Arthur Hayes: “Arah Bitcoin Ditentukan Bank Sentral, Bukan Hype Crypto!”

Di-update
January 29, 2026

Jakarta, Pintu News – Pergerakan pasar crypto dan cryptocurrency dalam beberapa bulan ke depan dinilai tidak lagi digerakkan oleh sentimen spekulatif semata. Pendiri BitMEX, Arthur Hayes, menegaskan bahwa faktor utama yang akan menentukan arah Bitcoin (BTC) adalah kebijakan bank sentral global.

Menurutnya, tekanan yang muncul di sistem keuangan tradisional mulai membentuk dinamika baru di pasar aset digital. Investor diminta lebih memperhatikan sinyal makro dibandingkan narasi pasar jangka pendek.

Jepang Jadi Sumber Tekanan Sistem Keuangan Global

Arthur Hayes menyoroti Jepang sebagai titik tekanan utama dalam sistem keuangan global saat ini. Pelemahan yen yang tajam terjadi bersamaan dengan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang, sebuah kombinasi yang mencerminkan menurunnya kepercayaan pasar. Jepang yang bergantung pada impor energi menghadapi tekanan inflasi lebih besar ketika mata uangnya melemah. Kondisi ini mempersempit ruang kebijakan Bank of Japan dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi meningkatkan biaya pembiayaan pemerintah dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi Bank of Japan yang memegang porsi signifikan obligasi domestik. Hayes menilai situasi ini sebagai tanda berkurangnya kontrol otoritas moneter terhadap pasar.

Baca juga: Ethereum Siap Luncurkan ERC-8004, Standar Baru untuk AI Trustless di Mainnet

Dampak ke AS dan Potensi Intervensi The Fed

Menurut Hayes, Amerika Serikat tidak bisa mengabaikan gejolak di Jepang. Investor Jepang merupakan salah satu pemegang terbesar obligasi pemerintah AS. Jika imbal hasil domestik Jepang menjadi lebih menarik, potensi penjualan obligasi AS oleh investor Jepang dapat meningkat. Langkah tersebut berisiko mendorong kenaikan imbal hasil Treasury dan memperbesar biaya pembiayaan pemerintah AS.

Dalam kondisi defisit fiskal yang besar, kenaikan biaya pinjaman menjadi tekanan serius bagi ekonomi AS. Hayes memperkirakan Federal Reserve dapat turun tangan untuk menstabilkan situasi. Intervensi ini tidak harus diumumkan sebagai quantitative easing, tetapi bisa dilakukan melalui perluasan neraca untuk menopang pasar mata uang dan obligasi.

Baca juga: Arthur Hayes Bocorkan Skenario Global: “Jika The Fed Cetak Uang Demi Jepang, Bitcoin Bisa Reli!”

Likuiditas Global dan Implikasi bagi Bitcoin

Hayes menilai fase sideways Bitcoin akan berakhir ketika likuiditas kembali mengalir ke pasar. Secara historis, Bitcoin cenderung menguat saat bank sentral memperluas neraca dan suplai uang fiat meningkat. Dalam skenario tersebut, Bitcoin tidak membutuhkan hype atau narasi baru untuk naik. Kenaikan harga terjadi secara mekanis sebagai respons terhadap ekspansi likuiditas.

Namun, Hayes juga mengingatkan potensi tekanan jangka pendek. Pergerakan yen yang cepat dapat memicu sentimen risk-off dan menekan pasar crypto sementara waktu. Ia menekankan pentingnya memantau neraca bank sentral, bukan sekadar pergerakan harga harian. Hingga ada sinyal jelas pencetakan uang, Hayes memilih bersikap defensif dan menunggu konfirmasi arah kebijakan moneter.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8