3 Sinyal Ethereum: Bisa Tembus Rp40 Juta atau Turun Lagi?

Di-update
April 5, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – harga Ethereum (ETH) kembali menunjukkan tanda pemulihan setelah berhasil naik di atas level psikologis US$2.000 atau sekitar Rp34.000.000. Pergerakan ini terjadi setelah tekanan jual mereda dan posisi leverage yang lemah tersapu dari pasar crypto. Bagi kamu yang mengikuti cryptocurrency, kondisi ini sering menjadi fase awal sebelum potensi breakout atau justru koreksi lanjutan.

1. ETH Rebound dari Rp32 Juta, Sinyal Awal Recovery?

Ethereum (ETH) sempat turun ke kisaran US$1.930–US$1.980 atau sekitar Rp32,8 juta–Rp33,6 juta sebelum akhirnya rebound. Area ini menjadi zona likuidasi penting yang memicu keluarnya posisi trader dengan leverage tinggi. Setelah tekanan tersebut hilang, harga mulai bergerak naik kembali ke atas US$2.000.

Saat ini, ETH berada di kisaran US$2.040–US$2.060 atau sekitar Rp34,6 juta–Rp35 juta. Kenaikan ini menunjukkan bahwa buyer mulai masuk kembali di level bawah. Namun, pemulihan ini masih bersifat awal dan belum sepenuhnya didukung oleh arus dana besar ke pasar crypto.

Baca Juga: 3 Fakta Prospek Crypto SIREN di April 2026!

2. Target Rp35,7 Juta–Rp36,5 Juta, Tapi Belum Kuat

Jika momentum berlanjut, Ethereum berpotensi menguji area resistance berikutnya di US$2.100–US$2.150. Jika dikonversi, level ini berada di kisaran Rp35,7 juta hingga Rp36,5 juta. Area ini menjadi titik penting karena sebelumnya menjadi batas atas pergerakan harga.

Namun, indikator menunjukkan bahwa kekuatan pasar masih campuran. RSI berada di level moderat sekitar 56, yang berarti masih ada ruang kenaikan. Sementara itu, aliran dana masih terbatas, sehingga kenaikan harga saat ini lebih dipengaruhi oleh posisi trader dibanding permintaan riil.

3. Risiko Turun ke Rp30,6 Juta Masih Terbuka

Meskipun ada potensi kenaikan, risiko koreksi tetap perlu diperhatikan. Jika harga gagal bertahan di atas US$2.000 (Rp34 juta), maka ETH bisa kembali menguji area support di sekitar US$1.800 atau sekitar Rp30,6 juta. Level ini menjadi batas penting dalam menjaga struktur bullish jangka pendek.

Selain itu, zona likuiditas baru terbentuk di atas US$2.100, yang bisa memicu short squeeze jika ditembus. Namun, jika tekanan jual kembali muncul, harga bisa bergerak turun untuk menguji permintaan pasar. Dalam dunia crypto, skenario seperti ini sangat umum terjadi dalam fase transisi tren.

Apa Artinya untuk Investor Crypto?

Kondisi Ethereum saat ini mencerminkan fase “reset” pasar setelah tekanan leverage dibersihkan. Dalam banyak kasus di cryptocurrency, fase ini menjadi dasar sebelum pergerakan besar berikutnya. Namun, tanpa dukungan volume dan permintaan yang kuat, kenaikan bisa bersifat sementara.

Bagi kamu, penting untuk tidak hanya melihat kenaikan harga, tetapi juga memahami struktur pasar di baliknya. Strategi seperti menunggu konfirmasi breakout atau menggunakan manajemen risiko bisa membantu menghadapi volatilitas. Dalam investasi crypto, keseimbangan antara peluang dan risiko menjadi kunci utama.

Baca Juga: 3 Fakta Ini Justru Bisa Picu Bull Run Baru di April 2026!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.