Download Pintu App
Jakarta, Pintu News – Perjalanan investasi Bitcoin tidak selalu mulus dan sering diwarnai oleh penurunan harga yang sangat drastis. Berdasarkan catatan sejarah, berikut adalah 10 momen anjloknya harga Bitcoin yang paling menggemparkan pasar kripto:
Jika dilihat dari persentase, ini adalah kejatuhan paling ekstrem. Pada masa itu, bursa kripto raksasa Mt. Gox berhasil dijebol oleh hacker. Insiden ini menghancurkan nilai Bitcoin hingga 99%, membuat harganya terpuruk hingga hanya bernilai beberapa sen dolar saja.
Dunia kripto sempat diguncang oleh kasus investasi bodong berskala besar. Platform ini tumbang setelah membawa kabur sekitar 700.000 koin BTC milik para investor. Situasi panik yang melanda pasar membuat nilai Bitcoin langsung merosot tajam hingga 56%.
Mt. Gox kembali menjadi pemicu kekacauan. Sebuah gangguan teknis fatal melumpuhkan aktivitas perdagangan di platform tersebut. Ketidakmampuan untuk bertransaksi ini memicu ketakutan massal, yang berujung pada terjunnya harga Bitcoin dalam waktu singkat.

Pemerintah China mulai menunjukkan sikap tegasnya dengan melarang lembaga perbankan mereka untuk memfasilitasi transaksi yang berkaitan dengan Bitcoin. Sentimen negatif yang muncul dari kebijakan ini langsung menekan harga Bitcoin turun ke bawah.
Setelah nasabah mengeluh kesulitan menarik dana mereka selama berbulan-bulan, Mt. Gox akhirnya gulung tikar. Belakangan diketahui ada sekitar 850.000 BTC yang raib. Bencana ini mengakibatkan harga Bitcoin terpangkas lebih dari separuhnya (50%).
Pasca menyentuh titik tertinggi di kisaran $20.000 pada akhir 2017, Bitcoin memasuki tren penurunan panjang (bearish). Kombinasi antara aturan pemerintah yang makin ketat, maraknya kasus pembobolan bursa, dan runtuhnya tren ICO membuat nilai Bitcoin terperosok hingga lebih dari 80%.
Kepanikan finansial global akibat merebaknya COVID-19 turut menghantam pasar kripto. Hanya dalam kurun waktu 24 jam, harga Bitcoin tergelincir dari angka $8.000 ke bawah $4.000. Artinya, aset ini kehilangan 50% nilainya dalam sekejap mata.
China kembali memberikan pukulan telak dengan melarang aktivitas penambangan (mining) Bitcoin di wilayahnya. Sentimen ini diperparah oleh isu lingkungan mengenai tingginya konsumsi listrik industri kripto. Akibatnya, nilai Bitcoin kembali terkoreksi sebesar 44%.
Banyak pihak sepakat bahwa tahun ini adalah masa paling kelam bagi industri kripto. Hancurnya ekosistem Terra-Luna yang kemudian disusul oleh bangkrutnya bursa raksasa FTX melenyapkan ratusan miliar dolar dari pasar. Rentetan krisis ini menyeret harga Bitcoin jatuh hingga 77% dari rekor tertingginya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sering kali dipicu oleh krisis atau skandal besar, penurunan harga pada periode ini lebih didominasi oleh aksi ambil untung (profit-taking). Ini dianggap sebagai fase penurunan yang normal dalam siklus perdagangan aset.
Intisari Sejarah: Secara persentase, keruntuhan terdalam terjadi pada insiden peretasan Mt. Gox di tahun 2011 (turun 99%). Namun, jika kita melihat dari seberapa besar jumlah uang riil yang menguap dari pasar, skandal FTX dan runtuhnya Terra-Luna di tahun 2022 merupakan tragedi kerugian finansial yang paling parah dalam sejarah berdirinya Bitcoin.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Kegiatan perdagangan aset crypto dilakukan oleh PT Pintu Kemana Saja, suatu perusahaan Pedagang Aset Keuangan Digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta merupakan anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Kegiatan perdagangan aset crypto adalah kegiatan berisiko tinggi. PT Pintu Kemana Saja tidak memberikan rekomendasi apa pun mengenai investasi dan/atau produk aset crypto. Pengguna wajib mempelajari secara hati-hati setiap hal yang berkaitan dengan perdagangan aset crypto (termasuk risiko terkait) dan penggunaan aplikasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto dan/atau kontrak berjangka atas aset crypto merupakan keputusan mandiri pengguna.