SKR Crypto Meledak 200%: Akumulasi Smart Money vs Tekanan Jual Airdrop!

Di-update
January 22, 2026

Jakarta, Pintu News – Harga Seeker crypto mengalami lonjakan tajam setelah peluncurannya. Token SKR naik lebih dari 200% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran $0,041, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi mendekati $0,059.

Kenaikan ini terjadi setelah airdrop besar-besaran dari ekosistem Solana — situasi yang biasanya memicu tekanan jual yang tinggi.

Yang membuat reli ini menarik bukanlah besarnya kenaikan harga, melainkan siapa yang menyerap pasokan token tersebut. Meskipun para penerima airdrop kemungkinan mengirimkan sejumlah besar SKR ke bursa, data dompet menunjukkan bahwa investor cerdas dan whale justru masuk dengan agresif.

Hasilnya adalah reli harga yang sekilas terlihat spekulatif, namun sebenarnya didukung oleh struktur pasar yang kuat.

Penjualan Airdrop Menghantam Bursa tapi Gagal Mengubah Struktur Pasar

Gelombang penjualan pertama terjadi dengan agresif. Dalam 24 jam terakhir, saldo token SKR di bursa meningkat sekitar 51%, sehingga total SKR yang disimpan di bursa mencapai sekitar 380,9 juta token. Ini menunjukkan sekitar 129 juta SKR kemungkinan dikirim ke bursa oleh penerima airdrop yang ingin mengambil keuntungan cepat. Tekanan jual ini sempat mendorong harga turun di bawah VWAP pada grafik satu jam.

Baca juga: Solana Mobile Luncurkan Airdrop SKR Crypto untuk Pengguna Seeker! Begini Cara Klaimnya

Sumber: Nansen

VWAP (Volume Weighted Average Price) adalah harga rata-rata yang dibayar trader, dihitung berdasarkan volume. VWAP sering dianggap sebagai level harga “wajar” jangka pendek. Ketika harga turun di bawah VWAP, itu biasanya menandakan adanya tekanan jual yang kuat.

Namun, dalam kasus SKR, penurunan ini tidak bertahan lama.

Harga dengan cepat kembali naik di atas VWAP, dan garis rata-rata bergerak eksponensial (EMA) periode 9 berhasil berfungsi sebagai support.

EMA adalah indikator tren yang memberikan bobot lebih pada pergerakan harga terbaru, sehingga berguna untuk mendeteksi perubahan momentum jangka pendek. EMA periode 9 mencerminkan perilaku trader dalam waktu sangat dekat dan sering menjadi support awal dalam tren cepat dan kuat.

Menariknya, EMA periode 21 (garis hitam), yang mencerminkan tren jangka pendek yang lebih dalam, bahkan tidak sempat disentuh. Hal ini menunjukkan bahwa penjual gagal mendorong harga lebih rendah. Penurunan tersebut justru berhasil diserap, menandakan aksi ambil untung yang terkendali, bukan tanda pembalikan tren.

Pertanyaan berikutnya pun muncul: siapa yang membeli?

Investor Besar dan Smart Money Menyerap Lebih Banyak dari Jumlah yang Dijual ke Bursa

Data dari dompet kripto memberikan jawaban yang jelas.

Meskipun saldo SKR crypto di bursa meningkat sekitar 129 juta token, dompet non-bursa justru mengakumulasi lebih banyak. 100 alamat teratas (disebut mega whale) menambahkan sekitar 144 juta SKR, meningkatkan total kepemilikan mereka menjadi sekitar 8,3 miliar token. Kelompok ini sendiri menyerap lebih banyak pasokan daripada yang masuk ke bursa.

Dompet whale standar Seeker crypto juga menambah sekitar 25,6 juta SKR, sehingga total kepemilikan mereka menjadi sekitar 133,8 juta token. Sementara itu, dompet smart money menambahkan 2,4 juta SKR lagi — naik 32,5% dalam kelompok tersebut. Bahkan dompet publik (yang diketahui umum) juga menunjukkan akumulasi meskipun dari angka awal yang kecil.

Sumber: Nansen

Secara keseluruhan, dompet non-bursa menyerap sekitar 182 juta SKR — melebihi aliran masuk ke bursa sebanyak lebih dari 50 juta token. Ketidakseimbangan ini menjelaskan mengapa harga sempat turun di bawah VWAP tetapi segera pulih, dan kenapa harga SKR bisa stabil dengan cepat.

Sederhananya, para penjual airdrop menjual saat pasar sedang kuat, dan pemain besar-lah yang membeli dari mereka.

Baca juga: Prediksi Meme Coin: Dogecoin, Shiba Inu, dan Pepe Ada dalam Bayang-Bayang Bitcoin!

Level Harga SKR yang Menentukan Apakah Reli Akan Berlanjut

Mulai dari titik ini, struktur harga Seeker lebih penting daripada berita-berita utama.

Pada grafik dua jam, level paling penting adalah VWAP (sama seperti pada grafik satu jam). Selama harga SKR tetap berada di atas level ini saat candle ditutup, tren jangka pendek masih dianggap positif.

Hal ini juga tercermin dalam Smart Money Index, yang melacak pergerakan investor institusional melalui perilaku harga. Indeks ini melonjak saat terjadi rebound dan kini cenderung datar alih-alih menurun. Biasanya, indeks yang datar setelah lonjakan menandakan fase konsolidasi, bukan tekanan jual.

Artinya, para pembeli dari kalangan smart money kemungkinan sedang menunggu harga yang lebih baik atau sinyal pemicu berikutnya.

Jika VWAP bertahan dan Smart Money Index tetap stabil atau mulai naik kembali, maka harga SKR berpeluang menguji kembali level tertinggi baru-baru ini di sekitar $0,059. Jika harga menembus level ini secara bersih, maka akan memasuki fase price discovery, dengan target kenaikan berikutnya berada di kisaran $0,080 dan $0,092.

Namun, risiko tetap ada. Jika VWAP jebol pada grafik dua jam dan Smart Money Index turun dari struktur saat ini, maka tekanan jual bisa kembali dengan cepat. Dalam skenario ini, $0,034 menjadi level bawah pertama yang harus diperhatikan.

Jika kepercayaan pasar menurun lebih dalam, maka harga bisa jatuh ke $0,020 — area di mana konsolidasi awal sempat terbentuk.

Untuk saat ini, harga SKR masih bertahan. Tekanan jual dari bursa memang besar, tapi berhasil diserap pasar. Selama perilaku smart money tetap positif dan VWAP terus dipertahankan, reli ini tampaknya bukan sekadar lonjakan satu hari akibat airdrop, melainkan bisa menjadi awal dari pergerakan yang lebih tinggi lagi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8