BTC Terancam Anjlok Lebih Dalam, Pakar dan CEO JPMorgan Ungkap Sinyal Krisis Mirip 2008!

Di-update
February 25, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali diguncang sentimen negatif setelah Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam. Tidak hanya Bitcoin (BTC), sejumlah aset digital utama lain juga ikut tertekan seiring dengan pelemahan pasar saham global.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dan kekhawatiran geopolitik, para analis memperingatkan potensi penurunan lebih dalam untuk Bitcoin (BTC). Sementara itu, CEO JPMorgan, Jamie Dimon, mengingatkan adanya kemiripan kondisi pasar saat ini dengan krisis keuangan global tahun 2008.

Tekanan Jual Bitcoin (BTC) Meningkat, Sinyal Teknis Semakin Negatif

Data terbaru dari CryptoQuant menunjukkan bahwa tekanan jual pada Bitcoin (BTC) semakin kuat setelah indeks Coinbase Premium gagal bertahan di atas level nol. Indikator ini menandakan bahwa minat beli dari investor institusi di Amerika Serikat mulai memudar, sehingga momentum pasar berbalik ke arah penjual.

Penurunan ini diperparah dengan hilangnya level support penting di kisaran $65.000, yang selama ini menjadi benteng psikologis bagi para pelaku pasar. Dengan support tersebut jebol, Bitcoin (BTC) kini terekspos pada area likuiditas yang lebih rendah di rentang $60.000 hingga $63.000.

Analis dari Glassnode dan 10x Research juga memperingatkan bahwa harga Bitcoin (BTC) masih berpotensi turun lebih jauh dalam waktu dekat. Salah satu analis, Ted, menyoroti bahwa rasio taker buy/sell Bitcoin (BTC) telah jatuh di bawah angka satu, menandakan dominasi penjual dalam transaksi saat ini.

Selain itu, indikator RSI bulanan yang turun di bawah level 38 secara historis sering kali menjadi pertanda mendekati siklus dasar harga. Namun, Ted menegaskan bahwa arah pergerakan Bitcoin (BTC) kini sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar saham global, bukan lagi faktor fundamental internal.

Baca juga: Harga Shiba Inu (SHIB) Diproyeksi Melejit 700% di 2026, Ini Faktor Penentunya!

Peringatan CEO JPMorgan: Risiko Kredit Mirip Krisis 2008

Di tengah gejolak pasar kripto, Jamie Dimon selaku CEO JPMorgan Chase mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi pasar keuangan global. Dimon menilai bahwa saat ini terdapat kemiripan dengan periode sebelum krisis keuangan 2008, di mana banyak institusi keuangan mengambil risiko kredit berlebihan demi mengejar keuntungan jangka pendek.

Ia menyebut beberapa tindakan kompetitor sebagai “hal bodoh” yang hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan bunga bersih tanpa memperhatikan risiko jangka panjang. Meski demikian, Dimon menegaskan bahwa JPMorgan tidak akan mengikuti jejak tersebut dan tetap menjaga prinsip kehati-hatian.

Dimon juga menyoroti bahwa siklus kredit saat ini memang masih terlihat solid, namun ia memperingatkan bahwa “retakan” akan muncul sewaktu-waktu. Ia menambahkan bahwa waktu terjadinya koreksi besar memang sulit diprediksi, namun sejarah membuktikan bahwa euforia pasar sering kali diikuti oleh penyesuaian tajam.

Selain itu, Dimon menyoroti peran teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai kekuatan disruptif yang dapat mengubah lanskap industri keuangan dan perangkat lunak secara signifikan. Hal ini menambah ketidakpastian di tengah volatilitas pasar yang sudah tinggi.

Baca juga: Clarity Act Crypto 2026 Terjun Bebas, Tariff Global 15% Picu Kepanikan Pasar Kripto?

Prediksi Jangka Panjang: Bitcoin (BTC) Bisa Tembus $450.000?

Meski tekanan jangka pendek masih membayangi, sejumlah lembaga keuangan tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin (BTC). TD Cowen, misalnya, memproyeksikan bahwa nilai Bitcoin (BTC) bisa melonjak hingga lima kali lipat jika terjadi lonjakan besar dalam tokenisasi aset dunia nyata dan penurunan kecepatan perputaran aset digital hingga 90%.

Dalam skenario tersebut, harga Bitcoin (BTC) berpotensi mencapai sekitar $450.000 per koin dalam beberapa tahun ke depan. Namun, proyeksi ini sangat bergantung pada asumsi bahwa adopsi tokenisasi aset akan meluas secara global.

Sumber: Coingape

Selain itu, TD Cowen juga memperkirakan bahwa Bitcoin (BTC) dapat menembus level $225.000 pada akhir tahun fiskal 2027. Meski demikian, mereka mengingatkan bahwa model prediksi ini sangat sensitif terhadap perubahan variabel makroekonomi dan perkembangan regulasi di sektor kripto.

Saat ini, harga Bitcoin (BTC) masih berada di kisaran $64.438, turun 0,30% dalam 24 jam terakhir dan melemah 5,33% secara mingguan. Struktur harga jangka pendek menunjukkan tren penurunan yang jelas, dengan resistance terdekat di $65.000 dan support utama di $62.500.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8