Analisis Pasar 1-7 Mei: The Fed Naikkan Suku Bunga 50 bps, Kripto Melemah

May 9, 2022
Combined Shape 2
6 Menit
Bagikan
Gambar Analisis Pasar 1-7 Mei: The Fed Naikkan Suku Bunga 50 bps, Kripto Melemah
Reading Time: 6 minutes

Pergerakan Harga Bitcoin (BTC) 1-7 Mei 2022

Grafik mingguan Bitcoin dengan garis higher low makro dan zona uji.

Pasca pertemuan Fed pada 3-4 Mei, kita melihat pasar ekuitas dan kripto mengalami reli sehari setelahnya. Kenaikan suku bunga 50 bps pada dasarnya telah diantisipasi dan diperhitungkan oleh pasar selama berminggu-minggu. Keputusan tersebut hanya menghilangkan ketidakpastian tentang kenaikan suku bunga. Namun, pada hari berikutnya kita melihat dampak kenaikan terhadap pasar dengan berbagai reaksi negatif. Tekanan terhadap pasar ekuitas dan kripto terasa cukup kuat, dengan Bitcoin kehilangan sekitar -6,5% dari nilainya (pada saat penulisan ini tanggal 7 Mei 2022).

Yang pertama harus didiskusikan adalah posisi Higher Low (HL) makro, yang merupakan garis hitam. Garis tersebut telah menjadi titik support penting bagi BTC sejak pertengahan tahun lalu hingga sekarang. BTC kehilangan level support ini jika grafik mingguannya ditutup di bawah 38.500.

Apa yang akan terjadi jika BTC ditutup di bawah angka tersebut? Kemungkinan harga akan turun lebih jauh ke zona hijau, yang merupakan zona uji lain untuk BTC, mulai dari 28-36 ribu dolar AS. BTC perlu harga berada di kisaran itu untuk mempertahankan momentum bullish makro. Jika BTC berada di bawah kisaran harga tersebut, maka tren makro bearish akan terkonfirmasi.

Baca juga: Apa itu bull-bear market?

Grafik mingguan Bitcoin dengan indikator EMA dan RSI.

Harga BTC juga telah menembus titik support EMA 55 minggu. Perhatikan nilai RSI 43, yang secara historis menjadi sinyal utama untuk BTC pada grafik mingguan. Penurunan di bawah nilai RSI ini secara historis telah menjadi indikator dump (penurunan harga) signifikan, yang masih berlaku sampai hari ini.

Grafik harga Bitcoin dengan indikator Fibonacci.

BTC juga telah menembus garis support Fibonacci 0,236 pada grafik mingguan, indikator bearish lain yang perlu menjadi perhatian.

Grafik mingguan Bitcoin dengan bearish channel dan indikator MA 200 minggu.

Pada grafik mingguan, BTC akhirnya mulai jatuh ke bawah dan keluar dari bearish channel. Seberapa jauh? Melihat grafik di atas, perhatikan bahwa penurunan harga sebelum bearish channel terjadi adalah sebesar 45%. Maka dari itu, penurunan harga setelahnya juga kemungkinan sama, 45% dari harga sekarang, yang berjumlah 18 ribu dolar AS.

Selain itu, yang lebih mengejutkan adalah potensi penurunan setara dengan garis support MA 200 minggu.

Grafik mingguan Bitcoin dengan zona beli institusi.

Perhatikan profil institusional terbesar untuk BTC bertemu dengan garis Fibonacci 0,236 (yang juga merupakan garis dukungan HL). Profil institusional menunjukkan bahwa BTC telah mencapai area minat beli yang padat.

Grafik bulanan Bitcoin dengan indikator Ichimoku Kijun.

Sebelumnya, kita pernah berbicara tentang pembentukan bear flags dan keluarnya BTC dari bearish channel di grafik bulanan. Untuk pertama kalinya sejak pertengahan 2020, Bitcoin jatuh dari garis Ichimoku Kijun sebagai titik support. Secara historis, garis Kijun sen (garis biru) adalah titik referensi yang bagus untuk menentukan bahwa kita masih dalam tren bullish. Meskipun candle bulanan masih jauh dari penutupan, kita harus berhati-hati terhadap titik Kijun bulanan sebagai support.

ūüí° Apa itu Ichimoku Kijun? Ichimoku Kijun adalah sebuah indikator teknikal yang menunjukkan titik support dan resistance. Garis Kijun sen dihitung berdasarkan rata-rata harga paling tinggi dan paling rendah dalam 26 hari terakhir.

Grafik bulanan Bitcoin dengan indikator diagonal kurva pertumbuhan log.

Mari kita lihat kurva pertumbuhan log BTC. Mengacu pada grafik di atas, dapat dilihat bahwa level Fibonacci 0,14 (Garis diagonal hijau) telah bertahan sejak bulan Januari hingga April. Untuk pertama kalinya, BTC menembus titik support. Jika kita menutup candle bulanan di bawah level support Fibonacci 0,14, maka support berikutnya akan berada di kisaran harga 33rb.

Selain itu, perhatikan bahwa BTC saat ini berada di ujung bawah kurva pertumbuhan log. Namun, kita belum berada di kisaran kurva terendah, yaitu di 33 ribu. Pada bulan Maret 2020 juga terjadi sinyal palsu, di mana BTC mencapai titik kurva terendah sebelum membalik kembali di atas garis support.

Grafik 3-hari Bitcoin dengan indikator pita SMA.

Pada grafik 3 hari, BTC akan segera mengalami death cross MA 50 dan 200 hari yang terakhir terjadi pada November 2018. Perkiraan waktu kejadian ini adalah pada 13-16 Mei, seminggu dari sekarang.

Analisis On-Chain

Grafik cadangan Bitcoin pada bursa pertukaran.

Cadangan Bitcoin pada semua bursa pertukaran tetap pada level terendah 3 tahun. Cadangan Spot dan Bursa Derivatif sedikit meningkat. Whale dan penambang masih melakukan HODL. Lalu, volume perdagangan di Bursa relatif meningkat dan jumlah BTC yang ditransfer ke Bursa Derivatif berkurang.

Grafik rasio leverage Bitcoin.

Meskipun harga pasar BTC ($36,2K) turun -8,3%, dan likuidasi panjang yang signifikan ($111M) di pasar perpetual, pasar berjangka masih overheated. Perkiraan rasio leverage masih mendekati level tertinggi sepanjang masa, dan tingkat pendanaan berada di zona netral. Kedua hal ini menunjukkan volatilitas harga yang tinggi.

Kesimpulan Analisis Pasar

  • ūüŹ¶ Peningkatan tarif The Fed menjadi katalis bagi penurunan harga pada pasar ekuitas dan kripto.
  • ūüďČ Bitcoin kehilangan titik support Higher Low (HL) Makro, menembus garis EMA 55 minggu, dan jatuh di bawah garis Fibonacci 0.236. Tren BTC juga menunjukkan adanya potensi penurunan lebih jauh ke titik MA 200 minggu. Meskipun begitu, profil institusional menunjukkan harga BTC mendekati zona padat pembelian yang dilakukan oleh investor institusional.
  • ‚ö†ÔłŹ Bitcoin juga kehilangan garis Ichimoku Kijun sebagai titik support dan berada pada titik bawah pada kurva pertumbuhan log dengan harga support pada 33 ribu dolar AS. Selanjutnya, harga BTC akan mengalami death cross MA 50 dan 200 hari pada beberapa hari ke depan. Secara on-chain, cadangan pada bursa pertukaran masih pada titik terendah 3 tahun terakhir dan pasar berjangka masih dalam kondisi overheated.

Berita Seputar Dunia Altcoins

  • Likuidasi Fantom: Seorang trader yang menjaminkan 59 juta token FTM ke dalam aplikasi DeFi pinjaman Scream Finance mengalami likuidasi dan menjatuhkan harga FTM ke titik $0,79 dolar AS. Likuidasi tersebut terjadi sejak 29 April karena trader dengan nama samaran Roosh meminjam token SOLID dan DEUS yang harganya terus menurun dan memicu likuidasi posisi FTM Roosh. Roosh tidak dapat menutupi kerugian SOLID dan DEUS karena ia mengunci kedua token tersebut selama 4 tahun.
  • UST mengalami depeg: Stablecoin dari Terra, UST, mengalami depeg saat harganya turun mendekati $0,98 dolar AS. Depeg adalah keadaan di mana harga suatu stablecoin tidak lagi setara dengan aset yang diaptoknya. Penurunan tiba-tiba ini terjadi karena seorang trader menjual $285 juta dolar UST.
  • Stablecoin TRON USDD resmi diluncurkan: Stablecoin algoritmik USDD telah secara resmi diluncurkan pada blockchain Tron. Serupa dengan stablecoin Terra, yakni UST, USDD juga didesain untuk memberi insentif bagi arbitrageur, atau pihak yang melakukan trading dengan tujuan mengambil keuntungan dari ketidakseimbangan harga di dua market yang berbeda. Seperti Terra, Tron juga berencana untuk membeli Bitcoin senilai 10 juta dolar AS dan juga aset kripto lain sebagai cadangan.

Berita Penting Lainnya dari Dunia Kripto Satu Pekan Terakhir

  • Pertemuan FOMC the Fed: Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Comittee/FOMC) mengakhiri pertemuan dua harinya pada hari Rabu dengan pengumuman kenaikan suku bunga 50 basis poin, atau 0,5%. Ini adalah penyesuaian suku bunga yang kedua dari tujuh yang diharapkan akan diumumkan tahun ini. Pada bulan Maret lalu, Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, atau 0,25%, yang merupakan kenaikan pertama sejak 2018.
  • Gucci menerima pembayaran kripto: Rumah mode mewah Gucci mengumumkan akan menerima pembayaran dengan mata uang kripto di beberapa toko di Amerika Serikat mulai akhir bulan ini. Pembeli yang ingin membayar dengan kripto akan dikirimkan tautan dengan informasi QR code untuk mengeksekusi pembayaran melalui dompet kripto mereka. Gucci berencana untuk mengaplikasikan sistem ini di seluruh toko cabang di Amerika Serikat pada tengah tahun ini.

Referensi

Ari Budi Santosa
Author
Ari Budi Santosa

Bagikan

Artikel Terkait