Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pada Selasa pagi, saham Nvidia (NVDA) anjlok hingga 5%, bertolak belakang dengan tren positif di saham teknologi lainnya seperti Apple, Alphabet, dan AMD. Penurunan ini memicu kekhawatiran investor, terutama di tengah euforia pasar terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Menurut laporan The Information, Meta Platforms sedang menjajaki investasi besar-besaran dalam chip AI milik Google, membuka potensi ancaman langsung terhadap dominasi Nvidia di pasar AI. Ditambah lagi, Google berencana menawarkan Tensor Processing Units (TPU) mereka ke pelanggan cloud, langkah yang bisa memangkas potensi pendapatan Nvidia hingga 10% per tahun.
Di sisi lain, AMD—salah satu pesaing utama Nvidia—telah membukukan kenaikan saham sebesar 78% tahun ini, jauh di atas kenaikan Nvidia yang hanya sekitar 35%. Meski produk AI AMD saat ini belum menggeser dominasi hardware Blackwell milik Nvidia, seri chip MI400 dan MI450 yang akan datang berpotensi menjadi penantang serius.
Baca Juga: 7 Cara Jual Beli Emas Tokenisasi di Pintu, Mulai dari Rp11.000 dan Bisa 24/7

Menanggapi kekhawatiran pasar, Nvidia menyampaikan pernyataan kepada analis Wall Street bahwa investasi strategis mereka tetap berada di jalur yang benar. Dalam memo resmi, Nvidia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan dalam portofolio investasinya menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan dan permintaan tinggi untuk solusi AI.
Simon Leopold, analis dari Raymond James, menyatakan keyakinannya bahwa Nvidia akan terus memimpin di tengah ledakan AI. Ia menilai bahwa investasi semikonduktor logika akan menjadi penggerak pertumbuhan jangka panjang secara global.
Walau harga saham NVDA sedang menurun, pandangan jangka panjang para analis tetap positif. Wall Street masih melihat Nvidia sebagai pemimpin pasar AI dengan peluang pertumbuhan yang besar. Leopold juga mencatat bahwa meskipun terjadi peningkatan pengawasan terhadap ROI investasi AI, langkah Nvidia tetap dianggap strategis dan berpotensi membawa keuntungan signifikan dalam jangka panjang.

Penurunan saham Nvidia mencerminkan tekanan dari persaingan dan perubahan arah investasi besar di sektor AI. Namun, dengan posisi pasar yang kuat, investasi strategis, dan dukungan analis, Nvidia berpotensi bangkit kembali. Perusahaan ini tetap menjadi pemain utama dalam perlombaan teknologi AI global.
ini, kamu bisa memperluas portofolio ke saham-saham besar dunia langsung dari aplikasi Pintu lewat fitur terbaru: Pintu xStocks. Fitur ini membuka akses ke pasar saham global—khususnya saham perusahaan-perusahaan top Amerika Serikat seperti NVIDIA (NVDAX) —dengan cara yang mudah, terjangkau, dan praktis.
Baca Juga: Panduan Lengkap Menabung Emas Digital di 2025 – Simpel, Aman, Bisa Mulai dari Rp11.000!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Q1: Apa penyebab utama penurunan saham Nvidia?
A1: Kekhawatiran pasar atas laporan bahwa Meta akan mengalihkan investasi ke chip AI milik Google, serta rencana Google menjual TPU ke pelanggan lain, yang bisa memangkas potensi pendapatan Nvidia.
Q2: Bagaimana perbandingan kinerja saham AMD dan Nvidia?
A2: AMD naik lebih dari 78% tahun ini, sedangkan Nvidia hanya naik sekitar 35%, mencerminkan pergeseran kepercayaan investor.
Q3: Bagaimana Nvidia menanggapi kritik terhadap strategi AI mereka?
A3: Nvidia menegaskan bahwa portofolio investasinya menunjukkan pertumbuhan pendapatan kuat dan potensi profitabilitas tinggi dalam ekosistem AI.
Q4: Apakah Wall Street masih percaya pada Nvidia?
A4: Ya, analis seperti Simon Leopold tetap bullish dan percaya Nvidia akan terus memimpin pasar AI secara global.
Q5: Apa dampak dari langkah Google dan Meta terhadap Nvidia ke depan?
A5: Jika investasi besar benar terjadi, dominasi Nvidia di pasar AI bisa terancam, meskipun strategi dan basis teknologi kuatnya masih menjadi keunggulan utama.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.