitu membantu perusahaan yang menjual sekuritas untuk menukarkannya ke bentuk uang tunai. Dengan kata lain, pasar primer bisa membantu meningkatkan modal perusahaan dengan menerbitkan saham atau obligasi.

Fungsi Pasar Sekunder

Fungsi pasar sekunder setidaknya ada tiga. Pertama, bisa memberikan likuiditas kepada pemegang saham dan obligasi. Kedua, bisa memberikan informasi terkait nilai dari sekuritas perusahaan. Terakhir, bisa digunakan untuk mendukung transaksi pasar primer dari sekuritas perusahaan dengan membuat sekuritas tersebut menarik di mata investor.

Contoh Pasar Primer dan Sekunder

contoh pasar sekunder dan pasar primer

Untuk bisa lebih memahami perbedaan pasar primer dan pasar sekunder, simak contoh pasar primer dan pasar sekunder berikut ini.

Contoh Pasar Primer

Perusahaan A hendak melakukan penawaran umum atau IPO. Selanjutnya, perusahaan tersebut menyewa 5 perusahaan penjamin untuk menentukan rincian finansial IPO-nya. Penjamin tersebut melakukan perincian dan menyatakan bahwa harga penerbitan saham perusahaan A adalah sebesar Rp1.000.000. Setelahnya, investor yang tertarik untuk membeli saham perusahaan A bisa langsung membeli saham IPO tersebut dengan harga yang telah ditentukan dari perusahaan yang menerbitkan saham tersebut.

Contoh Pasar Sekunder

Contohnya, kamu sebagai seorang investor yang ingin membeli saham di perusahaan B. Untuk membelinya, kamu tidak harus menghubungi perusahaan B, bisa mencari investor lain yang memiliki saham B dan tertarik untuk menjual saham mereka.

Kesimpulan: Perbedaan Pasar Primer dan Pasar Sekunder

Untuk memudahkan kamu memahami perbedaan pasar primer dengan pasar sekunder, simak selengkapnya dalam tabel berikut ini.

No     AspekPasar PrimerPasar Sekunder
1.DefinisiTempat untuk memasarkan sekuritas baru.Tempat untuk melakukan jual beli sekuritas antar sesama investor.
2.Sebutan LainNew Issue Market atau NIMAfter Market.
3.Jenis PembelianLangsung.Tidak langsung.
4.PembiayaanUntuk membantu memasok dana ke perusahaan guna ekspansi dan diversifikasi.Transaksi hanya terjadi antar investor, tidak memberikan dana secara langsung pada perusahaan
5.Berapa kali sekuritas dapat terjualSatu kali.Berkali-kali.
6.Pembelian dan PenjualanPembelian dan penjualan dilakukan antara perusahaan dengan investor.Pembelian dan penjualan dilakukan antara investor dengan investor.
7.Orang yang mendapatkan hasil penjualan sahamPerusahaan.Investor.
8.HargaHarga pasti.Berubah-ubah, tergantung pada supply dan demand.

Itulah penjelasan lengkap terkait perbedaan pasar primer dan pasar sekunder. Untuk kamu yang sedang mencari aset investasi lain selain pasar modal, aset crypto bisa jadi pilihan yang menarik, nih!

Per 13 September 2021 lalu, harga bitcoin sebagai salah satu aset crypto favorit banyak orang pun telah mengalami peningkatan harga hingga 316% dibandingkan tahun sebelumnya. Nah, buat kamu yang tertarik untuk melakukan jual beli crypto, download aplikasi Pintu sekarang! Investasi dan trading crypto bisa mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Untuk kamu yang ingin kenal lebih lanjut mengenai crypto, baca artikel berikut ini: Apa itu Cryptocurrency?

Referensi:

Brian Beers, A Look at Primary and Secondary Markets. Diakses tanggal: 09-09-2021.

Madhuri Thakur, A Look at Primary vs Secondary Markets. Diakses tanggal: 09-09-2021.

Obaidullah Jan, Primary Market & Secondary Market. Diakses tanggal: 09-09-2021.

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->