Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) mengalami volatilitas ekstrem dalam sepekan terakhir setelah pergerakan whipsaw memicu likuidasi hampir USD 300 juta atau sekitar Rp5,05 triliun dalam 24 jam (kurs 1 USD = Rp16.835). Harga sempat menyentuh puncak lokal di USD 69.988 sebelum turun hampir 10% ke USD 63.030. Namun, rebound cepat dalam waktu kurang dari sehari memicu spekulasi bahwa bias jangka pendek cryptocurrency ini kembali bullish.
Data menunjukkan total likuidasi mencapai USD 299,72 juta atau sekitar Rp5,05 triliun. Baik posisi long maupun short terdampak hampir seimbang, mencerminkan kondisi pasar yang sangat berisiko. Pergerakan harga yang tajam membuat trader sulit memprediksi arah dalam jangka pendek.
Bitcoin (BTC) turun dari USD 69.988 (sekitar Rp1,17 miliar) ke USD 63.030 (sekitar Rp1,06 miliar). Penurunan ini setara dengan koreksi sekitar 9,94% dalam beberapa hari. Volatilitas seperti ini menjadi ciri khas pasar crypto, terutama saat likuiditas menipis di akhir pekan.
Baca Juga: 5 Hal Penting Mengenai Gold Bullion, Instrumen Safe Haven Paling Solid Selain Crypto!
Level USD 62.900 atau sekitar Rp1,06 miliar kembali dipertahankan oleh pembeli. Area ini menjadi penutupan harian penting sejak awal Februari dan sering disebut sebagai “mother candle” oleh analis teknikal. Bertahannya level ini memperkuat argumen bullish jangka pendek.
Harga Bitcoin langsung memantul sekitar 7,71% dari area USD 63.000 dalam waktu kurang dari 24 jam. Rebound cepat ini menunjukkan adanya minat beli signifikan di zona support. Jika support tetap kokoh, peluang kenaikan lanjutan terbuka.
Pada grafik 4 jam (H4), struktur harga menunjukkan break di atas lower high sebelumnya di USD 68.698 atau sekitar Rp1,15 miliar. Setelah retracement, harga kembali menguat dari zona USD 63.000. Level Fibonacci 78,6% di USD 64.100 (sekitar Rp1,08 miliar) berhasil direbut kembali.
Reklamasi level Fibonacci ini menjadi sinyal teknikal positif. Selain itu, volume spot yang meningkat mengindikasikan reli bukan sekadar aksi berburu likuidasi. Kombinasi struktur harga dan volume memperkuat bias bullish jangka pendek.
Meski struktur jangka pendek terlihat positif, volatilitas akhir pekan tetap menjadi risiko. Sesi perdagangan New York pada hari Senin diperkirakan menentukan arah lanjutan pekan ini. Jika tekanan jual muncul kembali, BTC bisa kembali menguji support.
Selain itu, kondisi makro dan sentimen global tetap memengaruhi pergerakan crypto. Bitcoin (BTC), sebagai aset terbesar di pasar cryptocurrency, sering menjadi barometer arah altcoin seperti Ethereum (ETH) dan Ripple (XRP). Oleh karena itu, pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada volume dan momentum lanjutan.
Secara keseluruhan, volatilitas pekan ini menjadi ujian bagi trader dan investor. Support Rp1,06 miliar menjadi benteng utama sebelum potensi penurunan lebih dalam. Jika bertahan, peluang kenaikan kembali menuju Rp1,15–Rp1,17 miliar tetap terbuka.
Baca Juga: 5 Keunggulan Deposito Emas Pegadaian
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.