Bull dan Bear Market: Definisi dan Cara Membedakannya

January 11, 2022
Combined Shape 2
7 Menit
Bagikan
Gambar Bull dan Bear Market: Definisi dan Cara Membedakannya
Reading Time: 7 minutes

Dalam setiap pasar aset seperti saham dan kripto, terdapat sebuah pola yang menentukan tren kenaikan dan penurunan harga yang sedang terjadi dalam sebuah pasar. Investor dan trader mencari tanda-tanda tren ini untuk membuat keputusan di dalam pasar. Investor saham dan kripto menyebut kedua tren ini sebagai bear dan bull market. Kedua tren pasar ini biasanya menandakan kenaikan dan penurunan harga yang akan mendominasi pasar dalam jangka waktu tertentu. Lalu, apa itu bull dan bear market? Mengapa kedua tren ini begitu penting dalam dunia kripto? Artikel ini akan menjelaskan tentang kedua tren pasar tersebut.

Ringkasan Artikel

  • ūüźĽ Bear market adalah suatu kondisi ketika pasar mengalami penurunan harga yang berkepanjangan di tengah sentimen negatif investor.
  • ūüźā Sebaliknya, bull market adalah kondisi di mana permintaan lebih tinggi dari penawaran, dan harga naik untuk jangka waktu tertentu.
  • ÔłŹ ūüóíÔłŹ Perubahan tren dapat diidentifikasi melalui beberapa indikator, dan investor dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan sebagai tindakan pencegahan dan persiapan untuk perubahan tersebut.

Apa itu Bear Market?

Bear market adalah kondisi saat penawaran lebih banyak daripada permintaan dan harga sedang turun. Pada masa ini, investor pada umumnya merasa pesimis dengan prospek pasar kripto, dan mereka cenderung menjual asetnya, dan tidak membeli aset. Bear market biasanya ditandai dengan penurunan harga aset kripto sebanyak lebih dari 20% dari harga tertinggi sebelumnya atau harga all time high (ATH). Pada kondisi ini jika bitcoin mengalami penurunan harga hingga 20%, kebanyakan altcoin (ETH, BNB, ADA, dll) akan mengalami penurunan harga lebih drastis. Biasanya sangat sulit untuk memprediksi durasi bear market dan pada harga berapa terjadi bottoming atau angka maksimal paling bawah.

Bagi investor dan trader pemula, bear market bisa sangat berbahaya. Dalam bear market, keputusan yang salah bisa membuatmu kehilangan banyak uang, terutama jika kamu membeli aset dengan fundamental yang lemah. Dalam indeks fear and greed, tren bear market biasanya diikuti dengan angka rendah yang menunjukkan extreme fear.

Apa itu Bull Market?

Bull market adalah tren di dunia kripto saat permintaan lebih tinggi daripada penawaran. Hal ini menyebabkan harga aset kripto terus meningkat karena kepercayaan para investor sedang tinggi yang membuat mereka percaya diri dan terus membeli (greed). Dalam masa ini, Bitcoin terus mengalami kenaikan harga dan biasanya mencapai all-time high atau harga paling tinggi baru. Sama seperti pada bear market, memprediksi durasi dan angka paling tinggi pada bull market juga sulit dilakukan. Dalam sebuah bull market, indeks fear and greed akan menunjukkan angka tinggi yang menandakan extreme greed.

Baca juga: Indeks Fear dan Greed

Bull market memberikan banyak kesempatan bagi investor dan trader pemula untuk mulai belajar mengidentifikasi aset kripto dengan potensi besar. Dalam periode bull market aset-aset altcoin biasanya mengalami kenaikan harga secara bergantian atau bahkan dalam waktu yang bersamaan. Para pengembang aplikasi dan blockchain juga biasanya mengumumkan banyak proyeknya dalam bull market karena banyak investor retail yang akan berani membeli aset kripto.

Mengapa bisa terjadi bear dan bull market?

Semua pasar aset mengalami siklus naik dan turun. Prinsip ini merupakan fundamental ketika dalam berinvestasi dan melakukan trading, terutama pada pasar kripto yang sangat fluktuatif. Dalam pasar aset saham, siklus kenaikan dan penurunan ini bisa berlangsung dalam jangka waktu tahunan karena sentimen investor dan pasar secara umum sudah dewasa dan stabil. Cryptocurrency, di sisi lain, merupakan pasar aset yang baru berumur sekitar 8 tahun. Pasar, pengembang proyek kripto, dan investor masih sama-sama dalam tahap awal perkembangan.

Selain itu, layaknya pasar aset yang lain, pasar kripto sangat berkaitan erat dengan kondisi perekonomian di dunia. Biasanya, saat pusat saham besar seperti S&P 500 mengalami penurunan, harga Bitcoin juga ikut menurun. Lalu, kondisi politik dan kebijakan pemerintahan terkait Bitcoin maupun perekonomian secara keseluruhan juga bisa mempengaruhi tren pasar. Contohnya ketika diumumkannya varian Covid-19 baru yang menyebabkan kepanikan di pasar, disusul dengan kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat yang meningkatkan suku bunga acuan demi menekan inflasi pada Desember 2021. Hal ini menyebabkan menurunnya tingkat memberikan tekanan pada harga bitcoin yang dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

Dengan pasar yang masih begitu muda, siklus kenaikan dan penurunan harga kripto dapat terjadi begitu cepat. Siklus bear dan bull berganti begitu cepat dalam jangka waktu 1 tahun dan bahkan beberapa bulan saja. Kedua tren ini saling bergantian mengikuti psikologi pasar dan dan sebenarnya merupakan siklus sehat yang wajar terjadi pada pasar aset manapun.

Sentimen dan siklus pasar

Psikologi siklus pasar Wall street.

Umur pasar saham wall street sudah mencapai lebih dari 100 tahun. Dengan umur setua itu, analis sudah bisa memetakan dan menganalisa pola pasar yang terbentuk sejak lama. Gambar di atas merupakan psikologi dibalik siklus pasar. Pada umumnya, bull market dimulai dari tahap hope hingga mencapai puncaknya pada tahap euphoria. Bear market lalu dimulai pada tahap selanjutnya sampai disbelief yang biasanya harga tetap bergerak ke samping atau mengalami penurunan lagi.

Hal yang perlu diperhatikan dari gambar di atas adalah psikologi investor pada tiap tahap yang terjadi. Psikologi investor ini juga biasa disebut sentimen pasar yang menggambarkan emosi para pelaku pasar secara garis besar. Bull market terbentuk saat para pelakunya memiliki percaya diri yang tinggi dan hal tersebut dapat dilihat dari volume pembelian investor retail yang tinggi. Sebaliknya, bear market dapat dilihat dari rendahnya rasa percaya diri investor retail yang membuat mereka takut membeli aset pada masa ini.

Kedua sentimen atau tren pasar tersebut merupakan siklus yang normal karena setiap investor akan mengalami periode membeli lalu menjual aset yang mereka punya untuk mendapatkan keuntungan.

Kriteria terjadinya Bear dan Bull Market

Perbedaan bull dan bear market. Sumber: Coin Telegraph

Bear dan bull market tidak terjadi secara tiba-tiba. Selayaknya pasar aset lainnya, cryptocurrency memiliki siklus pasar yang bisa memberikan kamu informasi tentang kapan tren akan berubah. Namun, beberapa kriteria harus dipenuhi sebelum kita bisa menyebut tren aset sudah memasuki pasar bear atau bull. Kriteria-kriteria ini bisa kita lihat melalui aspek analisis teknis dari grafik harga, melihat sentimen komunitas kripto, atau pun berita ekonomi yang sedang mendominasi pasar global. Berikut beberapa hal yang bisa kita perhatikan untuk menentukan bull dan bear market.

Likuiditas

Likuiditas merupakan salah satu indikator paling mudah yang bisa kita lihat untuk menentukan apakah tren pasar cenderung bearish atau bullish. Kondisi pasar yang memiliki momentum bullish biasanya akan menyebabkan volume trading dan pertukaran aset menjadi tinggi sehingga membuat likuiditas kebanyakan aset kripto terus meningkat.

Sebaliknya, kondisi bear market menyebabkan investor dan trader enggan menyimpan uangnya di dalam aset kripto karena mereka takut harganya akan terus menurun. Kondisi ini menyebabkan likuiditas kebanyakan aset kripto menjadi rendah dan menghalangi investor untuk membuka posisi.

Sentimen komunitas

Sentimen komunitas adalah gambaran umum kondisi emosional komunitas kripto yang bisa kamu lihat melalui berbagai macam forum dan media sosial. Pada bear market, kamu akan melihat banyak orang yang mengumumkan untuk menjual aset kripto sebelum harganya terus menurun dan juga melihat rasa panik dari para trader yang terlikuidasi akibat leverage trading. Selain itu, setelah beberapa minggu akan banyak orang yang mulai menyebutkan kalau tren sudah memasuki bear market.

Sebaliknya, bull market merupakan masa yang diisi oleh euforia dan percaya diri tinggi yang dirasakan oleh komunitas kripto secara umum. Biasanya, banyak investor mengumumkan di media sosial kalau mereka berhasil memilih aset yang memiliki kenaikan besar. Periode ini juga diisi oleh banyak sentimen untuk HODL atau menahan menjual aset kripto sebelum harga mencapai puncaknya.

Sentimen komunitas bukan indikator pasti mengenai bull dan bear market tetapi kita bisa menggunakannya untuk melihat gambaran besar kondisi pasar perspektif sisi investor retail.

Golden Cross dan Death Cross

Dua indikator analisis teknikal yang bisa kamu gunakan untuk menentukan apakah tren sedang berada dalam sebuah bear market atau bull market adalah golden cross dan death cross. Kedua indikator ini digunakan untuk melihat perubahan momentum yang menandakan perpindahan dari bear market menjadi bull market dan sebaliknya.

Baca juga: Perbedaan analisis fundamental, teknikal, dan yang lainnya.

Golden cross merupakan perubahan momentum pasar yang menandakan perpindahan dari bear menjadi bull market.
Contoh Golden Cross harga Bitcoin. Sumber: AAX Academy

Grafik di atas merupakan salah satu contoh golden cross yang terjadi pada pertengahan 2019. Golden cross adalah sebuah kondisi dimana garis MA (moving average) 50 hari (sebelumnya berada di bawah MA 200 hari) bersilangan pada satu titik dan bergerak di atas MA 200 hari. MA atau moving average merupakan pergerakan rata-rata aset yang dibagi menjadi pergerakan jangka pendek (50 hari) dan panjang (200 hari). Sebuah golden cross adalah kondisi dimana MA jangka pendek tiba-tiba bergerak cepat ke atas, menandakan kenaikan harga dan terjadinya perubahan tren dari bear market menjadi bull market.

death cross merupakan perubahan momentum pasar yang menandakan perpindahan dari bull market menjadi bear market.
Contoh Death Cross yang terjadi pada awal tahun 2019. Sumber: AAX Academy

Sebaliknya, death cross merupakan perubahan momentum pasar yang menandakan perpindahan dari bull market menjadi bear market. Hal ini terjadi saat MA 50 hari bersilang dengan MA 200 hari dan jatuh ke bawahnya. Setelah itu, MA 50 hari terus berada di bawah garis MA 200 hari yang menandakan bahwa harga aset kripto akan terus menurun.

Apa yang bisa kamu lakukan saat terjadi bear dan bull market?

Setelah kamu bisa mengidentifikasi dan menentukan tren pasar yang sedang terjadi, kamu perlu menentukan keputusan investasi yang akan dilakukan. Kedua tren pasar ini membutuhkan tindakan berbeda agar kamu bisa menghindari kerugian dalam bear market dan mendapatkan keuntungan saat bull market.

ūüí° Salah satu perkataan paling populer dari Warren Buffet dalam konteks berinvestasi adalah buy the fear and sell the gread.

Maksud dari kutipan ini adalah membeli saat tren turun (fear) dan menjual ketika harga naik (greed). Hal ini terlihat sangat dasar dan mudah dilakukan tetapi dalam realitanya, sangat sulit untuk melakukan hal tersebut tanpa mengetahui tren yang terjadi. **Maka dari itu, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat dan sebelum memasuki pasar bear dan bull:

  • ‚ö†ÔłŹ Memindahkan aset kripto sebelum bear market: Salah satu hal paling penting yang harus kamu lakukan saat sebelum atau pada awal bear market adalah menukarkan asetmu menjadi stablecoin seperti USDT atau menjualnya menjadi uang fiat untuk mencegah kerugian.
  • ūüõćÔłŹ Membeli dip saat bear market: Meskipun bear market dianggap sebagai tren buruk dalam dunia kripto, kondisi ini sebenarnya adalah waktu yang baik untuk membeli aset kripto dengan harga murah. Gunakan metode DCA sebagai mitigasi resiko saat membeli aset pada periode ini.
  • ūü§Ď Mengambil keuntungan saat bull market: Periode bull market merupakan waktu yang tepat untuk mengambil keuntungan dari investasi asetmu selama ini. Ambil keuntunganmu dalam beberapa periode sebagai antisipasi kemungkinan harga kembali naik.
  • ūüíĻ Trading di dalam bull market: Trader profesional mengerti bahwa bull market merupakan kesempatan besar untuk memilih aset dengan kemungkinan memberikan keuntungan hingga ratusan persen. Gunakan kombinasi analisis teknikal dan fundamental agar kamu bisa memilih aset kripto yang tepat.

Referensi:

Beri nilai untuk artikel ini

Penilaian kamu akan membantu kami.

Apa yang kamu tidak suka?

Apakah ada saran untuk artikel ini?

Terima kasih untuk masukanmu!Tutup
Masukan gagal terkirim. Silakan coba lagi.Tutup
Ari Budi Santosa
Author
Ari Budi Santosa

Bagikan

Artikel Terkait