Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Prospek jangka pendek Ethereum masih rapuh karena para trader menimbang tekanan teknikal versus perbaikan data on-chain. Lebih lanjut, perilaku pasar terbaru menunjukkan fase konsolidasi, bukan pemulihan, karena seller masih aktif mempertahankan level-level harga di atas.
Akibatnya, para analis menilai potensi kenaikan harga masih terbatas kecuali ETH mampu menunjukkan kekuatan dengan menembus dan bertahan di atas zona resistance terdekat. Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum (ETH) hari ini?

Pada 10 Februari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,060 atau setara dengan Rp34.696.763 mengalami turun 2,18% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp33.992.305 dan level tertingginya di Rp36.060.592.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.268 triliun, dengan volume perdagangan harian yang naik 21% menjadi Rp396,24 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Struktur 4 jam (9/2) Ethereum masih menunjukkan tren turun yang terkontrol, dengan harga bertahan di bawah jalur (channel) utama. Rebound dari level low $1.860 sejauh ini belum diikuti penguatan lanjutan yang meyakinkan dan lebih terlihat seperti gerakan korektif semata.
Selain itu, ETH terus tertahan di bawah area tengah channel, yang mengisyaratkan lemahnya demand setiap kali harga mencoba naik. Pola ini menunjukkan bahwa trader masih cenderung menjual saat harga menguat, bukan mengejar breakout. Karena itu, struktur yang lebih luas masih berpihak pada seller selama harga tertahan di bawah $2.150.

Level resistance pun masih jelas dan penting secara teknikal. Area $2.135–$2.150 terus berperan sebagai zona penolakan (rejection) pertama. Di atasnya, level Fibonacci 0,382 di sekitar $2.377 menjadi hambatan awal yang berarti bagi perbaikan momentum.
Lebih tinggi lagi, area $2.573 bertepatan dengan retracement 0,5 dan zona supply sebelumnya. Yang paling krusial, retracement 0,618 di sekitar $2.768 tetap menjadi level kunci yang harus ditembus bear jika dominasi mereka ingin berakhir.
Di sisi bawah, ETH masih menahan support jangka pendek di kisaran $2.000–$2.020. Zona ini memiliki bobot psikologis sekaligus relevan untuk pergerakan intraday. Jika area ini jebol, harga berpotensi menguji kembali swing low terbaru di dekat $1.863.
Lebih jauh ke bawah, area $1.740 menjadi zona demand besar terakhir dari rangkaian penurunan ini. Pergerakan menuju level tersebut akan mengonfirmasi keberlanjutan tren turun.
Indikator momentum juga masih mendukung skenario bearish. Data DMI menunjukkan nilai ADX berada di sekitar 31, yang menandakan tren yang cukup kuat. Sementara itu, garis negatif (DI-) masih berada di atas garis positif (DI+). Alhasil, kendali momentum tetap berada di tangan seller meski pergerakan harga belakangan ini cenderung sideways.

Data open interest Ethereum menunjukkan pola ekspansi dan reset yang berulang. Open interest cenderung meningkat saat harga menguat, mencerminkan bertambahnya penggunaan leverage. Ketika terjadi penurunan tajam, pasar kemudian mengalami likuidasi dan penutupan posisi secara cepat.
Baca juga: Vitalik Buterin All-Out Dukung Zcash dengan Langkah Besar di Ranah Privasi
Belakangan ini, open interest turun cukup tajam dari level yang tinggi. Penurunan ini lebih mengarah pada fase deleveraging yang lebih luas, bukan kepanikan pasar. Dengan demikian, risiko likuidasi jangka pendek tampak lebih rendah.

Di sisi lain, data aliran spot memberikan nuansa yang sedikit berbeda. Outflow dari bursa (exchange outflows) sempat mendominasi dalam jangka waktu yang cukup lama. Arus keluar ini mengindikasikan perilaku “hold” dan berkurangnya suplai yang beredar di pasar.
Namun, belakangan ini netflow mulai menyempit dan bergerak mendekati netral. Pergeseran ini lebih mencerminkan kondisi seimbang daripada akumulasi agresif. Selain itu, inflow terbaru masih tergolong kecil, yang menandakan sikap hati-hati di level harga saat ini.
Level-level kunci untuk Ethereum masih terlihat jelas sementara pasar berada dalam fase pemulihan yang rapuh.
Di sisi atas, area $2.135 dan $2.150 menjadi rintangan awal yang perlu ditembus. Jika harga mampu menembus dan mengonfirmasi break di atas zona ini, ruang kenaikan bisa terbuka menuju $2.377, lalu $2.573 jika momentum menguat.
Sementara itu, area resistance krusial tetap berada di kisaran $2.768, yang perlu ditembus dan berubah fungsi menjadi support untuk mengonfirmasi potensi perubahan tren yang lebih luas.
Di sisi bawah, zona $2.000–$2.020 berfungsi sebagai support jangka pendek sekaligus level psikologis penting. Jika area ini jebol, ETH berpotensi kembali melemah menuju $1.863. Di bawahnya, area $1.740 menjadi zona demand besar terakhir pada fase penurunan ini.
Secara teknikal, struktur harga masih menunjukkan bahwa Ethereum berada dalam fase korektif di dalam tren turun yang lebih besar. Harga masih bergerak di bawah level-level Fibonacci utama dan resistance channel menurun, sehingga setiap upaya kenaikan tetap rentan tertahan.
Indikator momentum pun masih cenderung berpihak pada seller, meski fase konsolidasi terbaru mulai mengisyaratkan perlambatan tekanan turun.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.