Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pergerakan pasar Shiba Inu (SHIB) kembali menjadi sorotan setelah data on-chain terbaru menunjukkan lonjakan besar arus masuk token ke bursa. Sekitar 150,4 miliar SHIB tercatat mengalir ke berbagai platform perdagangan, menambah tekanan jual di tengah upaya pemulihan harga.
Situasi ini memperlihatkan pasar yang masih bimbang antara tekanan bearish yang berkelanjutan dan harapan akan rebound jangka pendek. Dengan kondisi tersebut, para pelaku pasar kini menanti arah selanjutnya dari salah satu aset kripto paling populer ini.
Lonjakan arus masuk token Shiba Inu (SHIB) ke bursa menandakan meningkatnya niat jual di kalangan pemegang aset. Fenomena ini biasanya menjadi sinyal bahwa tekanan jual akan semakin kuat, terutama ketika sentimen pasar masih cenderung hati-hati. Data terbaru memperlihatkan bahwa setiap kali SHIB mencoba bangkit dari level terendah, pergerakannya selalu tertahan di sekitar Exponential Moving Average (EMA) 26 hari.
EMA ini kini berperan sebagai penghalang dinamis yang sulit ditembus, menandakan dominasi penjual dalam jangka menengah. Harga SHIB yang masih berada jauh di bawah rata-rata pergerakan utama pada grafik harian memperkuat sinyal bearish.
Setiap upaya pemulihan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir selalu gagal menembus resistance EMA 26 hari. Hal ini menunjukkan bahwa struktur tren secara keseluruhan masih dikuasai oleh tekanan jual. Jika arus masuk ke bursa tidak segera mereda, potensi penurunan harga ke zona support yang lebih rendah semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Harga Emas 5 Tahun Terakhir: Grafik, Tren, & Analisa Pergerakan 2021–2026

Analisis volume perdagangan juga memperkuat pandangan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar Shiba Inu (SHIB). Meskipun sesekali terjadi lonjakan pembelian, volume tersebut belum cukup untuk menandingi likuiditas dari sisi penjual yang terus mengalir. Kondisi ini membuat harga SHIB rentan terhadap penurunan lebih lanjut jika level support terdekat gagal bertahan.
Ketika pasokan di bursa meningkat, biasanya harga akan semakin tertekan, apalagi jika sentimen pasar belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Di sisi lain, pasar kripto secara umum, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Ripple (XRP), juga tengah menghadapi tekanan serupa.
Ketidakpastian global dan volatilitas tinggi membuat investor cenderung memilih untuk menjual aset berisiko seperti SHIB. Jika tekanan jual terus berlanjut, bukan tidak mungkin SHIB akan bergerak menuju zona konsolidasi yang lebih rendah. Para analis pun memperingatkan bahwa fase koreksi ini bisa berlangsung lebih lama jika tidak ada katalis positif yang signifikan.
Meskipun tren utama masih lemah, Shiba Inu (SHIB) dikenal mampu menciptakan reli pemulihan singkat setelah memasuki kondisi oversold. Indikator Relative Strength Index (RSI) mulai menunjukkan pemulihan perlahan dari wilayah jenuh jual, membuka peluang terjadinya relief rally dalam waktu dekat.
Namun, setiap kenaikan harga diperkirakan akan langsung menghadapi resistance kuat di area EMA 26 hari. Tanpa adanya dorongan beli yang signifikan, reli jangka pendek ini kemungkinan besar hanya bersifat sementara. Untuk membalikkan tren bearish, SHIB harus mampu menembus dan bertahan di atas EMA 26 hari secara konsisten.
Jika tidak, tekanan jual akan kembali mendominasi dan membawa harga ke level support berikutnya. Para pelaku pasar kini menunggu apakah arus masuk ke bursa akan melambat dan pembeli mulai mengambil alih kendali. Jika tidak ada perubahan signifikan, SHIB berpotensi melanjutkan konsolidasi di zona harga yang lebih rendah.
Dengan arus masuk token yang masih tinggi dan tekanan jual yang belum mereda, Shiba Inu (SHIB) menghadapi tantangan besar untuk membalikkan tren negatif. Meskipun peluang rebound jangka pendek tetap ada, kekuatan penjual masih mendominasi pasar. Keberhasilan SHIB untuk bertahan di atas level support kunci dan menembus resistance EMA 26 hari akan menjadi penentu arah selanjutnya. Dalam beberapa sesi mendatang, dinamika antara arus masuk ke bursa dan minat beli akan sangat menentukan nasib harga SHIB.
Baca Juga: Harga Perak 1 kg di Tahun 2026: Update & Analisa Tren Terbaru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.