Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto memasuki minggu pertama Februari dengan pertarungan yang semakin sengit antara pihak bull (optimis) dan bear (pesimis). Saat ini, bear masih memegang kendali, namun para bull mulai melihat adanya peluang. Kondisi ini membuat volatilitas harga menjadi semakin rumit. Kerugian akibat likuidasi pun meningkat, baik untuk posisi Long maupun Short.
Mengapa altcoin seperti Solana (SOL), Hyperliquid (HYPE), dan Tron (TRX) perlu diamati dengan cermat? Artikel berikut akan mengulas lebih lanjut secara detail.
Di awal Februari, harga Solana (SOL) sempat turun di bawah $100 akibat tekanan negatif yang melanda pasar secara keseluruhan.
Baca juga: Harga Solana Turun 35%: Tekanan Jual Mulai Mereda, Pemburu Diskon Mulai Masuk!
Peta panas likuidasi selama 7 hari terakhir menunjukkan bahwa potensi likuidasi lebih banyak berasal dari posisi Short. Trader jangka pendek yang menggunakan leverage tampaknya yakin bahwa harga SOL masih bisa turun lebih dalam.

Namun, harga di kisaran $100 merupakan zona support terpenting bagi SOL dalam dua tahun terakhir. Meningkatkan leverage dan modal untuk melakukan Short di area support utama seperti ini biasanya membawa risiko tinggi.
Analisis terbaru dari laman BeInCrypto menunjukkan lonjakan tajam jumlah alamat baru di jaringan Solana selama Januari. Lebih dari 10 juta alamat baru dibuat setiap harinya.
Selain itu, terdapat beberapa faktor baru yang berpotensi mendorong pemulihan SOL. Di antaranya adalah pertumbuhan pengguna dari peluncuran meme coin, ekspansi stablecoin USD1, serta bergabungnya SOL dalam tren privasi melalui GhostSwap.
Tekanan jual yang disebabkan oleh sentimen negatif pasar kini berhadapan langsung dengan katalis bullish Solana di area $100. Konflik ini bisa memicu pergerakan harga yang tajam (wick) ke atas atau ke bawah. Baik trader Long maupun Short berisiko mengalami likuidasi.
Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa jika SOL berhasil menembus kembali ke atas $113 dalam minggu ini, potensi likuidasi posisi Short bisa mencapai $500 juta. Sebaliknya, jika harga SOL terus melemah hingga mendekati $86, posisi Long bisa mengalami kerugian likuidasi lebih dari $142 juta.
Hyperliquid (HYPE) menjadi salah satu dari sedikit altcoin yang mampu mempertahankan reli sebesar 50% sejak titik terendah pada 21 Januari. Sebagian besar altcoin lainnya justru mencetak harga terendah baru.
Peta likuidasi untuk HYPE menunjukkan kondisi yang cukup seimbang antara posisi Long dan Short. Pada harga saat ini yang berada di sekitar $31, pergerakan naik menuju $35,5 berpotensi memicu likuidasi posisi Short sekitar $80 juta. Sebaliknya, jika harga turun ke kisaran $26, posisi Long juga bisa mengalami likuidasi sebesar $80 juta.

Kemampuan HYPE untuk menguat di tengah tren pasar yang lesu sebenarnya sudah menjadi sebuah risiko tersendiri. Laporan dari BeInCrypto juga mencatat adanya arus keluar modal yang cukup besar, sementara pasar belum memiliki likuiditas yang memadai untuk menopang pemulihan harga.
Namun, HYPE memiliki katalis positifnya sendiri. Di antaranya adalah pengurangan alokasi token bulanan tim sebesar 90%. Selain itu, permintaan terhadap perdagangan pasangan logam di platform Hyperliquid turut mendukung harga token ini.
Saat ini, bull dan bear saling menetralkan kekuatan masing-masing. Dalam empat hari terakhir, HYPE membentuk pola candlestick “spinning top” secara berturut-turut — pola yang sering mengindikasikan potensi pergerakan harga besar dalam waktu dekat, yang pada gilirannya meningkatkan risiko likuidasi.
Baca juga: XRP Terancam Ambruk di Februari 2026? Data Musiman, Whale, & Level Kunci Ini Jadi Penentunya
Baru-baru ini, seorang wanita bernama Ten Ten (Zeng Ying), yang mengaku sebagai mantan kekasih Justin Sun, menuduh Sun melakukan manipulasi pasar TRON (TRX) pada tahap awal proyek tersebut. Ia mengklaim bahwa Sun menyuruh karyawan untuk membuka banyak akun Binance menggunakan identitas pribadi guna melakukan aktivitas trading terkoordinasi.
Isu ini berpotensi menyebarkan sentimen negatif di kalangan pemegang TRX, terlebih di tengah gelombang aksi jual panik yang melanda pasar.

Para trader jangka pendek kini bertaruh pada potensi penurunan lebih lanjut. Peta panas likuidasi menunjukkan bahwa posisi Short mendominasi potensi likuidasi. Jika TRX berhasil bangkit dan menembus level $0,31, likuidasi posisi Short bisa mendekati $29 juta.
Namun, ada juga sinyal yang menunjukkan bahwa permintaan terhadap TRX tetap menguat. Tron Inc. (NASDAQ: TRON) baru saja membeli tambahan 173.051 token TRX dengan harga rata-rata $0,29. Cadangan TRX perusahaan kini telah melampaui 679,2 juta token.
Jumlah alamat aktif mingguan di jaringan Tron juga terus meningkat selama beberapa tahun terakhir, dan kini mencapai 24,68 juta. Ini menjadi indikasi bahwa minat dan permintaan terhadap TRX tetap kuat meskipun pasar secara umum sedang melemah.

Trader Short mungkin meraih keuntungan dalam jangka pendek selama sentimen negatif masih mendominasi. Namun, tanpa strategi pengambilan untung yang jelas, keuntungan tersebut bisa dengan cepat menguap.
Setiap altcoin ini—Solana, Hyperliquid, dan TRX—memiliki narasi dan dinamika masing-masing. Namun, seiring meluasnya volatilitas pasar, risiko likuidasi meningkat tajam, baik bagi trader Long maupun Short.
“Total likuidasi pasar kripto secara keseluruhan telah melebihi $5 miliar dalam 4 hari terakhir, menjadi gelombang likuidasi terbesar sejak 10 Oktober,” lapor The Kobeissi Letter.
Seiring meningkatnya kerugian likuidasi, investor ritel bisa kehabisan modal untuk terus memberikan tekanan beli. Hal ini berpotensi mendorong pasar memasuki fase stagnasi yang berkepanjangan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.