Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar crypto dan saham global disebut berpotensi bangkit pada Maret 2026. Tom Lee, Co-Founder dan Head of Research Fundstrat Global Advisors, menilai tekanan harga yang terjadi belakangan hanya bersifat sementara. Ia bahkan memproyeksikan 2026 sebagai tahun bullish bagi saham teknologi dan cryptocurrency utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Tom Lee menyatakan Maret berpotensi menjadi bulan pembalikan arah pasar ke tren yang lebih positif. Ia menilai pelemahan sebelumnya bukan sinyal kegagalan struktural, melainkan gangguan jangka pendek. Dengan kata lain, volatilitas crypto saat ini dianggap sebagai fase konsolidasi sebelum reli berikutnya.
Optimisme tersebut juga didukung pandangan bahwa 2026 merupakan tahun yang konstruktif bagi pasar saham AS. Lee mematok target akhir tahun indeks S&P 500 di level 7.700, lebih tinggi dari posisi sebelumnya di kisaran 6.881. Jika terealisasi, penguatan pasar saham berpotensi memberi sentimen positif pada aset crypto.
Salah satu sorotan utama adalah proyeksi harga Bitcoin (BTC). Lee kembali menegaskan target BTC di kisaran 200.000–250.000 dolar AS pada 2026. Dengan asumsi kurs 1 USD = Rp16.861, kisaran tersebut setara sekitar Rp3,37 miliar hingga Rp4,21 miliar per BTC.
Ia juga menyebut Bitcoin berpotensi meninggalkan pola siklus empat tahunan yang selama ini identik dengan halving. Menurutnya, pasar crypto semakin matang dengan partisipasi institusi yang lebih besar. Jika adopsi terus meningkat, volatilitas ekstrem bisa berkurang dan digantikan momentum pertumbuhan jangka panjang.
Selain Bitcoin, Ethereum (ETH) juga mendapat proyeksi agresif. Lee memperkirakan ETH dapat bergerak ke kisaran 7.000–9.000 dolar AS pada awal 2026. Jika dikonversi, rentang tersebut setara sekitar Rp118 juta hingga Rp151 juta per ETH.
Ia menyebut Ethereum bertransformasi dari aset spekulatif menjadi infrastruktur finansial penting. Adopsi institusional yang lebih luas dinilai menjadi katalis utama. Dalam skenario ini, ekosistem decentralized finance (DeFi) dan tokenisasi aset dapat mendorong permintaan ETH secara struktural.
Lee menyoroti lonjakan produktivitas berbasis kecerdasan buatan sebagai pendorong pasar. Perusahaan infrastruktur AI seperti Nvidia dilaporkan mencatat pertumbuhan laba signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kinerja sektor teknologi yang kuat sering kali berdampak positif pada sentimen aset berisiko, termasuk cryptocurrency.
Di sisi lain, kebijakan suku bunga juga berperan penting. Federal Reserve mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75% dan membuka peluang penurunan pada pertengahan tahun. Jika pelonggaran moneter terjadi, likuiditas tambahan dapat mengalir ke pasar saham dan crypto.
Meski proyeksi ini menarik, tidak semua pihak sepakat. Sejumlah komentar publik menilai Tom Lee terlalu konsisten optimistis terhadap pasar saham AS. Ia bahkan kerap dijuluki “permabull” karena pandangan bullish jangka panjangnya.
Beberapa prediksi sebelumnya juga tidak sepenuhnya terealisasi sesuai jadwal. Hal ini menjadi pengingat bahwa proyeksi harga crypto tetap bersifat spekulatif. Kamu perlu memahami bahwa target harga bukan jaminan, melainkan skenario berbasis asumsi tertentu.
Prediksi rebound pasar pada Maret 2026 memberi sentimen positif bagi investor crypto. Target Bitcoin (BTC) hingga Rp4,2 miliar dan Ethereum (ETH) hingga Rp151 juta tentu menarik perhatian. Namun, realisasi skenario tersebut bergantung pada faktor makro, adopsi institusional, serta dinamika regulasi global.
Sebagai investor, kamu sebaiknya tetap mengedepankan manajemen risiko. Diversifikasi dan pemahaman fundamental menjadi kunci dalam menghadapi volatilitas cryptocurrency. Optimisme pasar bisa menjadi peluang, tetapi disiplin tetap menjadi fondasi keputusan investasi yang rasional.
Baca Juga: 5 Keunggulan Deposito Emas Pegadaian
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.