5 Sinyal Altcoin Season Mulai Terbentuk di Juni 2026

Di-update
June 26, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Menjelang penutupan Q2 2026, pasar kripto diwarnai tekanan jual yang signifikan. Bitcoin sempat jebol support $60.000, Ethereum (ETH) terkoreksi ke kisaran $1.562, XRP jatuh ke $1,01, Solana (SOL) menyentuh $65,99, dan BNB ikut tertekan di tengah berbagai dinamika makro. Namun di balik koreksi tersebut, sejumlah analis mulai mendeteksi sinyal-sinyal teknikal dan on-chain yang secara historis mendahului fase altcoin season. Berikut lima sinyal yang tengah dicermati pasar.

1. RSI Oversold Ekstrem pada ETH, XRP, dan SOL

Indikator Relative Strength Index (RSI) pada beberapa altcoin utama kini berada di zona oversold yang sangat dalam. ETH mencatat RSI di kisaran 26, salah satu pembacaan paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir. Secara historis, setiap kali RSI ETH menyentuh level serendah ini, pasar diikuti oleh pemulihan harga yang cukup berarti, karena tekanan jual dianggap sudah mencapai titik jenuh.

Kondisi serupa terlihat pada XRP. Ketika Bitcoin sempat turun di bawah $60.000, XRP mengikuti penurunan tersebut hingga menyentuh $1,04 sebelum sedikit pulih ke $1,01. Para analis mengingatkan bahwa XRP pernah berada di zona RSI oversold mingguan yang sangat serupa pada 2022, tepat sebelum aset ini membukukan bottom di $0,29. Pola tersebut kini mulai dibandingkan sebagai preseden historis penting. SOL juga mencatat RSI di bawah 30, mengindikasikan kondisi jenuh jual yang kuat pada timeframe harian.

BNB menjadi relatif lebih defensif di antara keempatnya, dengan RSI masih di kisaran 40. Meski belum masuk zona oversold ekstrem, BNB tetap berada dalam tekanan karena sentimen makro yang menekan seluruh segmen altcoin.

Baca juga: “5 Indikator Crypto yang Menentukan Apakah Altseason Besar akan Datang di 2026!

2. Dominasi Bitcoin Mendekati Resistensi Kritis

Salah satu prasyarat utama altcoin season adalah pelemahan dominasi Bitcoin (BTC.D). Per akhir Juni 2026, Bitcoin dominance tercatat di sekitar 58-59%, mendekati zona resistensi kuat pada chart mingguan. Dalam dua siklus sebelumnya, yaitu 2017 dan 2021, dominasi BTC yang gagal menembus resistensi di level serupa berujung pada arus modal besar yang berputar ke altcoin.

Analis dari Coinpedia mencatat bahwa chart dominasi BTC saat ini membentuk pola channel naik, tepat di batas atas yang selama ini menjadi titik balik. Apabila dominasi BTC tertolak dari resistensi ini, potensi rotasi kapital ke altcoin terbuka kembali, seperti yang terjadi pada siklus-siklus sebelumnya.

Analis crypto Dr. Whale turut menambahkan bahwa dominasi altcoin secara keseluruhan sudah memecah downtrend jangka panjang. Ia meyakini breakout tersebut bisa menjadi katalis bagi rally altcoin yang lebih luas dalam beberapa bulan ke depan, meski konfirmasi pada timeframe yang lebih tinggi tetap diperlukan sebelum masuk posisi agresif.

3. Aktivitas On-Chain Ethereum Tetap Kuat di Tengah Koreksi Harga

Salah satu perbedaan kondisi saat ini dibanding koreksi biasa adalah ketahanan data on-chain Ethereum. Jumlah alamat aktif di jaringan ETH tetap mendekati level tertinggi siklus ini, meski harga bergerak sideways bahkan terkoreksi. Divergensi antara harga yang turun dan aktivitas on-chain yang stabil sering kali menjadi indikasi bahwa permintaan nyata masih ada, bukan sekadar spekulasi jangka pendek.

Kondisi ini berbeda dari koreksi yang didorong oleh kepanikan retail murni, di mana aktivitas on-chain biasanya ikut anjlok bersamaan dengan harga. Ketika alamat aktif bertahan, itu mengisyaratkan bahwa pengguna dan pengembang masih terus membangun serta bertransaksi di atas jaringan, sesuatu yang memberikan fondasi lebih kuat bagi pemulihan harga ke depannya.

4. Akumulasi Diam-diam oleh Holder Besar XRP dan SOL

Data on-chain untuk XRP menunjukkan pola yang menarik: holder besar tidak memindahkan aset mereka ke exchange. Ketika aset dalam jumlah besar tidak mengalir ke platform jual-beli, itu biasanya mengindikasikan bahwa pemegang besar sedang menahan posisi atau bahkan menambah kepemilikan, bukan melakukan distribusi ke pasar. Sinyal seperti ini secara historis mendahului pergerakan harga yang lebih luas.

Solana juga mencatat peningkatan minat dari trader ritel, meski masih dalam tahap awal. Pola pertumbuhan bertahap serupa pernah terjadi sebelum rally besar SOL di siklus-siklus sebelumnya, ketika akumulasi yang tenang di fase koreksi justru menjadi landasan untuk kenaikan berikutnya. BNB, di sisi lain, tetap mencatat volume transaksi yang stabil, mengindikasikan penggunaan nyata pada ekosistemnya meskipun harga tertekan.

Baca juga: “4 Altcoin yang Harus Diperhatikan di Q3 2026

5. Pola Siklus Historis: 2026 Cermin 2017 dan 2021

Analis Moustache yang dikenal di komunitas TradingView mempublikasikan komparasi siklus yang cukup dicermati pasar. Berdasarkan pola berulang, tahun 2016 dan 2020 sama-sama menjadi fase breakout diikuti retest singkat, sebelum altcoin season sesungguhnya meledak pada 2017 dan 2021. Pola yang sama menunjuk 2025 sebagai fase retest, sementara 2026 berpotensi menjadi momen akselerasi altcoin.

Data dari Altcoin Season Index per Juni 2026 memang masih berada di angka 46 dari 100, masih dalam kategori “Bitcoin Season.” Angka ini jauh dari ambang 75 yang biasanya dikaitkan dengan altcoin season penuh. Namun kenaikan dari level 28 di awal tahun ke 46 saat ini menunjukkan momentum yang bergerak ke arah yang benar, bahkan di tengah kondisi pasar yang berat.

Faktor penting lain yang perlu dimonitor adalah volume altcoin di luar lima aset terbesar. Data terkini menunjukkan volume segmen ini naik secara stabil dalam beberapa pekan terakhir, sebuah pola yang secara historis muncul sebelum rotasi kapital dari aset besar ke altcoin mid-cap dan small-cap terjadi secara lebih masif.

Meski sinyal-sinyal di atas membangun narasi yang menarik, para analis sepakat bahwa altcoin season belum terkonfirmasi sepenuhnya. Konfirmasi yang lebih kuat baru akan datang apabila dominasi BTC benar-benar membalik di bawah resistensi, RSI altcoin utama membentuk divergensi bullish yang valid, dan Altcoin Season Index melampaui level 60. Sementara itu, kondisi akhir Q2 ini setidaknya menempatkan sejumlah aset pada setup teknikal yang paling menarik sejak awal tahun.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.