Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah CEO VanEck, Jan van Eck, menyatakan bahwa harga Bitcoin (BTC) tengah membentuk titik terendah dan siap bangkit seiring berakhirnya siklus empat tahunan. Pernyataan ini memicu optimisme baru di kalangan investor, terutama di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya adopsi institusional terhadap aset digital.
Dengan harga Bitcoin (BTC) yang terus bergerak naik, banyak pihak mulai mempertanyakan apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar kripto. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai analisis VanEck, pengaruh siklus empat tahunan, serta dampak geopolitik terhadap pergerakan harga Bitcoin (BTC).
Jan van Eck menegaskan bahwa pergerakan harga Bitcoin (BTC) selama beberapa bulan terakhir lebih banyak dipengaruhi oleh siklus empat tahunan daripada faktor fundamental. Siklus ini dikenal sebagai “halving”, di mana imbalan bagi para penambang Bitcoin (BTC) dipotong setengah setiap empat tahun sekali.
Menurut VanEck, mekanisme ini menciptakan kelangkaan pasokan yang secara historis mendorong harga naik setelah periode konsolidasi. Dengan suplai Bitcoin (BTC) yang terbatas hanya 21 juta koin, tekanan permintaan semakin terasa setiap kali halving terjadi.
Perdebatan mengenai relevansi siklus empat tahunan semakin memanas seiring dengan meningkatnya adopsi institusional dan kematangan pasar kripto. Beberapa analis berpendapat bahwa faktor eksternal seperti permintaan dari exchange-traded fund (ETF), pelemahan nilai dolar Amerika Serikat, serta regulasi yang semakin positif turut memengaruhi harga.
Baca juga: Rencana Elon Musk Ini Bisa Dorong Harga DOGE Tembus $1?
Kenaikan harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini juga tidak lepas dari pengaruh ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran, situasi semakin memanas dengan aksi balasan dari Iran terhadap Israel.
Kondisi ini mendorong investor mencari aset lindung nilai di luar sistem perbankan tradisional, dan Bitcoin (BTC) menjadi salah satu pilihan utama. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) tercatat naik 2,6% dan diperdagangkan di kisaran $68.400, sementara dalam tujuh hari terakhir melonjak 7,6% menurut data CoinGecko.
VanEck menilai bahwa lonjakan harga ini juga didorong oleh kebutuhan untuk memindahkan dana secara cepat dan aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Wilayah seperti Uni Emirat Arab dan Dubai dikenal sangat ramah terhadap aset kripto, sehingga menjadi pusat aktivitas keuangan digital di masa krisis.
Selain itu, infrastruktur pembayaran berbasis kripto semakin diminati sebagai solusi alternatif di tengah keterbatasan akses perbankan konvensional. Hal ini memperkuat posisi Bitcoin (BTC) sebagai aset yang tahan terhadap guncangan geopolitik dan ekonomi global.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.