Pintu Blog
/
Perencanaan Keuangan
/
7 Unsur-Unsur Laporan Keuangan dan Contohnya...

7 Unsur-Unsur Laporan Keuangan dan Contohnya

July 27, 2021
Combined Shape 2
3 Menit
Bagikan
Gambar 7 Unsur-Unsur Laporan Keuangan dan Contohnya
Reading Time: 3 minutes

Laporan keuangan yang disusun dalam periode tertentu memiliki beberapa aspek penting yang bisa membantu proses analisis pergerakan aset keuangan kamu secara tepat. Simak 7 unsur-unsur laporan keuangan berikut ini!

Aset

Apa saja unsur laporan keuangan?

Aset adalah apa yang dimiliki sebuah perusahaan dan diharapkan bisa menghasilkan manfaat di masa depan. Dalam hal ini, aset bentuknya bisa beragam, misalnya:

  • Tanah
  • Bangunan
  • Properti
  • Peralatan komputer
  • Modal di bank
  • Uang tunai yang ada di perusahaan
  • Uang muka dari pemesanan oleh klien
  • Inventaris
  • Piutang
  • dan aset lainnya yang sesuai dengan kriteria.

Aset ada yang sifatnya bisa dipakai dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selain berbentuk harta, beberapa perusahaan juga menganggap sumber daya manusia yang mereka pilih dengan seksama sebagai aset perusahaan.

Liabilitas

Liabilitas adalah kewajiban perusahaan. Kewajiban ini diharapkan juga bisa menghasilkan dan memberikan manfaat ekonomi yang positif bagi perusahaan. Beberapa contoh liabilitas adalah:

  • Pinjaman bank
  • Bunga bank
  • Pajak
  • Utang antar perusahaan
  • Utang gaji
  • dan masih banyak lagi

Liabilitas terbagi menjadi yaitu liabilitas lancar dan tidak lancar. Liabilitas lancar diharapkan akan bisa terselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah laporan keuangan dibuat. Salah satu contohnya adalah gaji pegawai. Sementara contoh liabilitas tidak lancar adalah utang bank jangka panjang.

Ekuitas

Sederhananya, ekuitas adalah nilai dari aset dikurangi biaya liabilitas. Beberapa contohnya adalah pembayaran dividen dan modal saham. Bertambah atau berkurangnya ekuitas bergantung pada pergerakan aset dan liabilitas.

Misalnya jika aset bertambah dan liabilitas stabil, maka ekuitas akan meningkat. Sementara jika aset stabil dan liabilitas meningkat, maka ekuitas akan menurun.

Pendapatan

contoh unsur unsur laporan keuangan

Pendapatan termasuk ke dalam salah satu unsur-unsur dasar laporan keuangan. Pendapatan perusahaan bisa berupa hasil penjualan dari aktivitas bisnis yang menjual barang maupun jasa atau di luar aktivitas utama sebuah bisnis. Di luar aktivitas bisnis, pendapatan bisa didapatkan dari deposito bank dan dividen yang diperoleh dari investasi ekuitas.

Pengeluaran

Pengeluaran perusahaan bisa berupa pengeluaran operasional maupun administratif. Beberapa contoh unsur-unsur laporan keuangan yang termasuk ke dalam pengeluaran adalah sebagai berikut.

  • Biaya produksi barang
  • Gaji
  • Biaya utilitas
  • Transportasi
  • Promosi
  • Beban sewa
  • Biaya perbaikan dan pemeliharaan aset perusahaan
  • Tagihan listrik, internet, dan telepon.

Keuntungan

Unsur-unsur dalam laporan keuangan berikutnya adalah keuntungan. Keuntungan didapat dari peningkatan ekuitas seseorang maupun sebuah perusahaan. Keuntungan jumlahnya bisa berbeda dari satu periode ke periode lainnya. Apabila nilai dari sebuah aset pada masa sekarang lebih tinggi dibandingkan ketika kamu membelinya dulu, maka nilai keuntungan adalah perbedaan antara nilai aset sekarang dan biaya pembelian aset.

Dalam investasi, keuntungan dapat dihitung sebagai berikut. Misalkan kamu berinvestasi di aset crypto bitcoin pada tanggal 20 Juli ketika harganya berada di angka Rp439.038.302. Lalu kamu menjual aset tersebut pada tanggal 27 Juli ketika harga aset berada di angka Rp580.261.516. Jika diasumsikan tidak terdapat biaya lain dari investasi tersebut, maka kamu memperoleh keuntungan sebesar (Rp580.261.516-Rp439.038.302) / Rp439.038.302 x 100% = 32,17% dari investasi crypto tersebut.

Baca juga : Apa Saja Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Investasi?

Kerugian

apa itu keuntungan dan kerugian

Merupakan kebalikan dari keuntungan. Kerugian terjadi ketika nilai pembelian aset di masa dulu lebih besar daripada nilai aset di masa sekarang, yang juga bisa menunjukkan penurunan nilai dari sebuah aset. Sementara itu dari sisi lain, kerugian juga bisa berarti kelebihan nilai pengeluaran dibandingkan terhadap pendapatan yang diperoleh dalam rentang waktu tertentu.

Menyusun laporan keuangan memang tidaklah mudah, namun manfaatnya sangatlah besar untuk pengelolaan dana pribadi maupun perusahaan kamu secara tepat.

Bagi kamu yang ingin mengelola keuangan untuk persiapan masa depan, ada baiknya mempertimbangkan alokasi dana untuk keperluan investasi. Crypto sendiri merupakan salah satu jenis aset investasi yang mulai menarik perhatian banyak orang belakangan ini.

Untuk kamu yang tertarik untuk melakukan jual beli bitcoin maupun aset crypto lainnya, download aplikasi Pintu sekarang! Kamu juga bisa cek harga bitcoin terkini dan aset-aset lainnya serta belajar crypto secara gratis, lho!

Referensi:

Author
Cornelia Lyman
Bagikan
Artikel Terkait
Mulai Investasi Sekarang
Daftar dalam hitungan menit, langsung mulai investasi.
Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
Foundations/Reg-license/ISO27001
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.