Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Harga Ripple (XRP) kembali menjadi sorotan di pasar crypto setelah token ini menguji ulang garis tren teknikal yang telah bertahan lebih dari satu dekade. Dalam beberapa siklus sebelumnya, area ini sering menjadi titik awal lonjakan harga besar bagi cryptocurrency tersebut. Dengan dukungan faktor institusional dan pola musiman pasar, sejumlah analis melihat potensi pergerakan besar jika level teknikal penting berhasil dipertahankan.
Pergerakan ini terjadi setelah XRP mengalami koreksi tajam sekitar 62% yang sempat membawa harga turun ke sekitar $1,10. Namun pemulihan pasar cryptocurrency dalam beberapa hari terakhir mulai mengangkat kembali harga XRP dan memicu optimisme di kalangan investor crypto.
Harga Ripple (XRP) saat ini sedang menguji kembali garis tren naik jangka panjang yang sudah bertahan sejak 2015. Dalam sejarahnya, area ini sering menjadi titik awal reli besar pada pasar crypto.
Analis mencatat bahwa level ini sebelumnya memicu dua lonjakan harga besar dalam sejarah XRP. Lonjakan tersebut bahkan termasuk reli spektakuler yang pernah terjadi dalam siklus pasar sebelumnya.
Beberapa contoh reli besar yang pernah terjadi dari area ini antara lain:
Pola historis ini membuat banyak investor cryptocurrency kembali memperhatikan area teknikal tersebut sebagai potensi titik pembalikan tren.
Baca Juga: Bank Sentral Ceko Kejar Cadangan Emas 100 Ton, Bitcoin (BTC) Masih Jadi Pertimbangan
Hal yang membuat situasi kali ini berbeda adalah keberadaan infrastruktur ETF XRP spot. Produk investasi tersebut mulai tersedia pada November 2025 dan langsung menarik minat investor institusional.
Sejak diluncurkan, ETF tersebut mencatat arus masuk dana sekitar $1,24 miliar atau sekitar Rp20.979.560.000.000. Dana tersebut masuk secara konsisten selama empat bulan berturut-turut.
Selain itu, sekitar 797 juta XRP saat ini tercatat disimpan dalam kustodian ETF. Kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan dari investor institusional mulai memainkan peran penting dalam dinamika pasar cryptocurrency ini.
Selain dukungan institusi, data pasar juga menunjukkan aktivitas akumulasi dari investor besar. Wallet institusional dilaporkan menambah sekitar 170 juta XRP selama fase penurunan harga terbaru.
Di sisi lain, perusahaan Ripple kembali mengunci 700 juta XRP dalam mekanisme escrow pada awal Maret. Mekanisme ini merupakan bagian dari sistem distribusi yang dirancang untuk menjaga stabilitas suplai token.
Langkah tersebut membantu membatasi jumlah XRP baru yang masuk ke pasar dalam jangka pendek. Dalam pasar crypto, pengurangan suplai sering kali menjadi faktor yang dapat mendukung stabilitas harga.

Faktor musiman juga turut menarik perhatian analis pasar cryptocurrency. Berdasarkan data historis selama 12 tahun terakhir, bulan Maret menjadi periode dengan performa rata-rata terbaik bagi XRP.
Dalam periode tersebut, XRP mencatatkan rata-rata kenaikan sekitar 18% selama bulan Maret. Statistik ini menjadikannya bulan terkuat pada kuartal pertama.
Meski statistik tidak menjamin hasil yang sama setiap tahun, pola musiman sering digunakan investor crypto sebagai referensi tambahan dalam membaca momentum pasar.
Dari sisi teknikal, terdapat beberapa level harga penting yang saat ini menjadi perhatian trader crypto. Area ini berfungsi sebagai support utama selama fase koreksi sebelumnya.
Level penting yang perlu diperhatikan antara lain:
Penurunan di bawah $1,10 akan menjadi kegagalan pertama dari struktur channel naik sejak tahun 2015. Hal ini bisa membuka potensi koreksi yang lebih dalam pada pasar cryptocurrency ini.
Jika XRP mampu mempertahankan support dan menembus resistance terdekat, analis melihat beberapa target harga berikutnya. Breakout ini dapat terjadi jika harga berhasil bertahan di atas level teknikal penting.
Beberapa area resistance yang menjadi fokus pasar antara lain:
Dalam skenario yang lebih bullish, analis memperkirakan XRP berpotensi bergerak menuju kisaran $2,50–$4,00 atau sekitar Rp42.297–Rp67.676 hingga akhir 2026.
Jika level tersebut tercapai, maka XRP dapat kembali memasuki fase tren naik yang lebih kuat di pasar cryptocurrency global.
Baca Juga: Lonjakan Penarikan Crypto 700% di Iran: Bitcoin Jadi Jalur Pelarian Finansial Saat Krisis
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin (BTC) dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.