Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) sempat kembali bergerak di atas $70.00 seiring meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar spot maupun derivatif. Investor Robert Kiyosaki menyatakan bahwa emas melonjak $128 dalam satu hari, serta menilai perak dan Bitcoin berpotensi “meluncur” tajam. Sejalan dengan itu, analis crypto bernama Ted menyebut valuasi pasar crypto bertambah hampir $100 miliar hanya dalam waktu satu jam.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Pada 3 Maret 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $68,870 atau setara dengan Rp1.161.982.611 mengalami koreksi kenaikan 3,76% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.104.845.165 dan harga tertingginya di Rp1.176.404.064.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp23.315 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 32% menjadi Rp1.016 triliun.
Baca juga: Altcoin Siap Meledak di Maret? Sinyal Kuat Mulai Muncul di Tengah Pasar Lesu!
Data CoinGlass menunjukkan volume perdagangan derivatif naik 8,7% menjadi $72,3 miliar. Pada periode yang sama, open interest turut bertambah 6% menjadi $46,9 miliar. Ketika open interest meningkat bersamaan dengan kenaikan harga, kondisi ini sering diartikan sebagai masuknya posisi-posisi baru, bukan sekadar penutupan posisi lama.
Pengamat pasar juga mencatat adanya sapuan likuiditas (liquidity sweep) yang kuat di sekitar level $65.200. Setelah itu, harga bergerak naik menuju point of control di area $68.200. Sejumlah analis menilai bahwa penutupan candle empat jam yang konsisten di atas zona ini dapat menjadi konfirmasi kekuatan jangka pendek.
Analis kripto Michaël van de Poppe menyatakan bahwa Bitcoin menembus $65.000 dan mengubah level tersebut menjadi support. Ia menambahkan bahwa area target berikutnya berpotensi berada di kisaran $75.000 hingga $80.000.
Ia juga menyoroti bahwa emas dan perak mengalami koreksi ringan setelah pembukaan pasar AS.
Analisis CryptoQuant pada 1 Maret meninjau metrik Short-Term Holder P&L to Exchanges untuk Bitcoin. Metrik ini mengukur apakah pembeli baru-baru ini mengirim BTC ke bursa dalam kondisi untung atau rugi. Secara umum, pemegang jangka pendek cenderung bereaksi cepat terhadap perubahan pasar yang mendadak.
Pada 5–6 Februari, sekitar 89.000 BTC berpindah ke bursa dalam kondisi rugi dalam waktu 24 jam. Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan penurunan tajam dan sering dibaca sebagai fase kapitulasi. Sejak itu, arus masuk ke bursa yang didorong oleh realisasi kerugian berangsur menurun.

Ketegangan geopolitik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran sempat menguji stabilitas pasar. Bitcoin turun sesaat ke kisaran $63.000–$64.000. Namun, arus masuk ke bursa dari pemegang jangka pendek tidak menunjukkan lonjakan berarti pada pergerakan tersebut.
Pada kerangka waktu mingguan, Bitcoin diperdagangkan di sekitar support kanal $65.000. Level ini berimpit dengan batas bawah kanal naik jangka panjang. Menurut analis kripto Trader Tardigrade, koreksi-koreksi sebelumnya dalam struktur ini kerap menemukan pijakan di level yang serupa.
Relative Strength Index (RSI) mingguan masih berada di wilayah oversold. Pada siklus-siklus sebelumnya, pembacaan RSI yang mirip di dekat support kanal sering diikuti oleh pemantulan. Berdasarkan pandangan analis tersebut, biasnya cenderung bullish karena penutupan mingguan BTC masih bertahan di atas $65.000.
Pada grafik BTCUSD yang ia rujuk, support utama saat ini tetap berada di sekitar $65.000. Penembusan yang tegas di bawah level tersebut dapat membuka ruang pelemahan menuju $58.000–$60.000. Di sisi atas, jika momentum bullish bertahan, resistance berikutnya diperkirakan muncul di sekitar $70.937 dan $71.254.
Menurut Trader Tardigrade, bila pergerakan harga berlanjut sejalan dengan kanal tersebut, proyeksi jangka panjang dari analisis kanal dapat mengarah ke $110.000–$120.000. Ketika pencarian “buy Bitcoin” mencapai level tertinggi dalam lima tahun, proyeksi batas atas kanal mengisyaratkan potensi level yang lebih tinggi seiring waktu selama strukturnya tetap utuh.
Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah apakah Bitcoin mampu mempertahankan momentum di atas $70.000 di tengah meningkatnya volatilitas akibat konflik Amerika Serikat–Iran.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.