3 Saham di NYSE dan NASDAQ Paling Menarik Menjelang Akhir Maret 2026

Di-update
March 14, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran telah mengguncang pasar global, mendorong harga minyak menembus $94 per barel dan memicu volatilitas di berbagai sektor saham. Kondisi ini membuat para investor harus lebih cermat dalam memilih saham yang berpotensi memberikan keuntungan di tengah ketidakpastian.

Beberapa emiten Amerika Serikat kini menjadi sorotan utama karena memiliki katalis khusus yang berkaitan langsung dengan perubahan geopolitik saat ini. Berikut adalah tiga saham AS yang layak dipantau hingga akhir Maret 2026, berdasarkan analisis mendalam dari tim BeInCrypto.

CF Industries Holdings (NYSE: CF)

CF Industries Holdings, produsen ammonia terbesar di dunia, kini diperdagangkan di kisaran $136 setelah melonjak 60% dari level terendah Januari di $75. Lonjakan harga ini terjadi seiring dengan terjadinya guncangan pasokan nitrogen akibat penutupan Selat Hormuz, yang menghambat sekitar 25% perdagangan nitrogen global.

Sumber: Google Finance

Keunggulan utama CF Industries terletak pada produksi ammonia yang sepenuhnya berbasis di Amerika Utara, sehingga perusahaan ini menjadi penerima manfaat langsung dari kenaikan harga urea yang melonjak dari $475 menjadi $680 per metrik ton selama musim tanam. Kinerja keuangan perusahaan juga solid, dengan pendapatan tahun 2025 mencapai $7,08 miliar, margin 33,9%, dan arus kas bebas sebesar $1,79 miliar, didukung oleh program buyback senilai $1,34 miliar.

Sumber: BeInCrypto

Secara teknikal, grafik harian CF menunjukkan breakout dari pola bull flag dengan divergensi bullish tersembunyi antara 4 hingga 10 Maret. Harga mencetak higher low sementara indikator RSI justru membentuk lower low, menandakan tekanan jual mulai melemah sebelum terjadinya breakout.

Target kenaikan berikutnya berada di $179, dengan resistance teknikal pertama di $151 jika level $134 mampu dipertahankan. Namun, jika harga turun di bawah $106, pola bullish ini bisa kehilangan validitas, terutama jika terjadi pullback akibat RSI yang sudah berada di zona overbought atau jika pasokan nitrogen Timur Tengah kembali normal karena tercapainya gencatan senjata.

Baca juga: Cara Beli Saham PepsiCo (PEPON) di Indonesia – Step-by-Step Lengkap!

Exxon Mobil Corporation (NYSE: XOM)

Exxon Mobil, salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia yang terdaftar di Dow Jones, saat ini diperdagangkan di sekitar $154 setelah reli 35% sejak awal Januari hingga 2 Maret. Kenaikan harga saham Exxon didorong oleh lonjakan harga minyak WTI yang menembus $94 per barel akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang mengganggu sekitar 20% pasokan minyak global.

Exxon mencatatkan laba sebesar $28,8 miliar pada tahun 2025 dengan produksi harian mencapai 4,7 juta barel, tertinggi dalam 40 tahun terakhir, serta mengembalikan $37,2 miliar kepada pemegang saham. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap saham Exxon sudah terbentuk sebelum konflik Iran semakin memanas.

Sumber: BeInCrypto

Dari sisi teknikal, saham XOM membentuk pola bull flag dan mengonfirmasi breakout pada 12 Maret dengan pembukaan gap-up. Namun, indikator Chaikin Money Flow (CMF) justru stagnan di -0,22, jauh di bawah nol, menandakan kurangnya dukungan dari institusi besar meski harga terus naik.

Jika kekhawatiran terhadap pasokan minyak berlanjut, target kenaikan berikutnya berada di $180 hingga $189. Namun, jika harga turun di bawah $143, tekanan jual bisa meningkat tajam, dan penurunan di bawah $134 akan menghapus struktur bullish yang ada, apalagi jika negosiasi damai mulai menunjukkan hasil positif.

Baca juga: Cara Beli Coca-Cola (KOON) di Indonesia – Step-by-Step Lengkap!

NVIDIA Corporation (NASDAQ: NVDA)

NVIDIA, raksasa chip kecerdasan buatan (AI), saat ini diperdagangkan di kisaran $183, turun lebih dari 3% sejak awal tahun namun masih mencatatkan kenaikan 57% secara tahunan. Tekanan utama yang dihadapi NVIDIA saat ini adalah pernyataan langsung dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran yang memasukkan NVIDIA dalam daftar target potensial pada 11 Maret, termasuk pusat R&D terbesar mereka di Haifa.

Selain NVIDIA, beberapa perusahaan teknologi besar AS seperti Amazon, Microsoft, IBM, Oracle, dan Palantir juga disebut sebagai target di wilayah Israel, Dubai, dan Abu Dhabi. Meski demikian, kinerja keuangan NVIDIA tetap impresif dengan pendapatan tahun fiskal 2026 mencapai $215,9 miliar, naik 65% secara tahunan, dan proyeksi Q1 FY2027 sebesar $78 miliar yang melampaui ekspektasi pasar.

Sumber: BeInCrypto

Secara teknikal, pola head-and-shoulders mulai terbentuk dengan neckline di sekitar $169, namun indikator CMF justru menembus garis nol untuk pertama kalinya sejak November akhir pada 12 Maret. Fenomena serupa sebelumnya memicu reli 8%, sehingga jika ancaman geopolitik mereda, peluang pemulihan terbuka lebar dengan syarat harga mampu bertahan di atas $182 dan menembus $187.

Jika harga mampu menembus $197, struktur teknikal akan berubah menjadi netral hingga bullish. Namun, jika ketegangan dengan Iran semakin memanas, level $173 menjadi support kuat, dan penurunan di bawah $169 bisa memicu koreksi lebih dalam hingga $164, apalagi jika penguatan dolar AS akibat risk-off turut menekan saham-saham teknologi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.

pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trading di Pintu

Beli & investasi crypto jadi mudah

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8