Harga Bitcoin Melonjak ke $68.000 Hari Ini (26/2): Pemulihan Sesaat atau Sinyal Awal Bull Run?

Di-update
February 26, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) melonjak tajam minggu ini, sempat mendekati angka $70.000 sebelum akhirnya kembali terkoreksi. Pergerakan tersebut memicu perdebatan di seluruh pasar: apakah Bitcoin akhirnya telah mencapai titik terendah (bottoming), ataukah ini hanyalah relief rally di tengah fase bearish yang lebih luas?

Berbagai indikator on-chain, derivatif, serta institusional menunjukkan tanda-tanda awal stabilisasi. Namun, sejumlah sinyal utama masih mengarah pada pemulihan yang rapuh, alih-alih sebuah pembalikan arah bullish yang terkonfirmasi.

Harga Bitcoin Naik 3,21% dalam Waktu 24 Jam

Pada 26 Februari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $68,095 atau setara dengan Rp1.140.458.432 mengalami kenaikan 3,21% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.092.201.058 dan harga tertingginya di Rp1.164.954.447.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp22.838 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 22% menjadi Rp881,45 triliun.

Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu: Muncul Sinyal ‘Death Cross’, akankah SHIB Anjlok?

Pasar Opsi Menunjukkan Kondisi yang Rapuh, Bukan Dukungan yang Kuat

Penempatan posisi opsi Bitcoin baru-baru ini bergeser ke arah apa yang disebut oleh para trader sebagai rezim gamma negatif, menurut heatmap GEX Glassnode.

Secara sederhana, gamma mengukur bagaimana pembuat pasar (market makers) opsi melakukan lindung nilai (hedging) terhadap risiko. Ketika Bitcoin berada di zona gamma negatif, lindung nilai yang dilakukan dealer cenderung memperkuat pergerakan harga. Artinya, reli harga dapat terakselerasi dengan cepat—namun begitu pula dengan aksi jual (selloff).

Heatmap tersebut juga menunjukkan lebih sedikit “dinding gamma” (gamma walls) resistensi yang kuat di atas harga saat ini. Hal ini meminimalkan hambatan bagi pergerakan ke atas, yang menjelaskan penyebab lonjakan mendadak Bitcoin. Namun, hal ini juga berarti pasar kekurangan stabilitas struktural.

Tanpa dukungan lindung nilai yang kuat, pergerakan harga tetap rapuh dan rentan terhadap pembalikan arah (reversal).

Permintaan Spot Bitcoin Membaik untuk Pertama Kalinya dalam Beberapa Bulan

Data CryptoQuant menunjukkan bahwa permintaan nyata (apparent demand) Bitcoin, yang mengukur akumulasi bersih versus pasokan baru, telah berubah menjadi positif untuk pertama kalinya sejak November.

Ini merupakan sinyal awal yang penting. Ketika permintaan melebihi pasokan, hal ini menunjukkan bahwa pembeli mulai masuk dan menyerap koin dari para penjual. Namun, satu pergeseran positif belum mengonfirmasi pembalikan arah sepenuhnya.

Selama fase bear market di masa lalu, peningkatan permintaan sementara sering kali terjadi sebelum konsolidasi lebih lanjut. Tren kenaikan permintaan yang berkelanjutan selama beberapa minggu akan memberikan konfirmasi yang lebih kuat.

Pemegang Jangka Pendek Masih Menjual dalam Kondisi Rugi

Indikator kunci lainnya berasal dari data laba dan rugi pemegang jangka pendek (short-term holder) CryptoQuant, yang memantau apakah investor baru menjual aset mereka dalam kondisi untung atau rugi.

Data tersebut menunjukkan bahwa para pemegang jangka pendek telah konsisten menjual rugi sejak akhir Januari. Beberapa lonjakan kerugian besar terjadi pada awal Februari dan terulang kembali baru-baru ini.

Baca juga: Volume SUI Tembus $43 Miliar di Awal 2026, Ungguli Kompetitor L1 Lainnya

Pola ini dikenal sebagai kapitulasi, di mana investor yang lebih “lemah” keluar dari pasar. Kapitulasi umumnya terjadi di dekat titik terendah pasar (market bottoms), karena pembeli yang lebih kuat menyerap kerugian tersebut.

Namun, sinyal ini belum sepenuhnya berbalik arah. Selama pemegang jangka pendek belum mulai menjual dengan keuntungan kembali, para analis memperingatkan bahwa reli harga dapat menjadi “likuiditas keluar” (exit liquidity), di mana investor yang terjebak melakukan aksi jual saat harga menguat alih-alih bertahan (holding).

Data Teknis dan Historis Menunjukkan Tekanan Jual Mulai Mereda

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) Bitcoin, sebuah indikator momentum, baru-baru ini pulih setelah mencapai level jenuh jual (oversold) yang ekstrem pada awal Februari. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan jual telah melemah.

Secara historis, pemulihan RSI semacam ini sering kali memicu pantulan harga (rebound) jangka pendek.

Data kinerja kuartalan juga menunjukkan bahwa Bitcoin jarang mengalami kerugian besar selama beberapa kuartal berturut-turut. Meskipun pola ini tidak menjamin harga telah mencapai titik terendah, hal ini mendukung pandangan bahwa pasar mungkin sedang memasuki fase stabilisasi.

Arus Dana Institusional Masih Menunjukkan Kelemahan

Posisi institusional tetap menjadi perhatian utama. Data sebelumnya menunjukkan bahwa ETF Bitcoin mengalami arus keluar (outflows) yang berkelanjutan, dan laporan SEC mengungkapkan bahwa penasihat investasi besar serta dana lindung nilai (hedge funds) mengurangi eksposur mereka secara signifikan pada akhir 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa permintaan institusional belum sepenuhnya kembali. Pasar bullish yang kuat biasanya membutuhkan arus masuk (inflows) yang konsisten dari para investor besar.

Tanda-Tanda Awal Titik Terendah, Namun Pasar Bullish Belum Terkonfirmasi

Bitcoin menunjukkan beberapa sinyal awal telah mencapai titik terendah (bottoming). Permintaan spot mulai membaik, kapitulasi tampaknya mulai terserap oleh pasar, dan indikator teknis menunjukkan bahwa tekanan jual mulai memudar.

Namun, sinyal konfirmasi utama masih belum terlihat. Pemegang jangka pendek tetap berada di wilayah kerugian, arus dana institusional masih lemah, dan struktur pasar opsi menunjukkan kondisi yang rapuh.

Untuk saat ini, reli Bitcoin tampak lebih konsisten dengan pantulan pemulihan (relief bounce) daripada sebuah pembalikan arah bullish yang terkonfirmasi. Pemulihan yang berkelanjutan kemungkinan besar memerlukan permintaan yang lebih kuat, kembalinya arus masuk institusional, serta stabilitas harga di atas level resistensi utama.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8