Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto kembali dikejutkan dengan penurunan tajam yang menimpa Ethereum Classic (ETC) setelah kehilangan momentum bullish-nya secara tiba-tiba. Kamu mungkin melihat bahwa aset cryptocurrency ini mengalami koreksi dalam yang menghapus keuntungan yang telah dikumpulkan selama beberapa hari terakhir di tengah fluktuasi pasar. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan investor karena struktur harga yang mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat tekanan jual yang masif dari para pemegang besar.

Harga Ethereum Classic (ETC) terpantau mengalami kejatuhan yang cukup signifikan hingga menyentuh angka sekitar Rp319.751 ($19) setelah terkoreksi sebesar 9 persen. Kamu bisa melihat adanya tekanan distribusi yang kuat di pasar cryptocurrency yang menyebabkan aset ini gagal mempertahankan area dukungan krusialnya dalam waktu singkat. Para analis teknikal menilai bahwa penembusan level ini merupakan sinyal bearish yang cukup kuat bagi pergerakan harga ETC dalam jangka pendek.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa volume penjualan dari para “whale” mulai mendominasi dibandingkan dengan minat beli dari para trader ritel. Kamu perlu memperhatikan bahwa pergerakan crypto ini juga dipengaruhi oleh konsentrasi modal yang tinggi di tangan sedikit pemegang besar, yang meningkatkan risiko manipulasi harga. Jika Ethereum Classic tidak segera melakukan pemulihan di atas level psikologis tersebut, maka potensi penurunan lebih lanjut akan semakin terbuka lebar bagi para investor.
Baca Juga: Emas Terancam? 5 Faktor Kritis yang Bisa Mengakhiri Reli 7 Bulan Beruntun Emas

Struktur kepemilikan aset cryptocurrency ini menunjukkan adanya konsentrasi modal yang cukup tinggi, yang saat ini justru memberikan keunggulan bagi pihak penjual atau “bears”. Kamu harus waspada karena dominasi pemegang besar ini dapat memicu tekanan jual berantai jika mereka memutuskan untuk melakukan ambil untung secara bersamaan. Para ahli berpendapat bahwa kondisi ini membuat harga ETC menjadi sangat rentan terhadap volatilitas ekstrem dibandingkan dengan aset crypto lain yang memiliki distribusi lebih merata.

Sentimen negatif mulai menyelimuti ekosistem Ethereum Classic (ETC) seiring dengan berkurangnya kepercayaan pasar terhadap kemampuan aset ini untuk bangkit dalam waktu dekat. Kamu sebaiknya memantau indikator on-chain untuk melihat apakah ada aliran dana keluar yang signifikan dari dompet-dompet besar ke bursa perdagangan cryptocurrency. Kurangnya katalis positif dari sisi pengembangan jaringan juga turut memperberat langkah ETC untuk keluar dari zona merah yang cukup mengkhawatirkan ini.

Meskipun saat ini sedang tertekan, peluang untuk terjadinya rebound teknis menuju level Rp353.409 ($21) tetap terbuka jika sentimen pasar cryptocurrency secara global membaik. Kamu dapat memperhatikan indikator RSI yang mulai mendekati area jenuh jual, yang sering kali menjadi titik balik bagi aksi beli spekulatif di pasar digital. Keberhasilan ETC untuk kembali ke atas garis tren naik akan menjadi konfirmasi penting bagi berakhirnya fase koreksi tajam yang sedang terjadi saat ini.
Investor jangka panjang biasanya melihat penurunan di pasar crypto sebagai kesempatan untuk melakukan akumulasi pada harga yang lebih kompetitif dengan strategi bertahap. Kamu disarankan untuk tetap mengikuti perkembangan berita terkait ekosistem cryptocurrency dan menjaga manajemen risiko agar tetap aman di tengah kondisi pasar yang dinamis. Selalu lakukan analisis mandiri dan jangan terburu-buru mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan pergerakan harga sesaat yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga: MicroStrategy Siap Salip Bitcoin? Simak Prediksi Mengejutkan Jelang Akhir Februari!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.