Tips Cara Mengatur Keuangan Untuk Bebas Finansial

Updated
July 13, 2020
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Tips Cara Mengatur Keuangan Untuk Bebas Finansial
Reading Time: 3 minutes
mengatur keuangan

Hi Teman Pintu!

Siapa di antara kamu yang masih kesulitan cara mengatur keuangan?

Kemampuan cara mengatur keuangan merupakan hal esensial untuk mencapai kebebasan finansial. Mengatur keuangan bukan sekadar menghitung setiap pengeluaran dan pemasukan bulanan, tapi juga mengatur berapa alokasi dana yang akan disimpan sebagai tabungan, dana darurat, dan juga investasi untuk mencapai target tertentu. Oleh karena itu, perlu adanya perencanaan jangka pendek dan jangka panjang agar semuanya berjalan seimbang.

Cara mengelola keuangan dengan aturan anggaran 50/30/20

Bagaimana cara mengatur keuangan yang baik?

Salah satu cara mengatur keuangan adalah dengan menerapkan strategi aturan anggaran 50/30/20.

Aturan ini dipopulerkan oleh Elizabeth Warren untuk mengelola keuangan dalam bukunya “All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan”. Sederhananya, aturan ini bertujuan untuk mengatur alokasi pemasukan keuangan (setelah dikurangi pajak) bulanan ke dalam beberapa kategori, yakni untuk kebutuhan, keinginan, tabungan dan investasi.

Wah, menarik juga. Bagaimana cara mengatur keuangan dengan strategi 50/30/20?

Sederhananya, konsep ini menyarankan kamu untuk mengatur keuangan menjadi:

  • Kebutuhan: 50% dari pendapatan
  • Keinginan: 30% dari pendapatan
  • Tabungan dan Invest: 20% dari pendapatan
tips mengatur keuangan untuk bebas finansial

Kebutuhan 50%

Pengeluaran yang dikategorikan sebagai kebutuhan adalah tagihan pokok yang harus dikeluarkan setiap bulan. Misalnya pembayaran sewa rumah, sewa kontrakan / kos, makanan, kredit, internet, dana transportasi, dana kesehatan, asuransi, dan lain-lain. Jika kamu memiliki hutang dan cicilan, maka pengeluaran tersebut juga termasuk dalam kebutuhan yang harus dikeluarkan.

Keinginan 30%

Keinginan merupakan pengeluaran yang sifatnya untuk hiburan. Secara prioritas, keinginan ini biasanya bersifat secondary, sehingga pengeluaran keuangan untuk keinginan tidak mutlak untuk dikeluarkan setiap bulan. Beberapa pengeluaran yang tergolong keinginan adalah makan malam mewah, belanja tas baru, menonton pertunjukan musik, liburan, membeli gadget terbaru, langganan Netflix dan Spotify, dan lain-lain.

Pengeluaran untuk hobi juga tergolong sebagai keinginan seperti modifikasi mobil, kursus balet, membeli perlengkapan futsal terbaru, dan lain-lain.

Tabungan 20%

Terakhir adalah tabungan. Aturan ini menyarankan agar kamu menyisihkan 20% pendapatan untuk investasi dan menabung. Termasuk juga di dalamnya dana darurat. Tentunya, hal ini dapat kamu atur sesuai dengan gaya hidup dan target yang ingin kamu capai. Jika kamu bisa menabung, menyimpan dana darurat dan berinvestasi lebih dari 20% maka hal itu akan lebih baik.

Pengelolaan keuangan yang terstruktur membantu kamu merencanakan masa depan yang lebih baik.

Tips Mengatur Keuangan dengan Aturan Anggaran 50/30/20

Misalnya, jika kamu memiliki pendapatan setelah dikurangi pajak sebesar 8 juta Rupiah maka pengaturan keuangan adalah sebagai berikut.

Pendapatan bulanan: 8 juta Rupiah

Kebutuhan: 50% x 8 juta Rupiah = 4 juta Rupiah

Keinginan: 30% x 8 juta Rupiah = 2,4 juta Rupiah

Tabungan & Investasi: 20% x 8 juta Rupiah = 1,6 juta Rupiah

Wah, ternyata cara mengelola uang dengan baik mudah sekali ya! Ingat, aturan keuangan ini fleksibel dan dapat disesuaikan tergantung profil masing-masing individu. Misalnya kamu memiliki alokasi dana 1,6 juta Rupiah untuk ditabung dan investasi, kamu bisa alokasikan 1 juta Rupiah untuk ditabung dan 600 ribu Rupiah untuk invest. Memilih instrumen investasi yang tepat akan membuat investasi kamu tumbuh secara bertahap. Dengan begitu impian untuk bebas finansial bukan lagi sekadar angan-angan belaka.

Investasi Aset Cryptocurrency di Pintu untuk Investor Pemula

Pintu adalah aplikasi seluler termudah (Android dan iOS) bagi orang Indonesia untuk invest Bitcoin (BTC) dan cryptocurrency lainnya seperti Ethereum (ETH), Tether USD (USDT), Rupiah Token (IDRT) dan Binance Coin (BNB).

Di Pintu, kami dapat memproses KYC (verifikasi identitas) dalam beberapa menit dan memungkinkan penyetoran dan penarikan langsung ke rekening bank Indonesia mana saja. Anda dapat membeli Bitcoin pertama Anda dalam 10 menit.

Di Pintu, kamu dapat memulai investasi mulai dari 55 ribu Rupiah. Sehingga, siapa pun bisa untuk memulai invest dan perdagangan (trading) aset cryptocurrency.

Tentang Pintu

PT Pintu Kemana Saja merupakan perusahan rintisan (startup) yang didirikan di Jakarta pada tahun 2019. PT Pintu Kemana Saja merupakan pengembang (developer) Pintu—sebuah platform investasi dan jual beli cryptocurrency (aset digital) via smartphone dengan mudah, praktis, dan instan.

Pintu merupakan aplikasi berbasis cryptocurrency pertama di Indonesia yang menawarkan kemudahan bagi pengguna dengan desain yang praktis dan efisien. Pengguna dapat menyimpan, mengirim, dan berdagang aset cryptocurrency seperti bitcoin, ethereum, dan lainnya secara instan dan tanpa hambatan.

Aplikasi Pintu juga telah resmi berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, sehingga Pintu dijamin aman dan memiliki payung hukum yang jelas. Saat ini, Pintu telah terintegrasi dengan beberapa jaringan blockchain seperti Bitcoin, Ethereum, dan Binance Chain.

Kontak

Untuk kemitraan dan kerjasama lainnya, silakan kirim email ke marketing@pintu.co.id atau kunjungi https://pintu.co.id

Follow sosial media Pintu di:

Telegram: https://t.me/PintuIndonesia

Instagram: https://www.instagram.com/Pintu_ID

Twitter: https://twitter.com/PintuID

Facebook: https://cutt.ly/eyqWXl4

YouTube: https://bit.ly/pintu-youtube

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->