Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – pasar crypto kembali diramaikan oleh kabar besar dari Ripple yang disebut semakin dekat menjadi bank nasional di Amerika Serikat. Di tengah perkembangan ini, harga XRP (XRP) justru mengalami tekanan dan turun lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir ke sekitar US$1,31 atau Rp22.270. Bagi kamu yang mengikuti cryptocurrency, kondisi ini menunjukkan bahwa kabar fundamental positif tidak selalu langsung berdampak pada kenaikan harga dalam jangka pendek.
Ripple dikabarkan semakin dekat menjadi national trust bank setelah mendapatkan persetujuan bersyarat dari regulator perbankan AS, Office of the Comptroller of the Currency (OCC). Aturan final OCC yang mulai berlaku 1 April memungkinkan institusi seperti Ripple untuk menjalankan aktivitas kustodian aset digital secara legal dalam sistem perbankan. Ini menjadi langkah penting dalam integrasi crypto ke dalam sistem keuangan tradisional (TradFi).
Dengan status ini, Ripple berpotensi mengelola aset klien di bawah pengawasan federal, meningkatkan kepercayaan institusi terhadap cryptocurrency. Selain itu, langkah ini juga membuka peluang bagi stablecoin seperti RLUSD untuk beroperasi dalam kerangka regulasi yang lebih jelas. Namun, perlu dicatat bahwa Ripple masih menunggu persetujuan penuh untuk menjadi bank nasional secara resmi.
Baca Juga: 3 Fakta Prospek Crypto SIREN di April 2026!
Aturan baru OCC memungkinkan bank trust nasional untuk melakukan aktivitas non-fiduciary seperti custody dan penyimpanan aset digital. Regulasi ini memperluas definisi operasional bank, dari sebelumnya hanya terbatas pada aktivitas fiduciary menjadi lebih fleksibel. Hal ini dianggap sebagai sinyal bahwa pemerintah AS mulai memberikan ruang lebih besar bagi industri cryptocurrency.
Namun, kebijakan ini juga menuai kritik dari institusi keuangan tradisional seperti JPMorgan dan Goldman Sachs. Mereka menilai regulasi tersebut dapat menciptakan ketimpangan antara bank konvensional dan perusahaan crypto. Perdebatan ini menunjukkan bahwa adopsi cryptocurrency dalam sistem keuangan global masih menghadapi tantangan regulasi yang kompleks.

Meski kabar fundamental cukup kuat, harga XRP justru melemah lebih dari 2,5% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, XRP berada di kisaran US$1,31 (Rp22.270), dengan volume perdagangan meningkat sekitar 18%. Kenaikan volume ini menunjukkan adanya minat pasar, tetapi juga diiringi tekanan jual yang cukup signifikan.
Selain itu, data open interest futures XRP juga mengalami penurunan sekitar 4,39%, menandakan berkurangnya posisi terbuka di pasar derivatif. Kondisi ini biasanya mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap pergerakan jangka pendek. Dalam dunia crypto, fenomena “buy the rumor, sell the news” sering terjadi, di mana harga justru turun saat berita besar dirilis.
Perkembangan ini memberikan pelajaran penting bagi kamu sebagai investor cryptocurrency, baik pemula maupun berpengalaman. Kabar besar seperti regulasi atau adopsi institusional memang penting, tetapi tidak selalu berdampak instan pada harga. Faktor teknikal, sentimen pasar, dan kondisi global tetap memainkan peran besar dalam menentukan arah harga aset crypto.
Dalam konteks jangka panjang, langkah Ripple menuju bank nasional dapat memperkuat legitimasi industri crypto secara keseluruhan. Namun dalam jangka pendek, volatilitas tetap tinggi dan memerlukan strategi yang disiplin. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk tetap netral, mengelola risiko, dan tidak hanya bergantung pada satu sentimen berita dalam mengambil keputusan investasi.
Baca Juga: 3 Fakta Ini Justru Bisa Picu Bull Run Baru di April 2026!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.