Terobosan Baru JPMorgan dengan JPM Coin di Canton Network!

Di-update
January 8, 2026

Jakarta, Pintu News – JPMorgan telah menyatakan bahwa mereka akan memigrasikan token deposito berbasis blockchain miliknya, JPM Coin, ke Canton Network. Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya diluncurkan di jaringan Coinbase Base pada akhir tahun 2025.

Tindakan ini menunjukkan bagaimana bank-bank besar mulai menerapkan aplikasi nyata dari teknologi blockchain. Ini juga menjadi tanda meningkatnya minat terhadap penyelesaian transaksi secara on-chain dan penggunaan uang yang ditokenisasi untuk keperluan pembayaran bisnis.

JPM Coin Dorong Pertumbuhan Keuangan Institusional

JPM Coin merupakan simpanan dolar yang disimpan di JPMorgan dan tersedia bagi institusi untuk melakukan penyelesaian transaksi secara lebih cepat kapan saja sepanjang hari.

Baca juga: Analis Wall Street Perbarui Target Harga Saham Amazon – Potensi Kenaikan Semakin Menarik

Perkembangan ini terjadi seiring meningkatnya permintaan dari klien institusional terhadap layanan perdagangan berbasis blockchain, yang memperkuat langkah JPMorgan menuju keuangan digital yang teregulasi.

Token ini memungkinkan klien untuk mentransfer dana melalui jaringan blockchain, menggantikan sistem konvensional. Dalam siaran persnya, JPMorgan menyatakan bahwa ekspansi ini akan membuka akses terhadap likuiditas dan meningkatkan efisiensi operasional. Bank tersebut juga menekankan bahwa Canton Network mendukung privasi dalam transaksi keuangan yang dikendalikan.

Canton didukung oleh sejumlah bank global terkemuka dan perusahaan infrastruktur pasar, serta dirancang untuk keuangan institusional. Beberapa pendukung utamanya antara lain Goldman Sachs, BNP Paribas, Deutsche Börse, dan BNY Mellon.

Jaringan ini menjamin perlindungan data sensitif setelah transaksi diselesaikan. Selain itu, Canton juga mendukung uji coba tokenisasi untuk surat utang negara AS (U.S. Treasuries) dan berbagai aset dunia nyata lainnya.

Bisakah JPM Coin Mendorong Adopsi Blockchain?

jpm coin jpmorgan
Sumber: Medium

Menurut JPMorgan, penerapan JPM Coin di jaringan Canton akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun 2026. Bank tersebut menyatakan bahwa institusi dapat memanfaatkan JPM Coin untuk melakukan transaksi lintas negara dan penyelesaian aset digital secara on-chain.

Baca juga: Ethereum dan Solana Berselisih Pandang soal Makna Sebenarnya Ketahanan Blockchain

Salah satu integrasi potensial di masa depan adalah pembukaan rekening simpanan berbasis blockchain di Canton. Oleh karena itu, Kinexys — divisi blockchain dan pembayaran digital JPMorgan — memimpin inisiatif ini.

Peluncuran ini menandai perubahan yang lebih luas dalam dunia perbankan menuju infrastruktur keuangan berbasis blockchain. Sejak tahun 2019, JPMorgan telah menerbitkan JPM Coin di blockchain izin khusus (permissioned blockchain) miliknya.

JPM Coin sendiri merupakan bentuk yang sangat berbeda dari stablecoin konvensional. Perbedaan ini mencerminkan langkah hati-hati yang diambil oleh JPMorgan, seiring dengan meningkatnya pengawasan terhadap risiko stablecoin dan fokus pada uang digital yang teregulasi. Token ini diterbitkan langsung oleh bank yang teregulasi dan didukung oleh simpanan nasabah.

Seiring waktu, JPMorgan telah memperluas penggunaan teknologi blockchain dari jaringan tertutup ke lingkungan blockchain publik dan hibrida. Kemajuan ini menjadi bukti bahwa bank-bank tengah menguji teknologi blockchain secara bertahap dan terkendali sebelum digunakan secara luas.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari iniharga coin xrp hari inidogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8