Harga Bitcoin Sentuh $70.000 Hari Ini (9/4/26): BTC Incar $78.000 dari Sinyal Bullish?

Di-update
April 9, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) sempat berada di level $71.552 setelah membentuk pola kelanjutan bullish pada grafik harian (8/4), yang mengindikasikan potensi kenaikan sebesar 11% jika terjadi breakout.

Laporan CPI AS untuk Maret yang dirilis pada Jumat diperkirakan menunjukkan inflasi naik menjadi 3,3% secara tahunan. Meski demikian, lonjakan sekitar 1.300% pada arus masuk mingguan ETF Bitcoin serta meningkatnya arus keluar aset dari bursa menunjukkan bahwa permintaan terhadap BTC berpotensi meredam tekanan dari sentimen makro tersebut.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin saat ini?

Harga Bitcoin Turun 0,35% dalam Waktu 24 Jam

Pada 9 April 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $70,902 atau setara dengan Rp1.213.599.094, mengalami koreksi 0,35% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.202.945.759 dan harga tertingginya di Rp1.237.009.069.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp24.259 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 15% menjadi Rp690,71 triliun.

Baca juga: Harga XRP Masih Tertahan di Bawah $2, Tanda Kapitulasi atau Awal Pembalikan Arah?

Harga Bitcoin Membentuk Pola Bullish saat Arus Masuk ETF Mingguan Melonjak

Dalam periode akhir Maret hingga 7 April, harga Bitcoin membentuk pola cup and handle pada grafik harian. Pola ini dikenal sebagai pola kelanjutan bullish, ketika fase pemulihan yang melengkung membentuk “cup”, lalu diikuti koreksi ringan yang membentuk “handle”, sebelum berpotensi menembus ke atas.

Bagian dasar cup mulai terbentuk saat koreksi pada akhir Maret, sedangkan pelemahan harga setelah puncak 7 April mencerminkan fase handle. Jika pola ini terkonfirmasi, potensi kenaikannya diperkirakan mencapai 11%.

Pergerakan volume juga mendukung pembentukan pola tersebut. Tekanan jual selama fase handle terlihat lebih rendah dibanding volume beli yang sebelumnya mendorong kenaikan pada fase cup. Penurunan volume saat handle terbentuk merupakan karakteristik umum dari pola ini dan menunjukkan bahwa tekanan dari penjual mulai melemah, bukan justru menguat.

Dari sisi institusional, sentimen positif juga semakin terlihat. Arus masuk mingguan ke ETF Bitcoin naik tajam dari $22,34 juta pada pekan yang berakhir 2 April menjadi $312,27 juta pada pekan yang berakhir 7 April. Kenaikan ini setara dengan sekitar 1.300%.

Lonjakan tersebut terjadi seiring rencana Morgan Stanley untuk mencatatkan ETF spot Bitcoin miliknya, MSBT, pada 8 April, dengan expense ratio 0,14%, yang menjadi salah satu yang terendah di antara seluruh dana spot BTC.

Meski begitu, arus masuk ETF saja belum cukup untuk memastikan bahwa pelaku pasar spot memiliki tingkat keyakinan yang sama terhadap arah kenaikan Bitcoin.

Arus Keluar dari Bursa Semakin Besar saat Pembeli Spot Terus Akumulasi

Permintaan di pasar spot turut menguat seiring meningkatnya arus masuk ke ETF. Hal ini terlihat dari exchange net position change, yaitu indikator yang mengukur aliran masuk dan keluar Bitcoin dari bursa. Nilainya turun lebih dalam dari -30.727 BTC pada 6 April menjadi -37.472 BTC pada 7 April.

Baca juga: Solana Hadirkan STRIDE dan Incident Network untuk Tingkatkan Keamanan

Angka negatif ini menunjukkan bahwa jumlah Bitcoin yang keluar dari bursa lebih besar dibanding yang masuk. Peningkatan intensitas arus keluar sebesar 22% dalam satu hari mengindikasikan bahwa para holder kemungkinan semakin agresif memindahkan BTC ke penyimpanan.

Berkurangnya pasokan Bitcoin di bursa membuat likuiditas yang tersedia di pasar spot menjadi lebih ketat. Ketika arus masuk ETF meningkat sementara saldo Bitcoin di bursa terus menurun, peluang terjadinya percepatan kenaikan harga juga cenderung semakin besar. Kombinasi ini menunjukkan bahwa reli yang sedang berlangsung ditopang oleh permintaan riil, bukan semata-mata oleh spekulasi berbasis leverage.

Dengan aliran dana institusional dan permintaan spot yang kini sama-sama mendukung penguatan BTC, pergerakan harga akan menjadi faktor penentu apakah sinyal-sinyal ini benar-benar mendorong breakout atau justru kehilangan momentum.

Level Harga Bitcoin yang Perlu Diperhatikan Menjelang Rilis CPI Jumat

Garis neckline pada pola cup and handle berada di $73.238 dan sejalan dengan level Fibonacci 0,618. Secara historis, area ini kerap menjadi titik penyelesaian koreksi proporsional dari pergerakan sebelumnya. Jika harga Bitcoin mampu ditutup harian di atas level tersebut, pola akan terkonfirmasi dan membuka peluang kenaikan terukur menuju $78.383, atau sekitar 7% di atas neckline.

Sementara itu, proyeksi penuh dari pola ini mengarah pada potensi kenaikan yang lebih tinggi, yakni sekitar 11%.

Sebelum menembus neckline, harga Bitcoin terlebih dahulu perlu merebut kembali area $71.649 yang berada di level Fibonacci 0,5 secara meyakinkan. Penutupan harga di atas level ini akan menjadi sinyal bahwa fase handle telah selesai terbentuk.

Pola cup and handle yang muncul setelah pemulihan tajam memiliki satu catatan penting. Bagian handle harus tetap bertahan di atas titik tengah kedalaman cup agar pola tetap valid. Saat ini, posisi handle masih berada cukup jauh di atas titik tengah tersebut, sehingga struktur bullish-nya masih terjaga.

Rilis data CPI pada Jumat membuka dua kemungkinan. Jika BTC tetap menguat meski data inflasi tercatat tinggi di 3,3%, hal itu akan memperkuat narasi bahwa Bitcoin mulai dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Sebaliknya, jika data tersebut memicu tekanan jual, koreksi yang terjadi masih berpeluang bertahan dalam kisaran handle tanpa merusak pola secara keseluruhan, terutama karena masih ada dukungan dari arus dana ETF dan akumulasi di pasar spot seperti yang telah terlihat sebelumnya.

Dari sisi penurunan, area $70.060 pada level Fibonacci 0,382 menjadi support pertama bagi Bitcoin. Jika harga turun di bawah $68.093, struktur handle akan mulai melemah secara signifikan. Sementara itu, penurunan ke bawah $64.915, yang merupakan dasar cup, akan membatalkan pola ini sepenuhnya.

Untuk saat ini, level $73.238 menjadi batas utama yang memisahkan peluang breakout terkonfirmasi menuju $78.383 dari kemungkinan harga kembali turun ke dalam area handle dan menguji ulang level $68.093.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.