Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Februari 2025 menjadi bulan yang mencatatkan rekor terendah dalam kerugian akibat peretasan dan penipuan di dunia crypto selama 11 bulan terakhir. Berdasarkan laporan dari perusahaan keamanan blockchain PeckShield, total kerugian yang tercatat hanya mencapai $26,5 juta, jauh lebih rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Penurunan ini menandai perubahan signifikan dalam lanskap keamanan aset digital, terutama setelah tahun-tahun sebelumnya diwarnai oleh serangkaian mega-hack yang mengguncang industri. Banyak pihak menilai, tren positif ini menjadi sinyal bahwa ekosistem crypto mulai berbenah dan memperkuat pertahanan terhadap ancaman siber.
Menurut PeckShield, hanya terdapat 15 insiden peretasan dan penipuan selama Februari 2025, dengan dua kasus terbesar menyumbang mayoritas kerugian. Kasus terbesar terjadi pada platform YieldBlox, di mana dana sebesar $10 juta raib akibat manipulasi harga pada pool pinjaman yang dikelola DAO pada 21 Februari.

Sementara itu, IoTeX, protokol identitas terdesentralisasi, kehilangan sekitar $8,9 juta akibat eksploitasi private key di hari yang sama. Jika dibandingkan dengan Januari yang mencatat kerugian lebih dari $86 juta, penurunan sebesar 69,2% ini menjadi pencapaian luar biasa. PeckShield menyoroti bahwa tidak adanya mega-hack seperti kasus Bybit senilai $1,5 miliar pada Februari tahun lalu turut berperan dalam menekan angka kerugian.
Selain itu, volatilitas pasar yang tinggi, terutama saat Bitcoin (BTC) sempat turun di bawah $70.000, membuat fokus pelaku pasar bergeser dari eksploitasi protokol ke pengelolaan likuiditas. Kondisi ini menciptakan periode cooling down di mana aktivitas peretasan menurun secara signifikan. Dengan demikian, dinamika pasar dan absennya serangan besar menjadi faktor utama di balik penurunan kerugian crypto bulan ini.
Baca juga: Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia Hari Ini (3/3/26)
Analis dari Kronos Research, Dominick John, menilai bahwa penurunan kerugian juga didorong oleh penguatan kontrol risiko, peningkatan standar mitra, serta pemantauan real-time yang semakin canggih di berbagai platform utama. Modal kini lebih selektif, hanya mengalir ke protokol yang memiliki kerangka keamanan matang dan terbukti.
John menambahkan, tren penurunan kerugian diprediksi akan berlanjut seiring semakin dewasanya proses audit, monitoring, dan penerapan kerangka risiko institusional di industri crypto. Kecerdasan buatan (AI) juga mulai memainkan peran penting dalam memperkuat keamanan, seperti melalui review kode otomatis, deteksi anomali, hingga simulasi serangan sebelum peluncuran protokol. =
Dengan demikian, potensi kerentanan dapat diidentifikasi dan diatasi lebih awal dalam siklus pengembangan. Protokol crypto kini semakin gencar melakukan audit, verifikasi formal, dan pemantauan real-time untuk menutup celah keamanan. Sementara itu, institusi keuangan juga menaikkan standar sebelum memberikan pendanaan, sehingga hanya proyek dengan sistem keamanan terbaik yang mampu bertahan.
Baca juga:
Meski kerugian akibat phishing menurun drastis dari $494 juta menjadi $83,85 juta sepanjang 2025, serangan berbasis rekayasa sosial ini tetap menjadi ancaman utama. PeckShield menegaskan bahwa pelaku kejahatan kini lebih sering menargetkan kelemahan manusia daripada mencoba membobol kontrak pintar secara langsung.
Modus phishing yang umum adalah dengan menyamar sebagai pihak terpercaya untuk mencuri data sensitif pengguna, seperti private key atau seed phrase. Penurunan angka kerugian dari phishing menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan edukasi di kalangan pengguna crypto. Namun, sifat serangan yang terus beradaptasi membuat ancaman ini sulit diberantas sepenuhnya.
PeckShield mengingatkan bahwa selama manusia masih menjadi titik lemah, phishing akan tetap menjadi tantangan utama bagi keamanan ekosistem crypto. Oleh karena itu, edukasi dan perlindungan terhadap pengguna harus terus ditingkatkan seiring berkembangnya teknologi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.