Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Ethereum (ETH) mencatatkan kenaikan sekitar 3,4% pada 25 Februari, memperpanjang sinyal pemulihan (rebound) yang mulai terlihat pada grafik teknis kemarin.
Namun, pemulihan ini disinyalir lebih dari sekadar pantulan harga sesaat. Analisis yang lebih mendalam mengungkap adanya pergeseran posisi secara senyap yang mungkin luput dari perhatian banyak trader. Para whale Ethereum terpantau melakukan akumulasi agresif di tengah kejatuhan harga baru-baru ini, bahkan ketika posisi leverage bertumbangan dan sentimen ketakutan mendominasi pasar.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum hari ini?

Pada 26 Februari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,055 atau setara dengan Rp34.437.727 mengalami kenaikan 7,63% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp31.709.722 dan level tertingginya di Rp35.499.556.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.149 triliun, dengan volume perdagangan harian yang naik 35% menjadi Rp467 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga: Harga Bitcoin Melonjak ke $68.000 Hari Ini (26/2): Pemulihan Sesaat atau Sinyal Awal Bull Run?
Kejatuhan harga Ethereum baru-baru ini menyapu bersih harga sekaligus leverage. Antara tanggal 27 Januari hingga 6 Februari, harga Ethereum anjlok sekitar 43%. Pada periode yang sama, total open interest turun dari $15,9 miliar dan saat ini tertahan di kisaran $8,73 miliar.
Open interest mengukur total posisi futures yang menggunakan leverage, sehingga penurunan sebesar $7,17 miliar ini mengonfirmasi terjadinya pembersihan leverage (leverage flush) secara masif.

Leverage flush terjadi ketika para trader yang menggunakan leverage terpaksa keluar dari posisi mereka, biasanya selama penurunan harga yang tajam. Proses ini berfungsi menghilangkan tekanan spekulatif dari pasar. Namun, di saat para trader ritel dipaksa keluar (force exit), para whale justru melakukan hal sebaliknya.
Pemegang besar Ethereum meningkatkan kepemilikan mereka dari 104,48 juta ETH pada 27 Januari menjadi 113,39 juta ETH saat ini, terlepas dari adanya beberapa aksi jual kecil di sela-selanya. Ini berarti para whale secara bersih menambah 8,91 juta ETH selama periode kejatuhan tersebut.
Dengan estimasi harga rata-rata mendekati $2.100 selama periode ini, nilai akumulasi tersebut setara dengan sekitar $18,7 miliar.

Hal ini menunjukkan bahwa para whale tidak melakukan aksi jual panik (panic-selling). Sebaliknya, mereka menyerap pasokan aset selama terjadinya likuidasi paksa (forced liquidations). Perilaku seperti ini biasanya menandakan penempatan posisi jangka panjang (long-term positioning) alih-alih sekadar perdagangan jangka pendek.
Keberadaan whale saja tidak cukup untuk mengonfirmasi pergeseran struktural. Para pemegang jangka panjang (LTH) juga harus menunjukkan keyakinan (conviction) yang kuat.
Awalnya, para pemegang jangka panjang menunjukkan ketidakpastian. Metrik HODLer Net Position Change tetap negatif hampir di sepanjang awal Februari, menunjukkan adanya tekanan jual bahkan di kalangan investor berpengalaman. Penurunan harga tampaknya sempat menggoyahkan pendirian mereka. Namun, perilaku ini baru-baru ini mengalami perubahan.

Pada 21 Februari, pemegang jangka panjang mulai melakukan akumulasi kembali. Hingga 24 Februari, mereka menambah 9.454 ETH dalam satu hari. Pergeseran ini menunjukkan bahwa investor jangka panjang mulai menyelaraskan posisi mereka dengan akumulasi whale setelah sempat ragu selama berminggu-minggu. Data arus bursa (exchange flow) menambahkan lapisan informasi penting lainnya.
Exchange Net Position Change tetap negatif di sepanjang periode kejatuhan harga. Nilai negatif berarti koin-koin keluar dari bursa alih-alih masuk. Hal ini menunjukkan bahwa investor memindahkan ETH mereka ke dompet pribadi alih-alih bersiap untuk menjualnya. Sebagai contoh, arus keluar bursa mencapai 227.300 ETH pada 23 Februari.
Baca juga: Prediksi Harga Shiba Inu: Muncul Sinyal ‘Death Cross’, akankah SHIB Anjlok?

Meskipun arus keluar melambat menjadi 109.631 ETH pada hari berikutnya, tren tersebut tetap menunjukkan akumulasi bersih daripada aksi jual panik (panic selling).
Selain itu, penurunan angka arus keluar ini juga bisa menjadi kabar baik karena pemegang jangka pendek tampaknya juga telah keluar dari pasar. Pangsa pasokan Ethereum yang dipegang oleh pemegang jangka pendek (kategori yang memegang kurang dari satu minggu) turun dari 3,2% pada awal Februari menjadi 2,1% saat ini. Tren ini terungkap melalui metrik HODL Waves, yang memisahkan kohort investor berdasarkan durasi kepemilikan.
Hal ini mengonfirmasi bahwa para trader spekulatif telah disapu bersih (flushed out) dari pasar, yang juga menjelaskan angka arus keluar yang lebih rendah. Ketika “tangan lemah” (weak hands) keluar dan “tangan kuat” (strong hands) melakukan akumulasi, pasar sering kali bergerak menuju titik terendah struktural. Kondisi ini mendukung tesis pergeseran pasar menuju arah bullish yang telah dibahas sebelumnya.

Struktur harga Ethereum kini mulai mencerminkan sinyal-sinyal akumulasi tersebut. Indeks Kekuatan Relatif (RSI), yang mengukur momentum, menunjukkan adanya divergensi bullish. Antara 21 November hingga 24 Februari, harga Ethereum membentuk titik terendah yang lebih rendah (lower low), namun RSI justru membentuk titik terendah yang lebih tinggi (higher low).
Hal ini menandakan bahwa tekanan jual mulai melemah meskipun harga belum pulih sepenuhnya—sebuah sinyal teknis bullish yang telah disebutkan sebelumnya dalam pendahuluan.

Divergensi serupa sempat muncul pada 19 Februari, namun kemungkinan besar gagal karena dukungan dari pemegang jangka panjang saat itu masih lemah. Pengaturan (setup) saat ini berbeda karena akumulasi kini terjadi secara serentak di kalangan whale, pemegang jangka panjang, dan arus bursa (exchange flows). Kondisi ini meningkatkan probabilitas upaya pantulan (rebound) yang lebih kuat, atau bahkan sebuah pembalikan arah secara teoritis.
Ethereum kini tengah menguji zona pemulihan kritis.
Namun, risiko penurunan tetap membayangi. Jika Ethereum jatuh ke bawah $1.740 sebelum sempat memantul lebih tinggi, maka tesis dasar struktural ini akan gugur. Hal tersebut akan menandakan bahwa para whale mungkin melakukan akumulasi di dasar lokal (local bottom), sementara tren turun yang lebih luas sebenarnya masih tetap aktif.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.