Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) mulai stabil dalam rentang yang sempit pada grafik empat jam, menandakan fase pendinginan setelah lonjakan terbarunya. Aset ini sempat terdorong mendekati $79.500 sebelum akhirnya terhenti, dan kini diperdagangkan dalam kisaran yang terkompresi antara $76.600 dan $78.000.
Struktur ini mencerminkan sebuah fase jeda, alih-alih pembalikan arah (reversal) yang terkonfirmasi, karena pembeli berupaya mempertahankan titik dukungan (support) sementara penjual membatasi upaya kenaikan harga. Akibatnya, para trader kini menantikan pergerakan penentu yang dapat memperjelas arah tren selanjutnya.

Pada 29 April 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $76,710 atau setara dengan Rp1.325.574.995, mengalami kenaikan tipis 0,21% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.305.670.930 dan harga tertingginya di Rp1.327.954.856.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp26.501 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 31% menjadi Rp558,36 triliun.
Baca juga: 3 Token Unlock Crypto yang Jadi Perhatian Minggu Ini!
Pergerakan harga menunjukkan titik tertinggi yang semakin merendah (lower highs) dan menekan support yang datar, di mana kondisi ini sering kali mendahului perluasan volatilitas. Selain itu, resistensi jangka pendek berada di antara $77.600 dan $78.500, di mana beberapa upaya penembusan (breakout) telah gagal.
Dorongan yang kuat di atas rentang ini dapat kembali membuka momentum menuju $79.500 dan level yang lebih tinggi. Namun, kegagalan untuk menembus ke atas akan membuat pasar tetap terkunci dalam fase konsolidasi.

Di sisi pergerakan turun, $76.600 tetap menjadi level kunci yang menahan struktur pergerakan harga saat ini. Penurunan di bawah support ini dapat memicu pergerakan menuju $75.000, di mana titik temu (confluence) Fibonacci memperkuat area permintaan (demand).
Lebih lanjut, penurunan yang lebih dalam ke arah $73.200 akan memberikan tekanan pada struktur bullish yang lebih luas. Oleh karena itu, zona ini bertindak sebagai level pembatalan yang krusial bagi kelanjutan tren.

Tren open interest (minat terbuka) mengungkapkan adanya pergeseran dalam perilaku pasar. Angkanya naik secara stabil selama masa reli, memuncak di atas $80 miliar seiring dengan bertambah luasnya posisi leverage.
Namun, penurunan baru-baru ini ke arah $57 miliar menunjukkan bahwa para trader mulai mengurangi eksposur mereka. Pelepasan posisi ini mengindikasikan menurunnya selera risiko dalam jangka pendek.

Sebagai tambahan, data aliran spot menunjukkan kondisi yang membaik di balik permukaan. Sesi-sesi sebelumnya mencatat arus keluar (outflows) yang persisten, yang menandakan adanya tekanan distribusi. Baru-baru ini, arus masuk (inflows) kembali terjadi secara berkala, yang mengindikasikan adanya akumulasi bertahap. Hasilnya, pasar tampak mulai stabil meskipun penggunaan leverage mengalami penurunan.
Baca juga: Seberapa Tinggi Harga Pi Network Bisa Melonjak Pasca Pembaruan Protokol 22?
Arthur Hayes menyajikan perspektif makro yang lebih luas yang memperkuat kasus jangka panjang Bitcoin. Ia berpendapat bahwa peningkatan pengeluaran fiskal, terutama di tengah ketegangan geopolitik, dapat menyuntikkan likuiditas ke pasar global. Selain itu, pergeseran struktural dalam perbankan dan penyerapan utang dapat semakin memperluas jumlah uang beredar.
Hayes juga menyoroti bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat membentuk kembali pasar kredit. Otomatisasi menekan stabilitas pendapatan, yang berpotensi mengganggu model pinjaman tradisional.
Namun, perubahan ini pada akhirnya dapat menguntungkan aset terdesentralisasi. Secara signifikan, ia memproyeksikan Bitcoin dapat mencapai $125.000 jika kondisi likuiditas terus membaik.
Bitcoin terus diperdagangkan dalam rentang konsolidasi yang sempit setelah reli kuatnya menuju $79.500, dengan pergerakan harga yang terkompresi di antara zona resistensi dan support utama. Struktur ini menunjukkan fase jeda, di mana pasar sedang membangun likuiditas sebelum pergerakan arah selanjutnya.
Struktur teknis menunjukkan Bitcoin membentuk rentang horizontal setelah reli yang impulsif, dengan momentum yang mulai mendingin dan volatilitas yang menyusut. Kondisi ini biasanya menandakan fase penumpukan likuiditas sebelum terjadinya ekspansi harga.
Para pelaku pasar kini mengamati dengan saksama apakah harga akan bergerak naik atau kembali mengunjungi zona support yang lebih rendah untuk mencari dorongan permintaan baru.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.