Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Kebangkitan harga Bitcoin (BTC) di atas $70.000 kembali memicu gelombang FOMO (Fear of Missing Out) di kalangan investor kripto. Lonjakan ini terjadi setelah pernyataan mengejutkan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait potensi berakhirnya konflik dengan Iran.
Sentimen positif di media sosial pun melonjak tajam, menandai perubahan besar setelah sebelumnya sempat terpuruk. Fenomena ini menyoroti bagaimana faktor geopolitik dan dinamika pasar global dapat memengaruhi psikologi pelaku pasar kripto secara signifikan.
Setelah sempat mengalami penurunan tajam pada awal pekan, diskusi positif mengenai Bitcoin (BTC) di berbagai platform seperti X, Reddit, dan Telegram kembali meningkat. Data dari Santiment, sebuah platform intelijen pasar, menunjukkan bahwa pernyataan Donald Trump tentang kemungkinan berakhirnya perang dengan Iran menjadi pemicu utama perubahan sentimen ini.
Selain itu, pembalikan harga minyak dunia turut memperkuat optimisme di kalangan komunitas kripto. Para pelaku pasar kini semakin yakin bahwa ketidakpastian global justru membuka peluang bagi aset alternatif seperti Bitcoin (BTC).
Perubahan sentimen ini juga didorong oleh persepsi bahwa pasar kripto mampu merespons dinamika global secara real-time, tanpa terikat pada sistem keuangan atau pemerintahan tertentu. Santiment menegaskan bahwa periode ketidakpastian sering kali mendorong investor mencari instrumen investasi yang lebih independen.
Bitcoin (BTC), dengan sifatnya yang terdesentralisasi, menjadi pilihan utama di tengah gejolak geopolitik. Hal ini terbukti dari lonjakan volume diskusi dan minat pencarian terkait Bitcoin (BTC) di Google Trends.
Baca juga: Prediksi Crypto Akhir Maret 2026: Bitcoin (BTC) Siap Melejit Seperti Minyak?
Ryan McMillin, Chief Investment Officer dari Merkle Tree Capital, menyoroti bahwa kekuatan Bitcoin (BTC) dalam menghadapi guncangan geopolitik menjadi salah satu faktor utama rebound sentimen positif. Selain itu, aksi pembelian besar-besaran oleh institusi seperti Strategy, yang baru-baru ini menambah hampir 18.000 Bitcoin (BTC) ke portofolionya, turut memperkuat momentum pasar.
Bitcoin (BTC) juga berhasil bertahan di atas level terendah bulan Februari, menandakan adanya dukungan kuat dari investor besar. Kondisi ini membuat posisi short menjadi rentan, dengan potensi terjadinya short squeeze hingga ke level $80.000.
Rachael Lucas, analis kripto dari BTC Markets, menambahkan bahwa tembusnya kembali level $70.000 menjadi katalis penting bagi psikologi pasar. Level ini dianggap sebagai titik resistensi signifikan, sehingga keberhasilannya menembus batas tersebut memicu gelombang FOMO di media sosial dan platform trading.
Selain faktor geopolitik, penurunan harga minyak dan kemajuan regulasi stablecoin juga turut mengangkat sentimen positif di ekosistem kripto. Kombinasi faktor-faktor ini berhasil membalikkan tekanan makro yang sebelumnya menekan harga Bitcoin (BTC).
Baca juga: Ketegangan di Selat Hormuz Belum Usai, Harga Minyak Melonjak Drastis Hingga 7%!

Walaupun diskusi di media sosial menunjukkan tren positif, Indeks Fear & Greed Kripto masih berada di level 15, menandakan kondisi “extreme fear” di pasar secara keseluruhan. Indeks ini menggabungkan berbagai indikator seperti volatilitas Bitcoin (BTC), dominasi pasar, momentum, serta data dari media sosial dan Google Trends.
Sementara itu, pencarian kata “Bitcoin” di Google Trends tercatat di angka 71, turun dari puncaknya di 100 pada 5 Maret lalu. Namun, sejarah membuktikan bahwa FOMO sering kali menjadi katalis reli jangka pendek di pasar kripto, seiring sentimen beralih dari ketakutan ke keserakahan.
McMillin menilai bahwa kondisi teknikal Bitcoin (BTC) saat ini sangat oversold setelah mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut sejak rekor tertinggi $126.000 pada Oktober lalu. Situasi ini membuka peluang terjadinya relief rally, setidaknya dalam jangka pendek.
Lucas menambahkan bahwa data on-chain juga menunjukkan sinyal positif, dengan funding rate yang mulai stabil dan aliran dana institusi melalui exchange-traded fund tetap konsisten. Berbeda dengan siklus FOMO sebelumnya yang didominasi leverage ritel, kali ini fondasi pasar dinilai lebih sehat berkat partisipasi institusi.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.