Apa itu Sukuk Ritel? Keuntungan, Risiko, dan Cara Belinya

Di-update
August 30, 2026
Bagikan
Gambar Apa itu Sukuk Ritel? Keuntungan, Risiko, dan Cara Belinya

Jakarta, Pintu News – Sukuk ritel adalah surat berharga syariah negara yang diterbitkan pemerintah Indonesia khusus untuk investor individu dalam negeri, dengan skema imbal hasil tetap setiap bulan hingga jatuh tempo. Instrumen ini cukup diminati karena dijamin oleh negara dan berbasis prinsip syariah, sehingga jadi pilihan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dengan risiko gagal bayar yang relatif rendah. Artikel ini membahas secara khusus apa itu sukuk ritel, mulai dari keuntungan, risiko, hingga cara membelinya.

Apa Itu Sukuk Ritel?

Sukuk ritel adalah salah satu jenis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk proyek infrastruktur dan pembangunan nasional. Berbeda dengan obligasi konvensional yang berbasis bunga, sukuk ritel menggunakan akad syariah seperti ijarah sehingga imbal hasil yang diterima investor disebut sebagai imbalan, bukan bunga.

Setiap seri sukuk ritel diberi kode khusus, misalnya SR025, di mana angka menunjukkan urutan penerbitan seri tersebut. Instrumen ini ditujukan khusus untuk warga negara Indonesia yang memiliki KTP dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan dijual melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk pemerintah, baik bank maupun perusahaan sekuritas serta platform fintech.

Keuntungan Sukuk Ritel

Salah satu keuntungan sukuk ritel yang paling menonjol adalah imbal hasil tetap (fixed rate) yang dibayarkan setiap bulan sepanjang masa tenor, sehingga besarannya tidak berubah meskipun kondisi suku bunga pasar berfluktuasi. Sebagai gambaran, seri SR025 yang ditawarkan pada periode 21 Agustus hingga 16 September 2026 menawarkan kupon tetap 6,80% per tahun untuk tenor 3 tahun (SR025-T3) dan 6,90% per tahun untuk tenor 5 tahun (SR025-T5), menurut data yang dipublikasikan mitra distribusi resmi.

Keuntungan sukuk ritel lainnya adalah jaminan negara. Karena diterbitkan langsung oleh pemerintah, pembayaran pokok dan imbalan sukuk ritel dijamin oleh undang-undang, sehingga risiko gagal bayar jauh lebih kecil dibandingkan instrumen investasi swasta. Selain itu, sukuk ritel juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa holding period tertentu, memberi fleksibilitas bagi investor yang membutuhkan likuiditas sebelum jatuh tempo.

Berbasis Prinsip Syariah

Karena menggunakan akad syariah dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional, sukuk ritel menjadi alternatif investasi yang sesuai bagi masyarakat yang ingin berinvestasi tanpa unsur riba, gharar, maupun maysir, namun tetap terbuka bagi investor non-muslim yang tertarik pada instrumen dengan skema imbal hasil tetap.

Baca juga: “Apa itu YTM dalam Obligasi? Ketahui Selengkapnya!

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Meskipun tergolong instrumen dengan risiko rendah, sukuk ritel tetap memiliki beberapa risiko yang perlu dipahami investor. Risiko likuiditas dapat muncul jika investor ingin menjual sukuk di pasar sekunder namun permintaan pasar sedang rendah, sehingga harga jual bisa berada di bawah nilai nominal awal. Risiko pasar juga berlaku, di mana harga sukuk di pasar sekunder dapat bergerak naik turun mengikuti perubahan suku bunga acuan dan sentimen pasar obligasi secara umum.

Selain itu, ada risiko gagal bayar meskipun probabilitasnya kecil karena dijamin negara, serta risiko early redemption yang tidak berlaku untuk sukuk ritel seperti pada sukuk tabungan. Investor juga perlu memahami bahwa dana yang ditempatkan pada sukuk ritel terikat selama masa tenor, sehingga kurang cocok untuk kebutuhan dana darurat jangka pendek.

Uang rupiah yang menggambarkan nilai investasi sukuk ritel di Indonesia

Uang rupiah yang menggambarkan nilai investasi sukuk ritel di Indonesia

Nilai investasi sukuk ritel dihitung dalam mata uang rupiah dengan minimum pembelian Rp1 juta. Sumber: Ahsanjaya via Pexels / Pexels License

Cara Beli Sukuk Ritel

Cara beli sukuk ritel kini sepenuhnya dapat dilakukan secara online melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk pemerintah, seperti bank umum, perusahaan sekuritas, maupun platform fintech yang telah mendapat izin. Minimum investasi sukuk ritel umumnya mulai dari Rp1 juta, dengan kelipatan tertentu hingga batas maksimal yang ditetapkan pemerintah untuk setiap investor per seri penerbitan.

Secara umum, tahapan pemesanan meliputi pembuatan Single Investor Identification (SID) bagi yang belum memilikinya, registrasi di platform mitra distribusi pilihan, pemilihan seri sukuk ritel yang sedang ditawarkan, pengisian jumlah pemesanan, hingga konfirmasi dan pembayaran melalui rekening yang terdaftar. Setelah masa penawaran ditutup dan proses penjatahan selesai, sukuk akan tercatat di sub-rekening surat berharga investor pada tanggal setelmen yang telah ditentukan.

Dokumen yang Dibutuhkan

Untuk membeli sukuk ritel, investor perlu menyiapkan KTP dan NPWP, serta rekening bank dan rekening surat berharga yang terdaftar atas nama sendiri. Karena kuota setiap seri terbatas dan penawaran hanya berlangsung dalam periode tertentu, calon investor disarankan menyiapkan dokumen dan dana lebih awal sebelum masa penawaran ditutup.

Perbedaan Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan

Perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan sering menjadi pertanyaan investor pemula karena keduanya sama-sama merupakan instrumen SBSN untuk investor individu. Dari sisi tenor, sukuk ritel umumnya ditawarkan dengan pilihan tenor 3 atau 5 tahun, sedangkan sukuk tabungan memiliki tenor lebih pendek, yaitu 2 atau 4 tahun.

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada skema imbal hasil. Sukuk ritel menggunakan skema fixed rate sehingga besaran imbalan tetap sama dari awal hingga akhir masa tenor. Sukuk tabungan menggunakan skema floating with floor, di mana imbalan disesuaikan mengikuti perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia setiap tiga bulan, namun tidak akan turun di bawah batas minimum yang ditetapkan saat penerbitan.

Dari sisi likuiditas, sukuk ritel dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo sehingga berpotensi memberikan capital gain, sementara sukuk tabungan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun memiliki fasilitas pencairan awal (early redemption) setelah satu tahun masa kepemilikan, dengan batas maksimal 50% dari total kepemilikan.

Pertanyaan Umum tentang Sukuk Ritel

Apa itu sukuk ritel dan siapa yang bisa membelinya?

Sukuk ritel adalah surat berharga syariah negara yang diterbitkan pemerintah untuk investor individu, khususnya warga negara Indonesia yang memiliki KTP dan NPWP.

Berapa minimum investasi sukuk ritel?

Minimum investasi sukuk ritel umumnya mulai dari Rp1 juta, dengan kelipatan tertentu sesuai ketentuan setiap seri penerbitan.

Apa perbedaan sukuk ritel dan sukuk tabungan?

Perbedaan utama terletak pada tenor, skema imbal hasil, dan likuiditas. Sukuk ritel bertenor 3 atau 5 tahun dengan imbalan tetap dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sedangkan sukuk tabungan bertenor 2 atau 4 tahun dengan imbalan mengambang mengikuti suku bunga acuan dan tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder.

Bagaimana perkembangan sukuk ritel 2026?

Pada 2026, pemerintah menerbitkan seri SR025 dengan masa penawaran 21 Agustus hingga 16 September 2026, menawarkan kupon tetap 6,80% per tahun untuk tenor 3 tahun dan 6,90% per tahun untuk tenor 5 tahun, berdasarkan informasi yang dipublikasikan mitra distribusi resmi.

Apakah sukuk ritel bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?

Sukuk ritel dapat dijual di pasar sekunder sebelum jatuh tempo melalui mitra distribusi, namun harga jual mengikuti mekanisme pasar sehingga bisa berada di atas atau di bawah nilai nominal awal.

Baca juga: “Penilaian Obligasi: Memahami Panduan Lengkap Cara Menilai Obligasi untuk Investor Pemula

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*\Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Topik

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->