Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar Bitcoin (BTC) mungkin telah mencapai titik terendahnya, seiring dengan meredanya ketakutan pasar yang muncul pada akhir tahun 2025. Analis dari Bernstein dan Coinbase sama-sama memberikan pandangan bullish terhadap masa depan Bitcoin (BTC) dan pasar kripto secara umum.
Dengan adanya pengajuan ETF oleh Morgan Stanley untuk Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL), serta peningkatan minat pada altcoin, banyak yang berpendapat bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk berinvestasi di pasar kripto.
Morgan Stanley baru-baru ini mengajukan aplikasi S-1 untuk ETF Bitcoin (BTC) dan Solana (SOL), menandakan tekanan yang meningkat di antara bank-bank Wall Street untuk segera terjun ke dalam pasar kripto. Langkah ini juga diikuti dengan penambahan Ethereum Trust ke dalam lini produk kripto internal mereka.
Persaingan ini semakin terasa dengan dominasi BlackRock dalam ETF kripto, yang mendorong bank-bank lain untuk merespons dengan produk mereka sendiri. Menurut analis Coinbase, David Duong, kehadiran produk-produk baru ini menunjukkan bahwa bank-bank besar tidak ingin ketinggalan dalam adopsi kripto. “Ketika klien besar seperti BlackRock memutuskan untuk terjun ke kripto, bank lain harus memiliki rencana yang matang,” ujar Duong.
Baca juga: Bitcoin Bakal Jadi Saingan Emas? Analis Wall Street Beri Pendapatnya!
Penurunan harga Bitcoin (BTC) pada Desember 2025 dipicu oleh praktik tax-loss harvesting dan kedaluwarsa opsi, bukan karena masalah fundamental. Duong menekankan bahwa perubahan ini terjadi secara tiba-tiba pada tanggal 31 Desember, di mana arus keluar ETF segera terbalik.
Ini menunjukkan bahwa penurunan tersebut lebih bersifat musiman dan tidak mencerminkan masalah yang lebih dalam di pasar. Inflasi masuk ETF spot Bitcoin (BTC) telah pulih sejak awal tahun, mendukung pandangan bahwa penurunan tersebut adalah sementara. Ini memberikan sinyal positif bagi investor yang mempertimbangkan untuk kembali berinvestasi di pasar kripto.
Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Sempat Turun di Bawah $90.000, ETF BTC Alami Penarikan Dana Besar?
Di awal tahun 2026, Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Ripple (XRP) semua menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Bitcoin (BTC). Ini menandakan bahwa modal mulai beralih ke aset yang lebih berisiko sekarang bahwa Bitcoin (BTC) memiliki kejelasan regulasi yang lebih baik. Analis melihat kekuatan altcoin ini sebagai tanda yang sehat untuk pasar yang lebih luas.
Menurut Duong, meskipun ia tetap bullish hingga kuartal pertama dan awal kuartal kedua, pandangannya menjadi kurang jelas setelah periode tersebut. “Visibilitas saya agak berakhir sekitar bulan April-Mei,” ungkapnya. Faktor-faktor seperti pemilihan umum tengah periode di AS dan keputusan tarif Mahkamah Agung bisa mengubah dinamika pasar nantinya.
Dengan berbagai indikasi positif dari analis dan pergerakan pasar, investor mungkin melihat ini sebagai kesempatan untuk berpartisipasi dalam potensi kenaikan harga Bitcoin (BTC) dan kripto lainnya. Meskipun masih ada risiko yang perlu diwaspadai, tren saat ini menunjukkan bahwa pasar mungkin telah melewati titik terendahnya.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.