Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Reli harga emas dan perak baru-baru ini telah menarik perhatian pasar global, terutama di tengah volatilitas ekonomi dan pergeseran modal dari aset berisiko termasuk cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC).
Beberapa analis pasar kini memperingatkan bahwa pola rally pada kedua logam mulia ini bisa berakhir dengan cara yang sama seperti peristiwa harga setelah puncak pada krisis finansial 2008, yaitu mengalami pembalikan tajam ketika momentum spekulatif berkurang dan kondisi fundamental berubah.

Harga emas meningkat kuat dalam beberapa pekan terakhir, melonjak ke level signifikan akibat permintaan safe-haven. Perak menunjukkan volatilitas ekstrem, termasuk lonjakan intraday besar sebelum kembali mengalami tekanan jual. Momentum harga ini mencerminkan respons cepat pasar terhadap ketidakpastian makro global, bukan perubahan fundamental jangka panjang pada permintaan fisik.
Baca Juga: 5 Prediksi Utama Harga Emas 2026–2030 dalam Konteks Pasar Aset Global
Pada krisis finansial 2008, reli emas dan perak juga mengalami kenaikan tajam karena investor mencari aset pengaman. Namun setelah puncak tersebut, harga kedua logam itu jatuh ketika modal kembali ke aset berisiko dan sentimen pasar berubah. Karena pola respons pasar saat ini memperlihatkan gelombang permintaan serupa, ada risiko reli saat ini dapat berakhir dengan pembalikan harga yang signifikan.

Pasar perak relatif lebih kecil dibanding emas, sehingga setiap arus modal besar dapat berdampak lebih besar pada harga. Lonjakan harga perak baru-baru ini mencapai nilai yang tidak terlihat dalam hampir dua dekade sebelum mengalami penurunan cepat. Sensitivitas ini menandakan bahwa pergerakan harga perak lebih dipengaruhi oleh dinamika spekulatif ketimbang permintaan industri jangka panjang.
Aliran modal besar ke logam mulia sering kali dipicu oleh sentimen pasar terhadap risiko ekonomi yang mendasari volatilitas. Investor yang mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi cenderung memindahkan dana keluar dari aset berisiko seperti saham atau crypto ke aset safe-haven. Namun ketika sentiment perubahan membaik, modal ini dapat berbalik arah dengan cepat, menyebabkan koreksi tajam di harga logam.

Pergerakan logam mulia kadang menjadi cerminan risiko pasar yang lebih luas, termasuk bagi aset seperti Bitcoin dan altcoin. Saat reli emas dan perak meningkat, investor cenderung mengurangi eksposur ke aset crypto yang lebih berisiko, menekan harga jangka pendek.
Sebaliknya, pembalikan di pasar logam mulia dapat membuka aliran modal kembali ke pasar crypto, memicu volatilitas harga yang luas.
Keputusan suku bunga, data inflasi, dan kebijakan bank sentral turut mempengaruhi reli harga emas dan perak. Ketika suku bunga rendah atau ekspektasi inflasi tinggi muncul, investor menempatkan modal ke logam mulia sebagai lindung nilai. Namun perubahan kebijakan moneter yang tiba-tiba dapat menarik modal keluar dari aset safe-haven ini, mempercepat fase koreksi harga.
Bagi investor muda, memahami bahwa rally harga tidak selalu berdasar fundamental jangka panjang sangat penting sebelum memutuskan strategi. Reli yang cepat dan tajam bisa menciptakan peluang, tetapi juga berisiko tinggi terhadap pembalikan yang sama cepatnya. Menggabungkan analisis sentimen pasar, data on-chain, dan kondisi makro dapat membantu menilai risiko pasar crypto dan logam mulia secara lebih seimbang.
Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
• Bitcoin.com News. Strategist Explains Why the Gold and Silver Rally Could End the Same Way as 2008. Diakses tanggal 29 Januari 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.