Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Jakarta, Pintu News – Kritikus vokal Bitcoin BTC) dan pendukung emas, Peter Schiff, kembali menebar peringatan keras terhadap strategi akumulasi agresif yang dilakukan oleh MicroStrategy (MSTR). Schiff menilai bahwa perusahaan perangkat lunak besutan Michael Saylor tersebut sedang terjebak dalam skema keuangan yang tidak berkelanjutan demi memborong lebih banyak mata uang kripto. Peringatan ini muncul di tengah perubahan kondisi ekonomi makro yang memaksa perusahaan untuk mencari modal dengan biaya yang jauh lebih mahal daripada sebelumnya.

Peter Schiff menyoroti perubahan cara MicroStrategy mendanai pembelian Bitcoin (BTC) miliknya yang kini dianggap sangat berisiko bagi para pemegang saham. Jika sebelumnya perusahaan bisa dengan mudah menjual saham di harga premium, kini mereka terpaksa menerbitkan saham preferen dengan imbal hasil atau yield mencapai 11,5%. Schiff berargumen bahwa bisnis perangkat lunak MicroStrategy tidak menghasilkan laba yang cukup untuk menutupi kewajiban berbunga tinggi tersebut.
Menurut analisis Schiff, situasi ini dapat memicu spiral dilusi saham yang parah atau bahkan pemaksaan jual pada cadangan aset digital perusahaan. Kamu perlu memperhatikan poin-poin kritis yang disampaikan Schiff mengenai kesehatan finansial MSTR dalam konversi Rupiah dan data bunga berikut:
Baca Juga: 5 Prediksi Harga Emas Mei 2026: Tembus USD 5.000, Saatnya Borong untuk Masa Depan?
Miliarder Frank Giustra turut mendukung kekhawatiran Schiff dengan menyebut strategi penumpukan utang untuk membeli Bitcoin (BTC) sebagai sebuah “Ponzi raksasa”. Ia memperingatkan bahwa skema ini akan hancur berantakan saat krisis keuangan berikutnya melanda pasar global. Giustra melihat strategi MicroStrategy hanyalah sebuah rumah kartu yang menunggu waktu untuk runtuh di bawah tekanan ekonomi makro yang semakin kencang.
Di sisi lain, BitMEX Research membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa MicroStrategy tidak dalam posisi putus asa, melainkan sedang menjalankan strategi struktur modal yang cerdas. Mereka menilai MicroStrategy masih memiliki banyak pengungkit finansial lainnya, seperti menurunkan tingkat kupon, tanpa harus menjual aset cryptocurrency mereka. Meskipun Schiff menuduh adanya masalah pendanaan, para pendukung MicroStrategy justru melihat ini sebagai peluang besar untuk memperkuat posisi perusahaan di masa depan.
Pertarungan opini antara kritikus emas dan pendukung aset digital ini semakin memanas seiring dengan volatilitas pasar yang meningkat di tahun 2026. MicroStrategy tetap menjadi salah satu pemegang korporasi Bitcoin (BTC) terbesar di dunia, yang membuat setiap langkah finansialnya berdampak luas pada sentimen pasar secara keseluruhan. Bagi kamu sebagai investor, memantau kemampuan perusahaan dalam mengelola utang berbunga tinggi ini menjadi kunci penting untuk memahami risiko investasi pada saham terkait kripto.
Baca Juga: 5 Tempat Beli Saham Tesla 2026: Harga Mulai Rp17.131, Cek Cara Mudahnya di Sini!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.